selasar-loader

Kenapa Si Doel lebih memilih Sarah dibanding Zainab?

Last Updated Jun 16, 2017

Kodak cinta Si Doel sangat rumit dan misterius. Di dalam sinetron legendarisnya itu, alasan Doel memilih Sarah tidak begitu clear. Bagian ini masih menjadi misteri sampai hari ini.

11 answers

Sort by Date | Votes
Pepih Nugraha
Karena budaya melekat dalam kehidupan sehari-hari, maka budaya itu penting

u_LZ9_I1H6CTzxTcBfx21sGrafVEM1gl.jpg

Ini pertanyaan yang tidak semua orang bisa menjawabnya, kecuali orang itu pernah bersentuhan atau memahami dengan hal pokok yang ditanyakan. Saya insya Allah bisa menjawabnya karena saya pernah "bersentuhan" dengan hal yang ditanyakan, baik sebagai penonton maupun mengenal beberapa karakter pemainnya. 

Si Doel Anak Sekolahan adalah sebuah sinetron yang pernah ditayangkan RCTI di awal tahun 1990an dengan para bintangnya antara lain Rano Karno, Benyamin Suaib, Mandra, Maudy Koesnaedi, Djoni Irawan, Cornelia Agatha, Basuki, Suti Karno dll. Sinetron ini diadopsi dari sebuah film di awal tahun 1970an yang juga dibintangi Rano Karno, yaitu Si Doel Anak Betawi. Si Doel Anak Betawi ini mulanya sebuah novel karya Aman Datuk Madjoindo.

Pertanyaannya; kenapa Si Doel (Rano Karno) lebih memilih Sarah (Cornelia) dibanding Zainab (Maudy)?

Sebenarnya itu semata-mata tuntutan skenario saja. Sarah disosokkan sebagai perempuan modern dengan gaya dan dandanan kekinian, sementara Zainab perempuan "lugu" Betawi yang dijodohkan orangtunya dengan Si Doel. Mungkin karena Si Doel ini anak sekolahan, maka pikirannya terbuka terhadap modernisasi, termasuk dalam menentukan pilihannya. Sarah mewakili sosok perempuan muda yang mandiri, dewasa dan pikiran terbuka. Ia sosok perempuan tangguh (tough) punya sikap. Sedangkan Zainab dikesankan perempuan yang pasrah, tidak punya solusi, lebih "menyerah" pada keadaan dan menunggu pendapat orang lain alias tidak punya inisiatif sendiri.

Dari kacamata kaum lelaki, sebutlah saya berempati dengan Si Doel karena saya juga laki-laki, Sarah punya nilai lebih dibanding Zainab. Soal tampilan, dua-duanya sama-sama menarik, sama cantik dan sama manisnya. Tetapi kaum lelaki, katakanlah Si Doel, selain melihat kecerdasan, juga melihat fisik keduanya jika harus membandingkan. Sarah jelas lebih cerdas dan tampak dewasa dalam bertindak maupun berpikir. Tetapi "kelebihan" lainnya secara fisik, Sarah nampak lebih berisi, kasarnya lebih montok, dibanding Zainab yang tampak "crispy".

Banyak orang yang marah dan tersinggung, khususnya aktivis feminis, jika membandingkan fisik perempuan. Mereka tersinggung jika bicara soal warna kulit "hitam" dan "putih", apalagi menempatkan perempuan berkulit putih sebagai "lebih" cantik, lebih bernilai, dibanding warna kulit lainnya. Termasuk dalam hal ini mereka juga memprotes jika ukuran dan berat tubuh dijadikan penilaian, seolah-olah tubuh semampai "lebih bernilai" dibanding tubuh gemuk, sementara tubuh montok "lebih berharga" dibanding tubuh perempuan yang "crispy" atau kering kerontang. Boleh jadi, itulah pertimbangan Si Doel mengapa lebih memilih Sarah dibanding Zainab. 

Faktor "Si Roy"

Di sinetron yang sangat populer pada masanya itu, Sarah ternyata menjadi pilihan Si Doel dibanding Zainab, padahal memilih Sarah sebenarnya terbuka peluang konflik. Masalahnya, Sarah juga dikeceng oleh Si Roy (Djoni Irawan) yang betul-betul ngebet. Belum juga deal pacaran, Si Roy ini sudah seperti memiliki Sarah dan bisa mengatur-atur Sarah seenaknya. Akan tetapi, Sarah sudah menjatuhkan pilihan kepada Si Doel dan nyata-nyata menolak Si Roy dengan berbagai alasan.

RpPdKaBL0w6hmzZnwnq29yjoA6x2UTR9.jpg

Secara pribadi, saya mengenal baik dan dekat dengan pemeran Si Roy ini, sebab dia adalah tetangga saya di kompleks perumahan di mana saya mukim, Vila Bintaro Indah. Profesinya adalah pengacara, khususnya pengacara artis. Kami sering bermain catur karena punya klub kecil-kecilan. Roy alias Djoni Irawan kini sudah tiada, meninggal tahun 2012 lalu. Tetapi di sinetron Si Doel Anak Sekolahan, Si Roy diposisikan sebagai musuh Si Doel. Mungkin lebih tepat saingan berat si Doel dalam berebut hati Sarah.

Oleh sutradara, hubungan ini diskenariokan agak unik dengan maksud menciptakan konflik, di mana Sarah menaruh penuh perhatian kepada Si Doel tetapi Si Doel seperti acuh tak acuh, Si Roy menaruh perhatian penuh kepada Sarah, tetapi sebaliknya Sarah acuh tak acuh kepada Si Roy. Bagi Si Roy, dengan mudah ia berkesimpulan pangkal persoalan yang membuat Sarah bertepuk sebelah tangan karena kedekatannya dengan Si Doel. Tepatnya Sarah lebih naksir Si Doel.

Yang menjadi catatan penting bagi saya tentang Djoni Irawan alias Si Roy tetangga saya itu, pada akhir Oktober 2012 pukul 16.00 sore itu kami masih bermain catur dwitarung. Kebetulan saya bertugas malam, jadi ada waktu untuk melemaskan otak dengan bermain catur. Sehari-hari, kekuatan kami biasanya berimbang. Saling mengalahkan. Tidak pernah dalam satu pertemuan, kami kehilangan angka sampai nol (0). Kalau lima partai, pertandingan biasa berakhir 3-2.

Tetapi tidak untuk sore itu. Dari 5 partai yang dimainkan, saya digulung habis sampai menderita kalah 0-5! Luar biasa, seolah-olah ada kekuatan tambahan dari dalam diri Djoni Irawan yang membuat saya tidak berdaya. Yang mengejutkan, 8 jam kemudian Djoni Irawan meninggal dunia akibat serangan jantung pada pukul 10 malam. Adalah tetangga saya juga, Haryono, yang malam-malam menghubungi lewat ponsel. Hampir tengah malam, dari jauh Haryono di ponsel setengah berteriak, "Pak Nug, Om Djoni meninggal dunia!"

Saya kaget bukan kepalang dan terloncat dari tempat tidur. Saya belum terlelap benar ketika ponsel saya berbunyi. Segera saya berlari ke arah rumah Djoni Irawan. Di sana rauangan tangis sudah terdengar. Saya mendapati kenyataan, "musuh" catur sekaligus tetangga baik saya telah berpulang setelah mendapat perawatan dokter. RSI Bintaro menyatakan, Djoni Irawan alias Si Roy meninggal dunia.

Apa yang saya ceritakan ini tidak ada kaitannya dengan jawaban mengenai Si Doel Anak Sekolahan ini.  Akan tetapi, satu hal yang menautkan ingatan saya atas pertanyaan ini adalah bahwa salah satu pemainnya, yaitu Djoni Irawan adalah kawan, "lawan", sekaligus tetangga baik saya. 

Answered Jun 19, 2017
Hilman Fajrian
Founder Arkademi.com

vq9NsWIEHhkEQkwPI1NL__uVFhtXSPBm.jpg

Mengapa Doel lebih memilih Sarah sama sekali bukan misteri. Kalau memilih Zaenab justru itu misteri. Karena tak ada alasan tidak memilih Sarah.

Ibarat brand, Sarah adalah brand yang agresif, proaktif, promotif, premium, loveable, loyal, hangat, mudah diakses, engage, meningkatkan social value, serta membantu Doel memecahkan banyak masalah. Sarah juga di-endorse oleh network di sekitar Doel. Mulai dari orangtua, adik, paman, sampai tetangga.

Sarah adalah masa depan. Zaenab adalah masa lalu.

(image credit: Banten Pos)

Answered Jun 19, 2017
Anonymous

8Pf4ngI5d7xVHKbkds-PhIt0cHkq4yba.jpg

Pertanyaannya ngaco.

Namanya cinta ya misteri.

Sepertinya yang nulis jomblo, ya?

Plus koreksi, ujung-ujungnya si Doel nikah juga sama Zainab gara-gara Sarah kabur ke Belanda. Hasil pernikahan sama Sarah, Doel punya anak cowok. Justru yang misteri paling besar itu, kenapa Sarah kabur?

 

sumber gambar: antaranews.com

Answered Jun 19, 2017
dea pramita
Ibu Rumah tangga|| owner of sansa_giftshops

tOEwJG0MKHHeQZi9qLtYfq5r_GfK3eBD.jpeg

Dekatnya Sarah sama Doel bisa dibilang terjadi karena ada bantuan pihak ketiga. Temannya Doel yang sefakultas dengan dia, plus teman baiknya Sarah (saya lupa namanya siapa, tapi kalau gak salah namanya Hans; hidung mancung, muka setengah bule)

Hans yang humble dan dekat dengan keluarga si Doel menjadi pintu masuknya Sarah di keluarga itu. Siapa pun yang ingin mendekati anaknya, maka dekatilah dulu keluarganya. Pepatah orang zaman dulu katanya sih gitu, dan ternyata itu berlaku buat Sarah.

Doel yang pasif, karena minder dengan statusnya yang tidak seberapa dengan Sarah, pasti akan tertarik dengan orang yang agresif. Ibarat aksi-reaksi, sesuatu yang bertentangan biasanya malah menjadi cocok.

 

Ilustrasi via twitter

Answered Jun 20, 2017
Ma Isa Lombu
Penikmat Budaya

kgjNdOmjA98xIkbWjcGlAuTmy1pKbtz4.jpg

Terlepas jadi atau tidaknya Doel menikah dengan Sarah, saya meyakini bahwa motif Doel memilih Sarah ketimbang Zainab karena faktor Doel ingin mengalami mobilitas vertikal.

Buat saya pribadi, mobilitas vertikal hanya dapat dicapai melalui dua cara: (1) sekolah tinggi dan (2) memiliki aset. Dua hal ini tidak mutually exclusive, yang artinya seseorang bisa saja memiliki kedua faktor tersebut, atau hanya punya salah satunya.

Dalam kasus Doel, Babeh Sabeni (ayah dari Doel) mungkin sangat mengerti kedua faktor yang tadi sudah sempat saya singgung sebelumnya bahwa kepemilikan aset dan sekolah tinggi adalah dua faktor yang menentukan apakah seorang dapat mengalami mobilitas vertikal atau tidak. Untuk itulah maka dengan segala keterbatasannya, Babeh Sabeni bersikeras menyekolahkan Doel hingga perguruan tinggi. 

Namun, sayang seribu sayang, (yang saya prediksi) Doel hanya dapat kuliah di universitas ecek-ecek yang tidak memiliki daya tawar. Hal tersebut terlihat dari perilaku Doel setelah lulus yang pasif, tidak percaya diri, pesimis, sensitif, dan kesulitan cari kerja. Tipikal lulusan perguruan tinggi mediocre. Bukan khas lulusan reputable university.

Doel pun berpikir logis. Cara pertama untuk mengalami mobilitas vertikal dengan sekolah tinggi, sudah gagal. Saat ini, ia tidak memiliki banyak pilihan. Ia kini hanya memiliki satu cara lain untuk mendalami mobilitas vertikal, yaitu kepemilikan aset.

Keluarga Sabeni saat itu hanya memiliki satu aset yang tidak begitu produktif, yaitu opelet biru hitam yang sering mogok. Angkot jurusan Cinere-Gandul jelas tidak dapat diharapkan. Satu-satunya cara memiliki aset yang besar hanyalah menikahi putri orang kaya. Opportunity sudah ada di depan mata, sang putri anak orang kaya yang dapat membawa Doel dan keluarganya mengalami mobilitas vertikal, yaitu Sarah.

Doel sadar bahwa untuk mendapatkan Sarah, competition rate-nya cukup ketat. Untuk itulah secara sadar Doel menggunakan strategi lawas untuk membuat Sarah jatuh hati, pura-pura tidak mau dan bersikap cool untuk menimbulkan rasa penasaran perempuan. Cara yang jitu dan terbukti efektif untuk membuat lawan jenis klepek-klepek. Terbukti, Sarah terus dibuat penasaran, insecure, dan addict akibat perilaku Doel yang acuh tapi pengin itu.

Intinya, Doel melakukan seluruh rekayasa sosial dan psikologis ini secara sadar dan rasional. Semua by design!

Menikahi Zaenab jelas tidak akan membawa perubahan apa pun dalam dirinya. Menikah dengan Zainab hanya akan menambah beban baru karena dengan menikahi Zainab akan menambah biaya rutin domestik yang harus ditanggung dan dikeluarkan Doel setiap bulannya. Belum lagi psychological cost karena makan perasaan setiap harus berhadapan dengan orang tua Zainab yang mata duitan. Khas tipikal orang-orang yang belum selesai dengan dirinya sendiri.

Menikahi Zainab jelas pilihan yang irrational.

Sebaliknya, menikah dengan Sarah tentu sangat rasional. Menikahi Sarah artinya Doel berada dalam inner circle keluarga Sarah yang kaya, yang bisa jadi akan berpengaruh terhadap kepemilikan aset di anak Betawi ini. Dengan menikahi Sarah, Doel akhirnya bisa mendapatkan pekerjaan dengan lebih mudah akibat network keluarga barunya tersebut. Ia juga dapat berkendaraan secara lebih mudah (dengan naik mobil Sarah tentunya), tinggal di rumah layak dan memiliki hal-hal/property lain yang dapat memudahkan Doel untuk bergerak maju.

Dengan menikahi Sarah, Doel tidak lagi akan disibukkan dengan permasalahan domestik yang tidak penting seperti prahara cinta Atun dan Mas Karyo, menjaga warung Maknyak yang sepi pengunjung, atau pun hal-hal elementer lain seperti ribet dan panasnya narik angkot selagi menunggu pekerjaan (yang sayangnya sulit didapatkan untuk orang dengan profile seperti Doel).

Dengan awalan (bahasa anak keuangannya adalah "initial outlay") yang baik dan selesainya permasalahan remeh-temeh tersebut di atas, maka Doel akan dan dapat fokus untuk lebih progresif dalam bergerak dan berkarya untuk lebih sejahtera.

Intinya, pemilihan Sarah ketimbang Zainab adalah pemilihan yang tepat.

Karena Doel sudah "makan" bangku sekolahan, seharusnya ia bisa lebih rational. Lebih berhitung baik buruknya, untuk diri dan keluarganya.

Ilustrasi via blogspot.com

Answered Jun 20, 2017
Arief Rahmantho
Pekerja Ibukota

DGCwdxIMBQ1xTNSup48obdUo_LmHr21u.jpg

Sesuai sinopsis cerita, Sarah adalah sosok gadis yang disukai Doel, sedangkan Zaenab adalah gadis yang akan dijodohkan dengan Doel.

Sesuai naluri lelaki, Doel akan lebih memilih Sarah, karena memang secara harfiah Doel sudah menyukai Sarah. Gayung bersambut. Sarah juga menyukai Doel.

Dari sisi Zaenab, beliau ini adalah gadis yang dijodohkan kepada Doel. Yah, yang namanya dijodohkan, belum tentu dari hati yang terdalam. Doel menyukai Zaenab, meskipun Zaenab juga ga kalah mempesona dibanding Sarah.

Dari sisi finansial, Sarah diceritakan sebagai anak keturunan orang kaya. Pokoknya tajir melintir! Bandingkan dengan Zaenab. Yang pasti Doel lebih realistis dengan memilih Sarah.

Dari sisi keluarga, Babe Sabeni kan kaga demen sama Rohim (babenye Zaenab). Dan dari Nyak ame Babenye Doel juga welcome sama Sarah. 

Jadinya ya, Doel lebih memilih Sarah daripada Zaenab.

Siapa sih yang ga pengin punya bini cantik dan kaya raya?

Ilustrasi via cdn.idntimes.com

Answered Jun 21, 2017
Anonymous

Memang seharusnya Sarah.

Karena berdasarkan hitungan Jawa, rempok perhitungan nama Sarah dengan Doel jauh lebih baik daripada Zaenab dan Doel. 

OYLQf-Cl-MiDzNyP0F-v8vONhg8Tzv8r.jpg

Dalam hitungan Jawa, rempok nama Sarah dan Doel adalah 5 dan 6 yang berarti 'banyak rezekinya'. 

Sedangkan rempok Zaenab dan Doel adalah 1 dan 6 yang berarti 'jauh sandang pangannya'. 

Sehingga Doel memang sudah sangat tepat memilih Sarah. 

Ilustrasi via blogspot.com

Answered Jun 21, 2017

QCOCWI7mjNHa3TKML4wPK5aoCpzf_Xqc.jpg

Saya pun bertanya-tanya sejak dulu.

Ilustrasi via ytimg.com

Answered Jun 22, 2017
Yudha Pratomo
former journalist | content writer & editor | experienced

GQJQLj3UpZCu6Bbv50eBVU1BfoOesoZz.jpeg

Karena Bang Doel adalah laki-laki yang setia. Kalo gak setia, dia akan memilih dua-duanya. Bener gak? Hahaha!

Tapi kalau menurut saya sih, Zainab jauh lebih adorable ke mana-mana. Seperti Gal Gadot pada masanya gitulah. :p

Sumber foto: babe.news

Answered Jun 23, 2017

yb1ocl9PW7YDNMn6a2K5ywy7vBcx3qBW.gif

Meski saya masih kecil saat pertama nonton Si Doel, saya bisa memahami kenapa Doel memilih Sarah ketimbang Zainab,

1. Dari awal dijelaskan hubungan kekerabatan antara Doel dan Zainab, di mana Bapaknya Zainab adalah saudara laki-laki dari Ibunya Doel. Di sini mungkin Doel merasa Zainab sebatas saudara sepermainan sedari kecil.

2. Soal perjodohan, meskipun budaya Betawi ada yang memperbolehkan menikah dengan saudara dari garis ibu, kembali ke awal tadi. Rasa sayang si Doel kepada Zainab lebih besar sebagai saudara yang harus melindungi.

3. Cinta itu soal dukungan keluarga. Ada adegan di mana saya ingat bahwa ibunya Zainab meremehkan pekerjaan si Doel yang kala itu baru lulus kuliah dan bekerja serabutan. Ibunya mengatakan "si Doel mah duitnya seiprit, jauh sama si Ahong" kurang lebih demikian. Dalam kasus ini, dukungan dari pihak Zainab hanya dari Bapaknya yang yakin dan sangat percaya Doel layak untuk Zainab. Sedangkan, dukungan dari pihak Doel untuk Zainab hanya dari Ibunya Doel. Di mana ibunya Doel melihat Zainab karena memiliki budaya betawi yang santun dan kalem, dibandingkan dengan Sarah yang agresif dan modern.

Namun kenyataannya, si Ibu Doel luluh dengan gigihnya usaha Neng Sarah yang mati-matian mendekatkan diri pada keluarga Betawi. Mengingat adegan Sarah belajar masak sayur asem, ngajak liburan sekeluarga layaknya orang pindahan dsb. (Ada adegan si Ibunya Doel menasehati Doel soal pilihannya, yang kasihan Doel dihina oleh keluarga Zainab). 

4. Terlepas dari semua hal di atas, setelah Zainab menikah dengan orang lain(dan mengalami KDRT ) dan Doel dengan Sarah. Ada adegan, yang mana pada akhirnya Ibunya Zainab minta bantuan Doel saat Zainab melahirkan dan suaminya asik dengan perempuan lain. Sarah cemburu, tapi Doel dengan tegas menjelaskan bahwa Zainab juga saudaranya dan ia satu-satunya orang yang bisa membantu keluarga Zainab.

Ah....mungkin satu-satunya sinetron yang aktingnya natural dan gak banyak drama orang jahatnya, hanya ini.

Rindu Doel, Sarah dan Zainab ya.

 

foto via pictaram.com

Answered Jun 29, 2017

K4iS3kRmozUdHTScuIEuPsOA301VBxRt.jpg

Karena Doel orang baik dan memikirkan kebahagiaan semua orang. Orang tuanya akan lebih bahagia jika Doel dengan Sarah. Doel tahu Roy bukan pria yang baik, sedang Ahong pria baik yg mencintai Zaenab. Zaenab akan lebih bahagia bila menikah dengan Ahong. Dia ngga akan dirongrong, jadi anak durhaka dan hidup ngga jelas bila menikahi Ahong bukan Doel. Karakter Zaenab yg 11-12 sama dengan Doel juga akan membuat pernikahnnya tidak bahagia karena akan sama-sama memilih diam ketika ada masalah. Lain dengan Sarah, dia akan cerewet kalau ada masalah, sehingga komunikasinya lancar dan dapat dicari solusinya.

foto via pepnews.id

Answered Jul 7, 2017

Question Overview


15 Followers
22783 Views
Last Asked 2 years ago

Related Questions


Bagaimana asal muasal batik diciptakan oleh leluhur kita?

Makanan apakah yang melambangkan sejarah dan budaya Indonesia?

Apa yang Anda pikirkan tentang lagu Surti Tejo karya Jamrud?

Mengapa Baju Kurung tidak laku dalam dunia fashion muslimah Indonesia?

Mengapa sebagian besar Warung Tegal memiliki nama Bahari di belakangnya?

Apa masakan atau makanan daerah terbaik di Indonesia?

Apa kesenian asli Jakarta apa yang paling merepresentasikan kota Jakarta?

Bagaimana cara yang paling efektif untuk melestarikan kebudayaan Jakarta?

Mengapa elemen budaya Arab kental tercermin dalam budaya Jakarta?

Apa dan bagaimana cinta itu?

Kepada siapa kecenderungan waria memilih pasangannya?

Bagaimana rasanya ditinggalkan oleh orang yang sangat dicintai?

Lagu apa yang membuat Anda teringat pada mantan kekasih?

Siapa nama mantan pacar pertama kamu? Bagaimana kabar dia saat ini?

Bagaimana cara mendekati/PDKT dengan wanita yang benar?

Siapakah cinta pertama Anda?

Gejala apakah yang biasanya dialami oleh orang yang sedang jatuh cinta?

Seperti apa patah hati (broken heart) terhebat yang pernah Anda alami?

Apakah menyukai pria mapan lantas membuat perempuan menjadi materialistis (matre)?

Apa lembaga resmi pemerintah pertama yang mengembangkan kebudayaan Betawi?

Mengapa Budaya Betawi sering digunakan dalam sinetron maupun ftv?

Mengapa roti buaya digunakan orang Betawi sebagai simbol kesetiaan?

Bagaimana asal-usul lahirnya Lebaran Betawi?

Apakah sistem bangsawan ada dalam kebudayaan Betawi?

Apakah di masa yang akan datang, ada film yang menyaingi ranking The Shawshank Redemption dan The Godfather di IMDB?

Mengapa sebagian besar film yang masuk ke bioskop Indonesia berasal dari Amerika dan bukan dari India?

Apa nasihat terbaik yang pernah Anda dapat dari menonton film?

Apa judul film Indonesia terbaik sepanjang masa?

Mana yang lebih bagus; film yang berdasarkan kisah nyata atau yang 100% fiksi?

Apakah The Walking Dead serial TV yang bagus?

Film apakah yang dianggap paling berpengaruh dalam memperkenalkan budaya populer?

Pada film apakah kita bisa melihat pengaruh nilai-nilai post-modernisme?

Bila saya ingin melihat pengaruh nilai-nilai modernisme, film apa yang Anda rekomendasikan?

Menurut Anda, negara manakah yang menguasai industri populer saat ini?

Bagaimana kaitan antara genre film favorit dan budaya setiap negara?

Apa itu Mazhab Frankfurt?

Bagaimana perkembangan Mazhab Frankfurt dalam konteks budaya populer?

Apa yang dimaksud dengan Teori Fetisisme Komoditas?

Apa perbedaan antara budaya massa dan masyarakat massa?

Apakah kaitan antara budaya massa dan amerikanisasi?

Apa pendapat Anda tentang amerikanisasi dan kritik atas Teori Budaya Massa?

Bagaimana pengaruh industri budaya terhadap musik pop?

Apakah kaitan antara James Bond dan strukturalisme?

Bagaimanakah konsep hegemoni Gramsci?