selasar-loader

Dari kedua merek mie goreng instan berikut, mana favoritmu; Mie Sedaap atau Indomie?

Last Updated Jun 15, 2017

3 answers

Sort by Date | Votes
Zulfian Prasetyo
Makanan adalah karya seni, menyantapnya adalah keinginan untuk tetap hidup

IFrY9wH9jARF8wC5PtUdOfqL0ckxUpqh.jpg

Wah, inilah satu pertanyaan tersulit yang pernah saya jawab, hahaha. :D

Sebelum membuat kedua kubu pendukung masing-masing merek 'panas', izinkan saya memberikan pujian atas keduanya. Indomie adalah merek yang memproduksi banyak sekali varian mie instan. Mereka bahkan sempat membuat mie instan dengan varian rasa yang ekstrem, dikemas dalam warna-warna catchy, ditargetkan untuk anak muda, dan bersaing dengan Mie and Me. Namanya Chatz Mie.

s-cC9V4fXwQP6gl5rXSmFpD_7JvGqzzh.jpgvia pulsk.com

Saya ingat sempat memborong semua rasanya saat pulang kampung. Tak lupa, Mie and Me juga saya beli untuk membandingkan kedua rasanya (keduanya sama-sama enak!). Liburan saya kemudian berakhir di rumah sakit selama seminggu, hehehe.

Terlepas dari banyaknya varian rasa yang dikeluarkan, produk andalan Indomie dari dulu tentu saja mie goreng. Sejak awal berdiri, mie goreng dan kari ayam seakan menjadi tulang punggung dari merek Indomie sendiri. Namun, saya awalnya bukan penggemar mie goreng merek Indomie, terlepas dari popularitas dan hegemoni mereka dalam dunia persilatan mie instan. 

Keluarga saya saat itu lebih sering membeli Mie Sedaap untuk persediaan di rumah. Alasannya sederhana.

  • Mereka memasang iklan countdown yang memancing rasa penasaran. 
  • Mereka berani memberikan mie dengan netto 80 gram (lebih banyak daripada Indomie yang "cuma" 70 gram). 
  • Mereka menghajar pasar dengan harga lebih murah daripada market leader saat itu: Indomie.
  • Kualitasnya (tekstur dan rasa) pun lebih baik daripada merek-merek lain yang terlebih dahulu establish
  • Mereka menawarkan inovasi berupa butiran bawang goreng yang lebih "kriuk" dan banyak; membuat bawang goreng Indomie tampak payah.

Apakah strategi itu berhasil?

Pada awal dekade 2000-an, Mie Sedaap yang baru lahir langsung mencuri perhatian, mengalahkan merek-merek lainnya sekaligus menggoyang takhta Indomie. Menurut riset MARS Indonesia, persentase market share-nya ada di angka 23% pada 2009. Angka itu lebih dari cukup untuk menggerus profit Indomie, bukan?

Itu Mie Sedaap. Sekarang kita beralih ke Indomie.

'Perkenalan' saya secara intens dengan mie goreng merek Indomie dimulai sejak bekerja di suatu perusahaan yang dapurnya menyediakan stok mie goreng untuk para karyawannya. Saat itu, stok mie mereka adalah mie goreng dari Indomie. Saya yang sebenarnya penggemar mie rebus ayam bawang tidak punya pilihan, masak Indomie goreng saat lapar dan malas keluar. Porsinya jelas tidak pernah mampu memuaskan saya (makanya saya selalu masak 2 bungkus sekaligus). Tapi mie goreng ini punya satu keunggulan yang sepertinya tidak dimiliki oleh Mie Sedaap. 

Aroma.

Aroma yang sangat menggoda.

Kurang ajar, memang.

Cukup satu orang yang memasak mie goreng Indomie di kantor saya untuk membuat orang-orang lainnya 'latah', ikut memasak. Setelah saya amati, kuncinya memang ada di aroma, selain rasa yang juga enak. Saya ingat atasan saya saat itu berkata, "Sial, saya gak kuat sama aromanya!" sambil bangkit dari tempat duduknya dan berjalan menuju dapur. Apa yang bisa Anda perbuat saat di luar sedang hujan lebat sementara di dalam aroma mie goreng Indomie menyeruak hingga ke sudut-sudut ruangan? Melambaikan tangan ke kamera?

(Lihat juga jawaban saya terkait Indomie pada pertanyaan "Apa yang membuat Anda gemar memakan Indomie meski tahu bahwa Indomie tidak sehat?")

Pada akhirnya, saya harus katakan bahwa kedua merek memiliki kelebihannya masing-masing. Orang yang rasional seharusnya memang cenderung memilih Mie Sedaap karena mereka mampu memberikan volume lebih banyak dengan harga lebih murah (sementara Indomie rasanya terlalu asin dan harganya relatif lebih mahal).

Namun, bukankah 70% transaksi di pasar bersifat irasional?

 

Ilustrasi via grivy.com

Answered Nov 14, 2017

Jelas Indomie dong! Udah rasa signature itu :)

Answered Nov 14, 2017
Sutiono Gunadi
I am a Food-Travel-Hotel writer, also interests on technology, movies, HIV/AIDS

Wah pertanyaan ini seharusnya tidak boleh tampil di Selasar, karena bisa menjurus pada pengkultusan sebuah merek (brand). Jujur saja, Indomie terkenal lebih dulu. Setelah menguasai pasar mie instan secara cukup besar, saingan terdekatnya hanya Super Mie dengan hanya 1-2 rasa (rasa ayam bawang dan bakso).

Kemunculan Mie Sedaap sebagai follower yang menggebrak dengan aneka rasa seperti soto, sate, kari, dan lain-lain membuat pasar Indomie sedikit tergerus. Sebagai penguasa pangsa pasar mie instan, Indomie tidak berdiam diri. Ia terus berinovasi dan berkeasi dengan mengeluarkan aneka produk baru, seperti rasa kedaerahan (rasa soto, rasa empal gentong, rasa cakalang, rasa coto Makassar, rasa soto Banjar, rasa Dendeng Balado, dan lain-lain) guna merebut pasarnya.

Mana favorit saya? Kasih tahu nggak, ya? Wani piro? Hehehe....

Answered Nov 14, 2017
Sponsored

Question Overview


6 Followers
407 Views
Last Asked 1 year ago

Related Questions


Apa yang dimaksud dengan branding?

Apakah proses rebranding harus selalu menjadi sederhana?

Dari ketiga kontestan Pilkada DKI 2017, siapa Paslon yang memiliki strategi komunikasi politik terbaik?

Apa pendapatmu tentang logo baru Juventus?

Mengapa tidak ada brand yang kuat yang mendunia dari Indonesia?

Apa yang harus Telkomsel lakukan untuk meningkatkan brand image-nya?

Apa pendapat Anda dengan banyaknya buzzer di media sosial?

Bagaimana sejarah penemuan nama Kodak?

Mengapa Selasar mengubah tampilan dan product positioning-nya?

Adakah makanan/minuman yang berasal dari era Perang Dunia II?

Seperti apakah pengaruh budaya populer pada makanan?

Benarkah anggapan bahwa sayur itu menyehatkan tubuh?

Makanan apa yang paling layak mewakili Indonesia sebagai brand makanan dunia?

Kenapa Indomie bisa enak dan murah sekali?

Bagaimana asal mula menjamurnya tenda pecel lele di Indonesia?

Sebagai negara kelautan, mengapa masyarakat Indonesia jarang mengkonsumsi ikan?

Makanan Indonesia apa yang paling Anda suka?

Apa saja makanan asli dari leluhur/pendahulu Indonesia?

Makanan apakah yang melambangkan Amerika?

Bagaimana cara memasak rendang yang enak?

Apa nama restoran Jepang terbaik di Jakarta dan sebutkan alasannya?

Mengapa masakan Jepang sering disajikan dalam keadaan mentah?

Dari setiap masakan/makanan Jepang yang ada, apa yang terbaik menurut Anda dan apa alasannya?

Makanan apakah yang menurutmu 'Jepang banget'?

Apa restoran Padang terbaik di Jakarta? Mengapa?

Kuliner apa yang menurut Anda spesial di Sydney?

Kuliner apa yang paling kamu rekomendasikan di Jakarta?

Mengapa mie instan di Indonesia sangat enak?

Mengapa Indomie suka bikin kangen dan apa pengalaman luar biasamu saat makan Indomie?

Berapa jumlah maksimal mi instan yang boleh dimakan dalam seminggu?

Mengapa kamu menyukai Indomie Goreng?

Bagaimana tanggapan Anda mengenai produk Indomie yang dikemas dengan nuansa zaman dahulu?

Bagaimana pengaruh Perang Dunia II terhadap merek-merek asal Jerman?

Bagaimana kiprah Volkswagen pada Perang Dunia II?

Mengapa kebanyakan produk bermerek ditargetkan pada pasar anak muda (youth culture)?

Apa alasan sebuah merek/brand berganti logo?

Lebih nyaman mengunakan produk Apple atau Samsung? Mengapa?

Apa pentingnya merek dagang?

Mengapa 'Aqua' bisa mendunia, padahal produknya sederhana?

Mana yang lebih baik saat ini; Honda atau Yamaha?

Apa cerita unik di balik sebuah merek?