selasar-loader

Di usia berapa umumnya seseorang membuat terobosan besar?

Last Updated Jun 14, 2017

1 answer

Sort by Date | Votes
Hilman Fajrian
Founder Arkademi.com

Bqd-H_-cejJaz-_HSzcnEFAu39UadGFo.jpg

Di akhir usia 30-an. Demikian hasil penelitian National Bureau of Economic Research (NBER) Amerika Serikat pada tahun 2014. Alasan utamanya adalah waktu yang diperlukan untuk mendapatkan pendidikan dan menguasai bidangnya.

Acuan yang digunakan NBER adalah usia para peraih Nobel dan penemu besar. Di akhir 1930-an, seperti tampak pada gambar di bawah ini, mereka yang terbanyak menerima Nobel dan menemukan hal-hal besar ada di usia 35-36 tahun.

Namun, di akhir abad ke-20, usia puncak ini bergeser ke 38-39 tahun, sedikit lebih tua. Alasannya, makin banyak yang harus dipelajari dibanding pendahulu mereka dan itu membutuhkan waktu.

ll2rudSjWD6PD_FNqNAKyONio0KjyZfA.pngxmRxIYrJfYGvzd9iJKGm0XEOjVMeexs1.png

Mengapa terjadi di akhir usia 30-an? Pendidikan.

Rata-rata orang menghabiskan usia 5-18 tahun di sekolah, dan 18-30-an di bangku kuliah untuk mendapatkan gelar dari sarjana sampai doktoral. Setelah itu mereka baru benar-benar fokus pada dunia kerja di mana mereka bisa membuat terobosan. Sementara, makin bertambahnya usia, ada kecenderungan makin turun pula kemampuan seseorang membuat terobosan. Selain karena makin punya sedikit waktu belajar, keahliannya juga makin tidak relevan.

Jri50v5fvzBN2RGCXynVkPURsTgFii5-.png

Dalam hasil penelitian NBER juga menyebutkan ilmuwan teoritis lebih cepat sekitar 4,6 tahun melakukan terobosan dibanding ilmuwan eksperimental. Alasannya: ilmuwan teoritis tak mesti melakukan banyak eksperimen untuk menyelesaikan dan menpublikasikan karyanya. Kedua, menjadi pendatang baru di sebuah bidang membuat mereka mampu melihat kekurangan-kekurangan yang tak tampak di mata para pendahulu.(*)

 

Sumber gambar 1: potomaccore

Sumber gambar 2: NBER

Sumber gambar 3: NBER

Sumber gambar 4: NBER

Answered Jun 14, 2017

Question Overview


1 Followers
676 Views
Last Asked 2 years ago

Related Questions


Apakah Anda sepakat bahwa filsafat adalah ilmu yang tidak penting?

Mengapa Anda tertarik pada Psikologi dan apa manfaat ilmu itu bagi kehidupan?

Apa fungsi kuku jari tangan dan jari kaki pada manusia?

Apa strategi Anda untuk memahami teks yang menggunakan diksi atau pemilihan kata yang tinggi?

Apakah manfaat ASI bagi seorang anak? Berapa lama sebaiknya anak diberikan ASI?

Bagaimana cara agar seseorang percaya diri tampil di depan umum?

Mengapa anak-anak lebih mudah dan cepat mempelajarai bahasa asing dibandingkan orang dewasa?

Apa kaitan antara bilingualitas dan psikologi?

Bagaiamana cara kita agar lebih mudah mengingat sesuatu?

Mengapa laut itu berwarna biru?

Apa arti hidup kita adalah untuk memanusiakan manusia lain?

Patung kuntilanak demi kepentingan politik di Pontianak?

Mengapa sarjana humaniora sulit mendapat pekerjaan?

Mending nikah dulu atau beli rumah?

Apa yang menarik dari Afi Nihaya Faradisa?

Apa yang Anda lakukan ketika hidup terasa membosankan?

Apakah pemutaran Film G30S/PKI masih relevan?

Apakah manusia saat ini telah memanusiakan manusia?

Inovasi apa yang diperlukan dan dapat digunakan oleh penyandang disabilitas di DKI Jakarta?

Apa hal yang Anda percaya akan terjadi tetapi belum dapat dibuktikan dengan sains saat ini?

Seberapa penting keberadaan Smart Speaker di masa depan?

Ke mana arah bisnis Line di masa depan?

Apa yang perlu dibenahi Indonesia saat ini?

Bila YouTube merekrut Anda untuk mengembangkan fiturnya, gagasan apa yang akan Anda berikan?

Apa yang membuat sains di dunia Islam begitu maju di tahun 700-1100?

Playing God apa (dalam bentuk temuan ilmiah) yang Anda prediksi akan terjadi dalam 100 tahun ke depan?

Apa yang membuat McDonald's menjadi restoran cepat saji paling sukses?