selasar-loader

Apakah Indonesia harus menerima pengungsi dari negara yang sedang berkonflik? Mengapa?

Last Updated Nov 24, 2016

1 answer

Sort by Date | Votes
Agaton Kenshanahan
Penstudi Hubungan Internasional, Universitas Padjadjaran

Rohingya woman and children sitting on a boat.

SECARA legal-formal, jawabannya adalah tidak wajib. Pasalnya, Indonesia belum melakukan aksesi terhadap Konvensi terkait Status Pengungsi tahun 1951 dan Protokol 1967. Maksudnya, aksesi adalah menyatakan diri tunduk pada suatu hukum tanpa mengikuti proses pembuatan konvensi tersebut.

Barangkali, alasan tentang sampai saat ini Indonesia belum mengaksesi Konvensi tersebut adalah karena pertimbangan kemampuan. Indonesia masih belum mampu untuk mengurus pengungsi karena masih banyak beban dalam negeri yang harus diurus.

Lagipula, kewajiban mengurus pengungsi ini sangat besar. Dalam konvensi, penerima pengungsi berhak untuk:
1.    Diberikan pertolongan publik dan asistensi (pasal 23)
2.    Tempat tinggal (pasal 21)
3.    Pekerjaan (pasal 17-19)
4.    Pendidikan (pasal 22)

Kewajiban-kewajiban untuk menyediakan hak inilah yang membuat mengurus urusan pengungsi, dapat dikatakan, menjadi beban bagi negara.

Namun, dalam konvensi tersebut, ada satu prinsip yang dinamakan non-refoulement (pasal 33). Dalam prinsip ini, negara-negara dilarang keras untuk mengembalikan pengungsi ke wilayah di mana nyawa dan kebebasasan mereka terancam. 

“No Contracting State shall expel or return (“refouler”) a refugee in any manner whatsoever to the frontiers of territories where his life or freedom would be threatened on account of his race, religion, nationality, membership of a particular social group or political opinion.”  –Article 33(1) of the 1951 United Nations Convention relating to the Status of refugees

Bagi sebagian kalangan, terutama dari UNHCR (Komisi Tinggi PBB untuk Pengungsi) sebagai “penjaga” konvensi, prinsip non-refoulment dipertimbangkan sebagai kebiasaan internasional. Maka dari itu, prinsip ini mengikat ke seluruh negara walaupun negara tersebut tidak menyatakan tunduk pada Konvensi Pengungsi. Sebagai catatan, kebiasaan internasional adalah salah satu sumber hukum internasional yang bisa dijadikan kaidah mengatur tata-laku negara dalam hubungan internasional.

--

Telusur lanjutan:

UN High Commissioner for Refugees (UNHCR), The 1951 Convention Relating to the Status of Refugees and its 1967 Protocol, September 2011
1951 Convention Relating to the Status of Refugees and Protocol

***

Foto: Wanita dan anak-anak Rohingya duduk dalam sebuah perahu. © EPA/STRINGER via Amnesty International
 

Answered Sep 21, 2017

Question Overview


3 Followers
928 Views
Last Asked 3 years ago

Related Questions


Bagaimana cara Bareskrim Polri bekerja saat menentukan status kasus yang menjerat Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok?

Kinerja ketua KPK siapa yang paling baik; T. Ruki, Antasari Azhar, Busyro Muqoddas, Abraham Samad, atau Agus Rahardjo?

Mengapa selama ini kaum pria lebih banyak tersangkut kasus korupsi dibandingkan perempuan?

Apakah hukuman yang paling memberikan efek jera untuk koruptor laki-laki?

Apakah hukuman yang paling memberikan efek jera untuk koruptor perempuan?

Apakah Anda setuju hukuman mati untuk para koruptor?

Mengapa sosok Presiden RI secara otomatis juga menjabat sebagai panglima militer tertinggi di negeri ini?

Apakah keluarnya surat perintah penyidikan juga berarti ada tersangka?

Mengapa Lampung terkenal sebagai provinsi yang tinggi tingkat kriminalitasnya?

Bagaimana negara seharusnya melindungi HAM atas saksi kasus korupsi?

Mengapa Hillary Clinton yang mendapatkan popular votes terbanyak tidak terpilih sebagai Presiden?

Apakah terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat akan mengubah wajah dunia?

Mengapa seseorang bisa tertarik bergabung dengan ISIS?

Mengapa seluruh periset di lembaga survei dan media Amerika Serikat gagal dalam memprediksi Hillary Clinton sebagai Presiden?

Beranikah Donald Trump mewujudkan janji-janji kampanyenya dengan mengusir imigran ilegal, mencegah Muslim masuk, dan memproteksi produksi AS dari gempuran barang komoditas Tiongkok?

Bagaimana sebenarnya hubungan Jokowi dengan Ahok?

Apakah aksi damai 411 ditunggangi kepentingan politik tertentu?

Seperti apa karakter pemimpin ideal yang pantas memimpin Jakarta?

Apa yang menyebabkan perilaku koruptif seperti tidak dapat dihilangkan di Indonesia?

Seperti apa kebijakan luar negeri Donald Trump terhadap pemerintahan Rodrigo Duterte?

Sejauh mana keterlibatan CIA (Central Intelligence Agency) dalam konstelasi politik Indonesia?

Adakah kemungkinan sejumlah negara bagian di Amerika Serikat memisahkan diri jadi negara berdaulat akibat kemenangan Donald Trump?

Mengapa negara-negara Islam tidak lebih mudah bersatu dibanding negara-negara Barat (Uni Eropa)?

Apakah Anugerah Nobel Perdamaian Aung San Suu Kyi masih pantas dipertahankan?

Kenapa Setya Novanto bisa menjadi Ketua DPR kembali?

Apa itu "post truth politics"?

Bagaimana cara yang paling efektif untuk mengakhiri konflik Palestina dan Israel?

Bagaimana cara mengakhiri konflik antara Sunni dan Syiah?

Sampai kapan konflik antarumat beragama akan berakhir?

Solusi apa yang paling realistis dilakukan untuk mengatasi konflik Suriah?

Bagaimana rasanya menjadi korban tragedi Mei 1998 di Indonesia?

Mengapa masih banyak orang Indonesia yang sentimen dengan orang Belanda?

Bagaimana sikap yang seharusnya kita miliki agar tidak terjerumus dalam konflik antaragama?

Siapa pihak yang sebenarnya paling berhak meng-klaim kepemilikan Tanah Palestina?

Negara apa yang paling buruk untuk para turis dan backpacker?

Siapa pihak yang paling harus bertanggung jawab dalam konflik Suriah hari ini?

Mengapa India dan Pakistan masih berkonflik secara kebudayaan?