selasar-loader

Apa ketakutan terbesar dalam hidupmu? Mengapa?

Last Updated Nov 24, 2016

24 answers

Sort by Date | Votes
Erin Nuzulia Istiqomah
Bersyukurlah maka kamu akan bahagia :)

Gambar terkait

Sebagai seorang yang amat takut dengan segala proses yang berhubungan dengan darah, maka ketakutan terbesar saya saat ini hingga nanti adalah melahirkan. 

Karena hingga saat ini saya belum melahirkan, saya belum mampu mengatasi rasa takut itu. Hampir semua orang yang saya ceritakan tentang ini akan memberikan nasihat klasik "jalani saja dulu".

Setiap menjenguk teman yang telah melahirkan, pertanyaan pertama yang akan saya tanyakan adalah "sakit ga?". Lalu biasanya mereka dengan antusias menjawab bagaimana sakitnya, berada pada skala kesakitan berapa antara 1--10, dan mereka akan dengan detail menceritakan prosesnya.

Alih-alih membuat saya mempersiapkan diri agar semakin berani, kepala saya justru semakin senat-senut saat mendengar detail cerita melahirkan dari setiap teman yang bercerita. 

Tak jarang saya akan menutup telinga dan memintanya menghentikan ceritanya. 

Ini adalah PR besar dan semoga ketika hari itu kelak tiba, saya sudah sedikit berani untuk keluar dari ketakutan ini.

Ilustrasi via blogspot.com

Answered Dec 23, 2016
Zulfian Prasetyo
Tertarik pada gaya hidup sehat dan pernak-pernik keseharian lainnya.

-7XGL0Qtm-LtuPP1DklnoSN-4Ic-WXXD.png

Menjadi seorang kepala keluarga.

Menikah adalah tanggung jawab besar. Seumur hidup, saya jarang melihat sosok laki-laki yang piawai memerankan peran menjadi seorang suami sekaligus ayah. Sebagian laki-laki malah memerlakukan istrinya seperti budak seks dan anaknya seperti kambing, sekadar dikasih makan fisiknya, tidak termasuk jiwanya. Walhasil, terbentuklah 'peternakan kambing'. Terbentuklah peradaban 'asal gue kenyang'.

Pernikahan adalah perkara serius, bukan sekadar urusan selangkangan yang dilombakan. Saya sendiri kadang suka jijik dengan teman-teman yang begitu bangga menikah muda namun masih menyusahkan orang tuanya. 

Bagi saya, menjalani pernikahan dan (karenanya) menjadi kepala keluarga adalah level yang laki-laki jalani setelah mampu untuk tidak menyusahkan orang tua sedikitpun, bahkan sebisa mungkin membuat mereka tidak perlu lagi bekerja seraya menikmati masa tua dengan damai.

Bagi saya, menjadi kepala keluarga adalah pekerjaan 24 jam, 7 hari dalam seminggu. Haram hukumnya seorang kepala keluarga marah oleh kenakalan anak dan curhat istri meskipun ia baru saja pulang kerja dan habis 'dibabat' bos/kliennya di kantor. Itu adalah konsekuensi pernikahan. Bila belum mampu, lebih baik tidak usah gagah-gagahan memegang status kepala keluarga.

Bagi saya, menjadi kepala keluarga adalah menjadi guru. Contoh untuk istri dan anak. Ingat, anak adalah peniru terbaik orangtuanya. Kalo anak dikatakan bodoh oleh orang tuanya, berarti orang tua telah menghina dirinya sendiri. Kepala keluarga bertugas membina istri sebagai 'rekan kerja' dengan sabar dan telaten agar bersama-sama dapat membesarkan anak yang tangguh dan adil.

Karena itulah saya takut. Namun bukan takut yang membuat tidak ingin menikah dan menjadi kepala keluarga, melainkan takut yang membuat saya menjadi jauh lebih serius dalam menyiapkannya.

foto via mscperu.org

Answered Jan 8, 2017
suhaeri mukti
Peneliti, Pernah belajar Psikologi dan Sosiologi.

ketakutan terbesar dalam hidup saya adalah bagaimana kisah diakhir kehidupan saya diakhiri..

saya berharap mengakhiri dengan kebaikan.. aamiin..

 

Answered Jan 13, 2017
Annisa Sri Aulia Mutiara
Pecinta sepakbola. Penikmat sastra.

B7RnWRr9psn1JNxGJRRgi9ZLObDgsXBY.jpg

via pendidikankarakter.com (KAM)

Ditinggal oleh kedua orang tua.

Saya sangat dekat dengan ayah dan ibu saya, terutama ibu. Dekat di sini bukan menandakan saya adalah anak yang manja. Namun, saya adalah anak yang terbuka dengan kedua orang tua saya. Sebisa mungkin, saya menceritakan hal apapun kepada mereka sebagai bentuk bahwa saya menghargai kedua orang tua saya. Keluarga saya adalah keluarga yang bisa dibilang kompak. Kami selalu menghabiskan weekend bersama, entah hanya dengan menonton pertandingan bola di rumah atau menghabiskan waktu di mal dan tempat rekreasi lainnya. Yang pasti, weekend adalah waktu untuk keluarga, sehingga saya sulit menghadiri acara-acara kampus di waktu libur.

Kedekatan itulah yang membuat saya seringkali terpikirkan apa jadinya saya jika suatu hari nanti ditinggalkan oleh kedua orang tua saya. Saya mengerti jika manusia tidak mungkin hidup selamanya di bumi. Maka dari itu, ketakutan terbesar dalam hidup saya adalah menjalani hari-hari tanpa kedua orang tua saya.

Well, saya hanya berharap Allah selalu melindungi kedua malaikat saya, mengiringi langkah mereka dengan segala rahmat dan rizki-Nya.

Answered Apr 2, 2017
Tegar Hamzah
Universitas Indonesia

75HNL29XP62IqyBvkwfL5PfQ_NoKahwP.jpg

via tabloidganesha.blogspot.com (ASAM)

Ketakutan terbesar saya mungkin sudah terjadi. Kalaupun terjadi lagi, setidaknya tidak sesakit yang pertama. Ketakutan terbesar saya adalah kehilangan orang terdekat saya, keluarga inti, entah orang tua, saudara kandung, atau istri. Dan akhirnya terjadi pada bulan September tahun 2015 yaitu ketika adik saya tersayang meninggal dunia karena penyakit tumor otak. Sungguh cepat kejadiannya dan tak terduga. Sebelum lebaran 2015, almarhum masih sehat namun tiba-tiba kondisinya drop dan harus segera setelah lebaran. Hingga dua bulan setelahnya, almarhum akhirnya dipanggil kembali ke sisiNya. 

Saya juga sudah merasakan kehilangan anak walaupun masih di dalam kandungan istri. Jadi, mungkin kematian tak lagi seseram yang saya bayangkan karena kini saya hanya berharap dapat berkumpul kembali nantinya dengan Adik saya dan calon anak-anak saya di surga kelak.

Answered Apr 2, 2017
Mugniar
Blogger www.mugniar.com | Freelance writer

 

 

4FWJ-GXZ_T6KiK1S6AHZKAcNlJLCFNhH.jpg

via www.tumblr.com (ASAM)

"Mati konyol", yaitu mati tidak dalam keadaan menyebut nama Allah.

Answered Apr 2, 2017

xe_knuAU3KZz-yZg0VuH3aB9jPsS1xJU.jpg

via pinimg.com (FR)

Keyakinan terhadap Allah SWT akan apa yang telah kita terima maupun yang akan kita terima dan perjalanan kehidupan yang melintasi lima fase.

Answered Apr 4, 2017
Christie Damayanti
Just disabled woman, architect, urban planner, author, philatelist; motivator

J9pe4yeMbFCLM_bQHZ-Pc4vkbwrzfE1w.jpg

via www.picturequotes.com (ASAM)

Ketakutan terbesar?

Jika Tuhan tidak peduli denganku lagi, sehingga aku berusaha sekali untuk terus berbuat yang terbaik untuk Tuhan lewat banyak hal.

 

Answered Apr 15, 2017

O9X-UbKFBK1wz6slVzHPti7r9OzYg4WK.jpg

Foto via staticflickr.com (KAM)

Ketakutan dalam hidupku adalah dimana pada suatu saat dimasa yg akan datang aku akan di tinggalkan dengan keluarga 

Dan pekerjaan serta sahabat karib kub

Answered Apr 15, 2017
Robby Syahrial
Penikmat kenikmatan duniawi

Gambar terkait

via fokusislam.com (SUM) 

Saya takut, saya tidak bisa membimbing, mendidik anak dan istri saya menjadi orang-orang yang baik dari segi agama Islam. Saya takut ketika amanah yang dibebankan kepada saya tidak bisa saya lakukan dengan benar.

Answered Apr 16, 2017
Arifki Chaniago
KMS KKI WARSI

Hasil gambar untuk TAKUT

via cdns.klimg.com (SUM) 

Hal yang saya takutkan dalam hidup saya, sampai saya mati tidak ada satu buku pun yang saya tulis. Saya takut setelah saya mati, gagasan saya dilupakan dan tenggelam hanya di zaman hidup saya.

Answered Apr 16, 2017

Im-afraid.jpg

Ketakutan terbesar dalam hidup saya? Sebenarnya ada banyak sekali ketakutan, karena bagi saya, kehidupan saya bukan hanya tentang hidup saya secara personal tetapi juga bagaimana kehidupan orang lain yang juga memengaruhi kehidupan saya. Baiklah, saya akan menceritakan ketakutan saya yang pertama dan ini yang ada di dalam kehidupan pribadi saya. 

Pertama, saya takut untuk terus menjadi pegawai seumur hidup saya, ya mungkin tidak seumur hidup tetapi sampai waktu pensiun saya tiba, saya takut harus terus menjadi pegawai. Ketakutan muncul ketika saya memikirkan bahwa setiap hari oh bukan 5/7 dalam seminggu, saya harus bergulat dengan aktivitas yang itu-itu saja. Bangun jam sekian, makan jam sekian, pulang jam sekian, tidur jam sekian, dan keesokan harinya, saya harus melakukan yang sama lagi. Apakah benar saya hidup hanya untuk ini?

Kedua, sebagai perempuan, saya sangat takut untuk melahirkan. Melihat pengalaman kakak saya dalam melahirkan, membuat saya berpikir dua kali untuk melahirkan secara normal (untuk saat ini).

Ketiga, saya takut salah dalam memilih pendamping hidup saya. 

Selain ketakutan yang bersumber dalam diri saya, ada juga ketakutan yang ditimbulkan oleh orang lain kepada saya, yaitu tentang keluarga. Bagaimana nantinya kami harus berpisah satu sama lain, berpisah untuk masing-masing membina keluarga baru atau berpisah untuk selamanya. Itu yang sangat saya takuti.

Answered Apr 17, 2017

Hasil gambar untuk ketakutan terbesar

Ketakutan terbesar dalam hidup saya adalah menjadi tidak bisa takut.

Answered Apr 17, 2017
Lam Ching Ying
A standard government issue daoist priest.

Hasil gambar untuk ketakutan terbesar

Tidak dapat menyatu dengan Dao. Dan vampir meraja lela.

Answered Apr 17, 2017
Ray Rahendra
digital strategist, writer, Juventus, marketeer

Hasil gambar untuk ketakutan terbesar

Banyak ketakutan-ketakutan terbesar dalam hidup saya.

- Menyebarkan berita tidak benar sehingga membuat banyak orang yang membaca beritanya menjadi salah kaprah dan berasumsi salah.

- Leha-leha di kantor tetapi tetap dibayar penuh karena terlihat bekerja. Jadinya, seperti korupsi waktu tapi tidak terlihat. Ya iya, wong waktu gak ada bentuknya, namun kelihatan habis.

- Tidak sadar membohongi orang supaya saya dan orang terdekat bahagia. Namanya tidak sadar, jadi siapa tahu ketakutan ini pernah terjadi.

- Pinjam uang tetapi lupa dibayar. Aduh, jangan. Saya takut kalau sampai diomongin orang di belakang. Lebih perih daripada dicium di depan.

- Saya takut membuat keluarga saya di kampung bangga, tetapi di Jakarta kerja tidak begitu benar. Takut akhirnya kalau ketahuan, keluarga saya menjadi malu.

Dan ketakutan-ketakutan lainnya. Yang selalu saya harapkan tidak pernah terjadi, sadar ataupun tidak. Mohon maaf sebelumnya, saya tidak punya ketakutan terbesar, karena ternyata, ketakutan-ketakutan kecil seperti ini saja sudah membuat saya takut.

Answered Apr 17, 2017

Hasil gambar untuk ketakutan terbesar

Ada berbagai ketakutan di dalam hidup saya. Menurut saya, ketakutan ini umum dirasakan oleh setiap manusia. Ketakutan terbesar dalam hidup saya adalah saya tidak bisa membuat bangga kedua orang tua saya. Doa yang selalu saya sematkan adalah agar saya dapat membuat kedua orang tua saya bahagia atas apa yang saya lakukan. Saya berharap suatu saat saya bisa menjadi anak yang sukses. Saya tidak ingin membuat kedua orang tua saya menyesal karena telah melahirkan saya. Itu adalah benar-benar ketakutan terbesar dalam hidup saya.

Ketakutan terbesar yang kedua adalah kematian. Entah mengapa, walaupun kematian pasti akan dialami oleh setiap manusia, saya tetap merasa takut jika mengalami kematian secara mendadak. Mungkin karena saya merasa terlalu banyak dosa sehingga saya masih takut terhadap kematian. Saya takut kematian itu tiba-tiba datang sebelum saya dapat membahagiakan kedua orang tua saya dan sebelum saya memperbaiki iman saya kepada Tuhan.

Ketakutan terbesar yang ketiga adalah menyakiti orang lain. Di dalam hidup, saya berusaha hidup dengan cara yang baik. Saya takut, jika perilaku saya dapat menyakiti orang lain sehingga orang tersebut membenci saya walaupun saya sadar, hidup di dunia ini tidaklah sempurna. Pasti ada saja orang yang kontra atau tidak suka terhadap saya. Meskipun demikian, saya tetap berusah menjalani hidup saya dengan cara yang baik.

Sebenarnya, masih banyak ketakutan-ketakuan lain dalam hidup saya. Menurut saya, ketakutan-ketakutan ini perlu dimiliki oleh setiap manusia karena dengan seseorang memiliki ketakutan dalam hidupnya, maka ia akan lebih berhati-hati dalam menjalani hidup dan ia akan terdorong untuk berusaha menghindari ketakutan itu. Menurut saya, ketakutan itu dapat menjadi kontrol terhadap kehidupan seseorang.

Answered Apr 17, 2017
Kartika Aprilia
Indonesian Literature, University of Indonesia.

wSEI8NRZ0eK4tkzHis-4pP2bM9s7Wn-h.jpg

Setiap manusia memiliki ketakutan yang berbeda-beda. Bagi saya, hal yang menakutkan adalah ketika saya membayangkan kematian. Entah mengapa, saya merasa sangat takut. Saat membayangkan kematian, saya langsung berpikir mengenai dosa-dosa saya di dunia. Entah apa pun kesalahan yang saya buat, saya merasa takut untuk menghadapi kematian. Berdasarkan informasi keagamaan yang saya dapat, orang yang mati akan dihadapkan dengan malam pertama di kuburan yang menakutkan dan beberapa hal lainnya.

Saya takut tidak bisa menemui orang tua saya, keluarga, teman-teman. Saya takut ketika harus sendiri menghadapi pertanyaan-pertanyaan dari malaikat tentang apa yang saya lakukan di dunia. Saya belum siap meskipun sebenarnya kematian akan datang kapan pun, tanpa menunggu manusia siap atau tidak.

Saya tidak berani menggambarkannya karena saya juga belum tahu pasti seperti apa kondisinya. Namun, jika ditanya apa hal yang membuat saya takut, saya paling takut jika membayangkan kematian.

Answered Apr 18, 2017
dr Dito Anurogo
Dokter digital/online, penulis 19 buku, S2 IKD Biomedis FK UGM, CEO SLI dan SFI

Hasil gambar untuk ketakutan

Ketakutan terbesar di dalam hidup saya adalah kalau semua tindakan, ucapan, dan perbuatan yang saya lakukan selama ini tidak mendapatkan rida dari Allah SWT.

Gambar via cdns.klimg.com

Answered May 17, 2017
Yulia Yuli
Cek twitter @Julayjo IG @julayjo FB: Julayjo

mJ-78wStrt5UF-K9iUptIY7S1Qa2Ko9W.jpg

Seringkali mengingat kematian itu membuat saya takut, takut untuk berbuat tidak adil pada diri sendiri.

gambar via suratkabar.id

Answered Jul 5, 2017
Teti Zebua
Just an ordinary me

Nk85qZzrjsELlqzfGl4TYmCCx1PlXLuJ.jpg

Saya takut jika saya menjadi manusia terakhir, sendirian dan benar-benar sendiri.

gambar via cloudfront.net

Answered Jul 27, 2017

Question Overview


and 15 more
33 Followers
5473 Views
Last Asked 3 years ago

Related Questions


Apa nasihat terbaik yang pernah Anda dapatkan?

Bagaimana menjelaskan bahwa ada kemungkinan kehidupan lain selain di Bumi ini?

Apa motto hidup paling keren?

Apakah seseorang mempunyai karakter bawaan yang tidak bisa diubah?

Siapakah cinta pertama Anda?

Seberapa pentingkah olahraga bagi Anda ?

Apa yang Anda lakukan ketika mengalami kesulitan dalam menentukan pilihan?

Apa pengalaman paling bermakna dalam kehidupan Anda?

Siapakah orang yang paling berpengaruh dalam kehidupan Anda?

Bagaimana kaitan antara genre film favorit dan budaya setiap negara?

Apa itu Mazhab Frankfurt?

Bagaimana perkembangan Mazhab Frankfurt dalam konteks budaya populer?

Apa yang dimaksud dengan Teori Fetisisme Komoditas?

Apa perbedaan antara budaya massa dan masyarakat massa?

Apakah kaitan antara budaya massa dan amerikanisasi?

Apa pendapat Anda tentang amerikanisasi dan kritik atas Teori Budaya Massa?

Bagaimana pengaruh industri budaya terhadap musik pop?

Apakah kaitan antara James Bond dan strukturalisme?

Bagaimanakah konsep hegemoni Gramsci?

Apakah merek parfum yang paling cocok untuk wanita?

Apakah perbedaan antara parfum dan cologne?

Apa yang membuat harga parfum begitu mahal?

Apakah wanita mengenakan parfum untuk menarik perhatian pria atau ada alasan lainnya?

Apa tujuan laki-laki memakai parfum?

Bagaimana cara memakai parfum yang benar?

Bagaimana cara memakai cologne yang benar?

Apakah parfum yang aromanya paling maskulin?

Apakah parfum yang aromanya paling feminin?

Parfum pria apa yang aromanya bisa diterima oleh semua orang?

Apa yang membuatmu merasa bermakna dalam hidup?

Menurut Anda, bagaimana kualitas seorang artis atau selebritis di Indonesia dari segi moral?

Siapakah diri Anda?

Apa arti nama Anda?

Siapa kamu?

Apa hasil Myers-Briggs Type Indicator-mu ?

Bagaimana kepribadian mu pada hasil tes Myers-Birggs Type Indicator?

Apa dan bagaimana cinta itu?

Kepada siapa kecenderungan waria memilih pasangannya?

Adakah kaitan antara parfum dan kepribadian seseorang?

Apakah status sebagai anak tunggal mempengaruhi sikap politik Presiden ke-6 RI?

Apakah status sebagai anak lelaki satu-satunya dalam keluarga mempengaruhi sikap politik Presiden Jokowi?

Pada umur berapa sebaiknya anak diajak untuk menjalankan ritual keagamaan?

Apa yang menyebabkan orang takut menikah?

Apa yang menyebabkan seseorang takut menghadapi masa depan?

Mengapa respons orang sedih umumnya menangis?

Apakah menangis itu sehat atau malah membuat sakit?