selasar-loader

Apakah kebiasaan nonton film porno dapat disembuhkan? Bagaimana caranya?

Last Updated Nov 24, 2016

2 answers

Sort by Date | Votes

PJhQvwYpiOAYoJu5WI9l5BT_-l6Bpmbp.jpg

Saya coba jawab pemintaan A2A dari ibu Erin dan admin Selasar tentang pertanyaan spesial ini dari pemahaman keilmuan yang saya dapat. Kenapa dianggap spesial kerena ada dua tindakan yang sedikit kurang sejalan di dalamnya. Kebiasaan nonton film porno adalah tindakan dan penyembuhan juga sebuah tindakan.

Umumnya, tindakan menyembuhkan dilakukan terhadap suatu perasaan, misalnya tidak nyaman, mual, sakit, marah ,dongkol, dll. Ada juga penyembuhan terhadap fisik, biasanya disebut perbaikan, tetapi bila kerusakan terjadi pada tubuh biasanya terjadi juga perasaan-perasaan tidak nyaman tadi.

Suatu tindakan bila dilakukan secara terus-menerus menjadi sebuah kebiasaan yang berakibat menjadi program dalam memori dianggap sebagai suatu kebutuhan yang akan dijalankan terus dirasakan sebagai kenikmatan bukan sebagai gangguan. Ini adalah sisi kesenangan ketika tubuh menjadi ketagihan.

Jadi, selama diri orang tersebut tidak ada yang perasaan negatif akibat "nonton", bukan sebagai gangguan, tidak ada perasaan tidak nyaman yang harus disembuhkan, "nonton" bukan penyakit yang harus disembuhkan. Itulah pilihan jalan hidup dia.

Seandainya saja ada satu sisi dalam diri merasa bahwa  "kesenangan" ini adalah gangguan dan dianggap sebagai penyakit yang harus disembuhkan, misalnya karena ada moral agamanya yang tertanggu sehingga dirinya gelisah, tidak tenang, takut, dll. Maka, diperlukan tindakan penyembuhan mengubah kebiasaan tersebut, bisa dikurangi atau dihilangkan sama sekali. 

Seorang pejabat yang biasa dilayani naik mobil ada supir, perlu sesuatu suruh bawahan, semua keperluannya ada orang yang mengerjakan. Pada saat pensiun dan semua harus dilakukan sendiri, dia menderita. Memerlukan waktu untuk menyesuaikan diri dengan kondisi tersebut, dia dipaksa untuk berubah dan lamanya penderitaan sangat bergantung kepada kesiapan mentalnya.

Bila kebiasaan "nonton" yang dimaksud adalah suatu kegiatan yang dirasakan mengganggu dan berakibat buruk terhadap perasaan, ada perasaan tidak nyaman, rasa bersalah, dosa, cemas, takut, dll. Apa pun perasaannya dan bersifat negatif sehingga orang tersebut merasa perlu disembuhkan/dianggap sebagai penyakit, maka harus diambil tidakan penyehatan dengan cara mengontrol/mengubah kebiasaan ini. Dengan adanya keinginan dari dirinya untuk mengubah kebiasaan, tentu akan dapat dilakukan penyembuhan/menghilangkan perasaan perasaan negatif tadi.

Banyak cara untuk mengubah kebiasaan ,dipaksa oleh keadaan, misalnya fasilitas untuk nonton dihilangkan, dilakukan pengalihan perhatian, misalnya olahraga dll. Cara-cara yang juga memerlukan tenaga ekstra agar konsisten dan menggantikan kebiasaan "nonton" tadi. Atau dengan penyembuhan secara psikologis memperbaiki mentalnya.

Gambar via daniripper.files.wordpress.com

Answered Jan 24, 2017
Hari Nugroho
Suka single origin kopi Indonesia

Addicted-to-Porn_.jpg

Kecanduan pornografi merupakan bagian dari kecanduan seks, merupakan suatu rentang perilaku yang dilakukan secara berlebih dan berakibat negatif pada hidup seseorang. Meskipun belum merupakan diagnosis resmi dalam DSM 5 (Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorder), kecanduan terhadap pornografi dapat mengakibatkan konsekuensi dalam berbagai aspek kehidupan.

Secara statistik, 40 juta orang dewasa di Amerika Serikat mengakses situs pornografi secara reguler, 1 dari 5 pencarian di internet adalah tentang pornografi. Diperkirakan, 9 dari 10 remaja laki-laki terpapar pornografi sebelum usia 18 tahun. Begitu juga dengan remaja perempuan, 6 dari 10 remaja perempuan terpapar sebelum usia 18 tahun.

Terdapat perdebatan, apakah menonton pornografi adalah hal yang menyehatkan? Sebagian besar ahli mengatakan bahwa pornografi akan mempunyai efek negatif kepada hidup seseorang, sementara sebagian yang lain beranggapan bahwa menonton pornografi pada dosis dan tipe pornografi tertentu dapat bermanfaat. Tentu yang akan kita bahas tidak pada perdebatan tersebut, tetapi lebih kepada apakah seseorang yang mengalami kecanduan pornografi dapat disembuhkan?

Sebagaimana narkoba, pornografi juga akan memberikan reward kepada otak -- apalagi seks merupakan basic instinct atau kebutuhan dasar dari manusia -- berupa rasa senang. Pada saat reward yang dirasakan oleh otak berlangsung secara terus-menerus, maka akan terjadi suatu neuroadaptasi sehingga terjadilah toleransi yang menyebabkan seseorang yang mengalami kecanduan pornografi akan berusaha meningkatkan dosis dan tipe pornografi yang ditonton.

Secara psikologis, kebiasaan menonton pornografi juga merupakan suatu proses belajar yang disebut operan conditioning . Problem akan terjadi ketika kebiasaan tersebut menjadi berlebih, impulsif, kompulsif, dan problematik dalam kehidupan sehari-hari, baik secara fisik/ biologi, psikis, maupun sosial.

Untuk mengatasi kecanduan terhadap pornografi, dapat dilakukan dengan mengikuti treatment. Terdapat berbagai macam jenis terapi, baik yang sifatnya individu maupun kelompok. Di antara bentuk-bentuk terapi yang ada, antara lain sebagai berikut.

  1. Individual / Group Therapy
  2. Motivational Interviewing
  3. Cognitive Behaviour Therapy
  4. Mindfullness Based Therapy
  5. Psychodynamic Therapy
  6. 12 step recovery
  7. Couple Therapy

Terapi-terapi tersebut bertujuan untuk membantu para pecandu pornografi mengenali kondisi emosional dan psikologis yang memicu pada relaps, mendiskusikan problem yang terjadi pada pecandu pornografi, dan membantu untuk membentuk respons perilaku yang baru ketika menghadapi trigger yang dapat memicu relaps. Memang tantangan mencegah relaps ini harus menjadi concern, mengingat keberadaan teknologi, baik komputer maupun smartphone yang tidak dapat dihindari. 

Bagi para pecandu pornografi yang juga mempunya ko-morbiditas dengan gangguan jiwa yang lain, terutama depresi dan gangguan cemas, pengobatan secara farmakologis mungkin diperlukan, terutama dengan menggunakan obat golongan SSRI (Selective Serotonine Re-Uptake Inhibitor)  yang dapat mengurangi craving akan aktivitas seksual dengan melihat pornografi.

Bagi yang tidak respons dengan obat-obatan golongan SSRI, Naltrexone dapat menjadi alternatif. Naltrexone akan mengurangi kompulsivitas akan aktivitas seksual, begitu juga dengan obat anti-androgenic yang mengurangi kadar hormon pada pria yang membuat keinginan untuk melakukan aktivitas seksual berkurang.

Terakhir, kampanye untuk menggunakan internet atau teknologi  secara sehat harus dilakukan sehingga timbul insight yang baru untuk tidak membuka situs-situs atau material terkait pornografi.

Gambar via joypedrow.com

Answered Jan 30, 2017

Question Overview


3 Followers
1732 Views
Last Asked 3 years ago

Related Questions


Apa yang terjadi apabila seseorang terlalu banyak mencium aroma parfum?

Apakah memakai parfum memiliki dampak buruk terhadap kesehatan?

Bahan kimia apa yang paling banyak digunakan dalam parfum?

Mengapa kita disarankan untuk tidak langsung tidur setelah makan?

Apa yang harus dilakukan untuk menjaga kestabilan berat badan?

Jika mengalami gejala sulit tidur, apa yang Anda lakukan?

Apakah minum susu dan makan apel sebelum tidur itu baik untuk kesehatan?

Apakah mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang lebih baik dengan memakan makanan 4 sehat 5 sempurna?

Apa dampak terlalu banyak duduk ketika bekerja bagi kesehatan?

Berapa lama batas maksimal seseorang berolahraga dalam satu hari?

Bagaimana cara berdamai dengan masa lalu yang kelam dan penuh trauma?

Bagaimana cara yang paling efektif untuk menyembuhkan penyakit susah tidur (Insomnia)?

Bagaimana cara mengobati gangguan jiwa karena depresi atau stres berat?

Apakah Hipnoterapi itu berbahaya? Bagaimana proses hipnosis dilakukan untuk terapi/pengobatan?

Mengapa ada orang berpikir bunuh diri?

Bisakah hipnoterapi mengungkap rahasia seseorang?

Apa ciri-ciri orang mengidap manic depressive?

Apa ciri-ciri anak down syndrome?

Apa perbedaan gaya berpikir kuno/lama dan baru dalam perspektif dunia kerja?

Apa dan bagaimana cinta itu?

Kepada siapa kecenderungan waria memilih pasangannya?

Adakah kaitan antara parfum dan kepribadian seseorang?

Apakah status sebagai anak tunggal mempengaruhi sikap politik Presiden ke-6 RI?

Apakah status sebagai anak lelaki satu-satunya dalam keluarga mempengaruhi sikap politik Presiden Jokowi?

Pada umur berapa sebaiknya anak diajak untuk menjalankan ritual keagamaan?

Apa yang menyebabkan orang takut menikah?

Apa yang menyebabkan seseorang takut menghadapi masa depan?

Mengapa respons orang sedih umumnya menangis?

Apakah menangis itu sehat atau malah membuat sakit?

Apa yang pertama kali harus dilakukan oleh orang tua manakala diketahui anaknya menonton video porno?

Mengapa dangdut masa kini dibumbui oleh berbagai gerakan erotis?

Apa yang Anda ketahui dari nudisme?

Apakah ada yang tak pernah menonton film porno? Jika ada, bagaimana caramu menghindarinya?

Kapan Anda pertama kali menonton film porno? Bagaimana kejadiannya?