selasar-loader

Bagaimana rasanya puasa di luar negeri?

Last Updated May 26, 2017

Apa saja tantangannya berdasarkan pengalaman Anda? Bagaimana Anda menghadapinya?

1 answer

Sort by Date | Votes
Hari Nugroho
Medical Doctor with Addiction Medicine training

pRE8yHLKW_XITLw4w2Q8x9K4MjuaWKQG.jpg

Puasa di luar negeri bagaimana rasanya? Rasanya nano-nano, apalagi kalo kebagian puasa di negeri yang matahari bersinar lebih lama, luar biasa rasanya.

Saya mengalami berpuasa di negeri Belanda pada saat musim panas, dimana matahari tenggalam pada pukul 10 malam dan subuh sekitar jam 3 pagi. Artinya puasa yang dilakukan oleh kaum Muslim di sana berlangsung kurang lebih 18 jam, lebih lama dari Indonesia.

Namun, saat itulah puasa yang paling nikmat yang saya rasakan. Pertama karena sebagai minoritas, dimana semua orang masih makan, tidak ada warung, restoran, kafe yang tutup layaknya disini, sehingga tekad atau niat untuk benar-benar menahan diri sangatlah penting dan merupakan ujian keimanan. Yang kedua berbuka dan sahur harus disiplin karena tak ada adzan yang disiarkan televisi, atau acara-acara khas ramadhan tatkala dini hari untuk sahur.

Berbicara soal buka puasa, saat berbuka saya sering mampir ke masjid Euro Moslem, di dekat halte tram Hoekenes. Masjid ini merupakan masjid Indonesia, jangan bayangkan bentuk bangunannya seperti masjid yang kita temui, bentuknya malah seperti rumah kebanyakan di Belanda. Namun di masjid inilah rasa kangen saya akan hidangan khas Indonesia terobati, misalnya adalah ayam goreng dan sayur asam, rasanya kedua masakan ini merupakan makanan paling nikmat yang pernah saya makan.

Selepas berbuka, dilanjutkan sholat maghrib lalu sholat isya dan tarawih, di tengah malam, dan sahur plus sholat subuh secara berturut-turut, saya baru tidur selepas sholat suruh.

Puasa di negara orang sebagai minoritas, membuat ukhuwah antar muslim terjalin sangat kuat, juga membuat saya bersyukur, ternyata puasa di Indonesia banyak sekali kemudahan yang di dapat, mulai dari suasana ramadhan yang kental dan proses ibadah yang lebih mudah.

Jika kaum muslimin di negara lain bisa berpuasa 18 - 22 jam, mengapa kita yang hanya puasa sekitar 13 jam masih enggan melaksanakannya, tidak kah kita malu?

 

sumber gambar: ccme.org.ma 

Answered Jun 11, 2017