selasar-loader

Mengapa kita perlu rajin membaca?

Last Updated May 22, 2017

5 answers

Sort by Date | Votes

eMVwQZAPuNaREIBSaP_m5cfL3pY0p-nZ.jpg

Agar bisa sering sering menulis.

 

sumber gambar: blogspot.com

Answered May 26, 2017

                 TdB-p9sKSQRKNVlhtceo2CtM68xHFqFU.jpg

                  Credit image: tumblr.com

 

       Terdapat beberapa manfaat yang kita dapatkan jika kita rajin membaca. Menurut saya, salah satunya adalah melatih pola pikir. Kita melihat satu permasalahan atau satu pengetahuan yang tersaji di depan kita, dan kita mulai bereaksi akan permasalahan atau pengetahuan tersebut dan membuat otak kita berpikir lebih jauh dan dalam. Saya senang membaca karena itu pula menstimulasi otak saya, mengasah daya pikir saya lebih baik untuk kemampuan analisis. Selain itu, satu manfaatkan lain jika kita rajin membaca yaitu menambah wawasan menjadi lebih luas. Dunia ini sangat besar namun seringkali keadaan tidak mendukung kita untuk menjelajah, untuk mempelajari banyak hal yang ada di dunia ini. Buku adalah sarana untuk mendapatkan semua informasi dan wawasan yang ada. Seperti pepatah yang mengatakan bahwa “Buku adalah jendela dunia”.

       Dengan membaca buku pula, saya merasa telah mengedukasi diri saya sendiri. Selain itu, dengan rajin membaca pula saya dapat mengasah kemampuan menulis saya. Dengan tulisan yang sudah tersaji, saya dapat mempelajari tidak hanya konteks dari informasi tersebut, namun juga berbagai teknik penulisan yang pastinya berguna untuk di kemudian hari. Saya merasa bahwa kemampuan tulisan saya lebih berkembang karena bacaan-bacaan yang telah saya konsumsi tersebut. Jadi, sudah jelas, bahwa kita perlu rajin membaca. Tidak hanya di sekolah, atau di tempat kerja, atau dimana pun, membacalah selagi sempat. Satu dua buku akan sangat bermanfaat. Selain itu, bacalah buku di luar dari kebiasaan kita. Misal, cobalah untuk membaca buku filsafat, buku tentang pengembangan diri atau buku-buku lainnya yang bermanfaat pula.

 

Selasar Taria Ayu Lestari Macbook

Answered May 28, 2017
Ray Rahendra
digital strategist, writer, Juventus, marketeer

Perlu banget sering baca. Terutama di era digital seperti sekarang. Di mana orang-orang kebanyakan mudah sekali diseret untuk percaya berita-berita yang mereka lihat tanpa terlebih dahulu mencari kebenaran dan keaslian datanya.

Indonesia, berada di peringkat 60 dalam hal minat baca, dibawah Thailand dan diatas Botswana. (http://edukasi.kompas.com/read/2016/08/29/07175131/minat.baca.indonesia.ada.di.urutan.ke-60.dunia)

Padahal, dari segi infrastruktur, SDM dan juga kemajuan, Indonesia jelas lebih maju dibanding beberapa negara yang ada di list tersebut.

Kita perlu rajin membaca, agar tidak menjadi emosian. Jika dilihat, orang-orang dengan tingkat edukasi yang rendah cenderung berteman dengan emosi yang meledak-ledak. Terutama saat dirinya kalah dalam adu argumen, merasa kalah dalam diskusi (padahal namanya diskusi, tidak ada kalah menang), atau saat temuan atau perkataannya dibenarkan oleh orang lain. Dengan rajin membaca, otomatis kita menjadi sedikit lebih pintar. Dengan menjadi pintar, kita tahu apa yang harus dilakukan. Dengan tahu bagaimana bersikap, kita tahu bahwa hal terbaik adalah tidak emosi.

Kita perlu rajin membaca, agar tidak mudah terhasut. Terutama terhasut oleh berita-berita HOAX. Orang yang rajin membaca, dan memiliki banyak referensi bacaan, tentunya tidak akan dengan mudahnya dihasut oleh berita, cerita atau informasi yang ada tanpa mencari kejelasannya. Karena rajin membaca, secara tidak sadar orang memiliki kebiasaan untuk penasaran. Karena memiliki rasa penasaran, kita jadi tidak mudah dibuat percaya 100% oleh kabar yang beredar tanpa mencari atau memastikan kebenarannya. Rajin membaca juga berpengaruh dalam peningkatan cara berpikir logis.

Kita perlu rajin membaca, agar tidak mudah dibodohi. Itu jelas.

Kita perlu rajin membaca, agar terus bisa berimajinasi. Roket, pesawat luar angkasa, bahkan telepon dimulai dari imajinasi. Apa rasanya jika bisa pergi ke luar angkasa? Maka orang-orang belajar untuk membuatnya. Apa rasanya jika bisa menaiki mobil otomatis? Maka banyak orang meneliti caranya. Indonesia? Bahkan kita masih disibukkan oleh isu SARA saat negara lain sudah sibuk mengirim orang ke bulan atau membuat AI.

Answered May 29, 2017
Altito Asmoro
Sejarah, Sastra, dan Indonesia.

zsi4Po33EorNbk3PuftbIInGXeAzWQq3.jpg

Perlu sekali. Tingkat membaca orang Indonesia sangatlah rendah dan buku merupakan markas ilmu pengetahuan paling tua di dunia. Semua pengetahuan pertama kali ditulis dalam buku. Membaca buku memberikan kita pengetahuan atas apa yang akan kita ketahui dan disaat yang sama buku merupakan jendela dunia.

 

sumber gambar: klimg.com

Answered Jun 1, 2017

Bpm4moee5skmVqvX7nCjoTjK9niRg4tN.jpg

Membaca adalah jendela masa depan. Itu kata yang tepat untuk jawabannya. Dengan ilmu, kita bisa pergi ke mana saja karena mudah dibawa ke mana saja, tidak seperti benda mati yang berat untuk dibawa ke mana saja. Manfaat kita rajin membaca adalah dapat membantu kita dalam segala hal, misalnya bila kita belum ketahui tentang suatu hal, jadi mengerti tentang hal tersebut. Dan jangan lupa untuk berbagi ilmu dengan orang yang membutuhkan karena semakin ilmu Anda diasah, maka ilmu itu tidak akan pernah pudar dari ingatan kita. Sekian, terima kasih dari saya.

Ilustrasi via newyorker.com

Answered Jun 20, 2017

Question Overview


7 Followers
810 Views
Last Asked 2 years ago

Related Questions


Apakah merek parfum yang paling cocok untuk wanita?

Apakah perbedaan antara parfum dan cologne?

Apa yang membuat harga parfum begitu mahal?

Apakah wanita mengenakan parfum untuk menarik perhatian pria atau ada alasan lainnya?

Apa tujuan laki-laki memakai parfum?

Bagaimana cara memakai parfum yang benar?

Bagaimana cara memakai cologne yang benar?

Apakah parfum yang aromanya paling maskulin?

Apakah parfum yang aromanya paling feminin?

Parfum pria apa yang aromanya bisa diterima oleh semua orang?

Buku apa yang Anda baca minggu ini? Apa isi tinjauannya?

Mengapa novel Dilan karya Pidi Baiq sangat digandrungi oleh remaja?

Mengapa minat baca orang Indonesia sangat sedikit?

Novel apa yang pernah membuat Anda sampai menangis ketika membacanya. Mengapa?

Apa itu Read and Eat Society?

Hal apa yang dapat dilakukan oleh pihak sekolah agar dapat meningkatkan minat baca pada anak?

Mengapa kita sering tidak memiliki waktu untuk membaca buku?

Apa buku yang paling aneh yang pernah Anda baca?

Siapa penulis yang ingin Anda temui dalam dunia nyata?

Bagaimana sistem pendidikan di Jerman berlangsung selama Perang Dunia II?

Adakah kajian ilmiah tentang parfum?

Bagaimanakah cara yang tepat untuk menanggulangi kenakalan remaja?

Bagaimana cara yang tepat untuk menanggulangi kenakalan remaja, khususnya seks bebas?

Apa saja faktor yang menginspirasi bagi remaja untuk melakukan kenakalannya?

Apakah rehabilitasi sudah cukup untuk menghentikan pengguna narkoba yang sudah terjerumus?

Apa yang mempengaruhi kaum remaja untuk melakukan seks bebas?

Apakah bisa kita menghilangkan seks bebas di kalangan remaja?

Apa itu sistem pendidikan anak Montessori?

Pada usia berapakah anak akan mampu menyerap pendidikan seks usia dini dengan baik?