selasar-loader

Apakah makna keberagaman dalam hidup menurut Anda?

Last Updated May 15, 2017

9 answers

Sort by Date | Votes
Yudi Latif
Seorang dosen, pemerhati masalah kemasyarakatan dan kenegaraan

k0Hifl2f1MvQCN8lzwGmcUQOd_QTWBwz.jpg

Tengoklah pelangi. Semesta memancarkan banyak warna. Warna-warni itulah yang memberinya keindahan.

Betapa pun indahnya mosaik rona pelangi, mereka yang buta warna tak bisa menikmati sepenuhnya.

Ada begitu banyak orang yang hanya diperkenalkan pada satu warna. Terbiasa dalam keseragaman melamurkan pandangan pada keragaman.

Bila ada pihak lain menyebutkan warna berbeda, orang yang mengenal satu warna akan memandangnya sebagai ingkar kebenaran.

Di tamansari, tumbuh puspa ragam dengan aneka warna. Masing-masing jenis bunga punya corak keindahannya sendiri. Anggrek tidak bisa dikatakan lebih indah dari mawar. Sama-sama indah, namun nuansa keindahannya berbeda.

Betapa pun indahnya tiap jenis bunga, kesempurnaan kemolekannya lebih tampak saat berpadu dalam keragaman warna di taman bunga.

Maka, kenali perbedaan. Syukuri keragaman. Rayakan hidup bersama dalam perbedaan.Karena perbedaan itulah membuat kehidupan lebih indah.

Gambar via myfitriblog.files.wordpress.com

Answered May 15, 2017
Rinhardi Aldo
Penulis dan Pekerja - Teknik Jaringan Akses SMK Telkom Jakarta

Gambar terkait

Keberagaman itu adalah cerita. Ketika keberagaman tak ada, ceritanya kurang menarik. Yang Kuasa menciptakan cerita tersebut secara menarik. Ya, dengan kehadiran keberagaman ini.

Saya hidup dengan banyak keberagaman. Ini tentu saya syukuri betul sebagai sebuah pengalaman berharga. Tentu, kita semua sepakat bahwa apa yang diciptakan Dia tak akan pernah sia-sia, kan? Pengalaman inilah yang tak pernah sia-sia untuk tiap makhluknya. Namun, sering di antara kita yang tak mensyukuri, malah menggugat keberagaman ini, karena alasan mayoritas minoritas.

Entahlah.

Gambar via blogspot.com

Answered May 15, 2017
Feby Fahriza
Founder Estavel Food & Drink dan Member of Juragan Kuliner

Makna keberagaman menurut saya adalah dinamika kehidupan bermasyarakat, dimana kita dituntut untuk bisa menghargai orang lain dan menghormati perbedaan yang ada. Bisa dibayangkan kalau kita semua sama, hidup akan monoton dan menjenuhkan.

Answered May 16, 2017
I.Hartaman C.Ht
Certified Hypnotherapist , Certified Trainer

5trZE5iQzoDwGG7BP0HfUlJreCzpv0f6.jpg

Alam semesta mempunyai rantai kehidupan yang sangat kompleks setiap bagian mempunyai fungsi dan tugasnya sendiri mulai dari mahkluk dan benda tidak terlihat secara kasat mata hingga yang sesuatu yang sangat besar tidak terbayangkan oleh akal, seberapa besar matahari yang menerangi bumi setiap hari? Tuhan menciptakannya agar bermanfaat untuk yang lainnya. Kita coba pikirkan lautan yang prosentasenya lebih besar dari pada daratan berapa jenis ikan yang hidup,tumbuhan apa saja,sifat airnya sendiri walaupun semuanya menjadi satu rangkaian dan kesatuan tidak samai ada yang sangat asin,biasa saja ada juga  tawar dan tak pernah saling beradu berpadu atau saling mengalahkan.

Lihatlah dalam lingkup yang lebih kecil yaitu dunia satwa disini pun sama mengikuti aturan alam dan beragam, harimau di Jawa,Sumatra,India,Afrika,Kutub mempunyai rupa,bentuk,karakter yang berbeda beda,harimau mempertahankan kehidupannya dengan mengambil nyawa makhluk lainnya tapi itulah siklus yang harus dipenuhi dan dilaksanakan ,seiring dengan jumlah mangsa yang berkurang populasi harimaupun menipis sesuai seleksi alam.Hewan dengan manusia tentu saja  berbeda tidak layak untuk disejajarkan karena kita tidak memangsa/memakan sesama manusia tetapi memakai akal dan emosinya unutk saling berinteraksi menjalankan siklus alam agar berkelanjutan.

Berbagai kitab suci agama menyebutkan bahwa akal pikiran mempunyai keutamaan untuk membedakan manusia dengan makhluk lain di muka bumi,keragaman terjadi dengan sendirinya mengikuti lingkungan alam ekologi tempat kehidupannya dan dari hasil rekayasa daya pikir dan emosi yang menyertai kesadarannya.Dua hal yang akan selalu bersama sama  tak akan pernah terpisahkan. Mari melihat kepada lingkup yang lebih kecil lagi yaitu keluarga, ayah dan ibu dikarenakan hasil dari lingkungan yang berbeda akan diabaikan. Kakak dan adik adalah dua atau lebih bersaudara yang lahir dari orang yang sama,rumah,lingkungan relative tidak berbeda merekapun mengalami banyak perbedaan, tidak ada yang identik bentuk fisik pasti berbeda warna kulit,mata,rambut dll. Jadi fisik tidak dapat dijadikan sebagai acuan keragaman  manusia karena dalam satu keluarga sekalipun berbeda.

Akal pikiran dan emosi lah inti keragaman manusia sebuah pepatah "rambut sama hitam hati masing masing" peribahasa yang menggambarkan bagaiman pikiran dan emosi akan saling mempengaruhi yang kemudian di ekspresikan dalam bentuk mimik,ucapan,perilaku manusia itu sendiri.Ada serangkaian kata kalimat yang sama bila dibaca diucapan oleh dua orang yang saat suasana emosinya tidak sama akan mengasilkan pemikiran yang berlainan begitupun sebaliknya pemikiran akan menghasilkan efek emosi yang beragam terhadap orang yang mempunyai perbedaan pengertahuan.Jelas sekali pengetahuan akan ilmu yang berhubungan dengan hal ini sangat berpengaruh kepada kondisi emosi yang timbul dan kemudian pada gilirannya  pikiran juga akan dipengaruhi oleh kondisi emosi pribadinya pada saat terjadi peristiwa yang mengakibatkan timbul pemikiran.

Keragaman hidup adalah aturan alam yang harus diterima setiap insan dengan perasaan syukur dengan memakai sudut  kaca mata mana saja sesuai dengan kepercayaan masing masing,permasalahan terjadi ketika ego akan superioritas mencuat terlalu tinggi sehingga melukai emosi manusia lainnya mengakibatkan perasaan direndahkan,tertekan,tersakiti dan sebagainya.Namun itulah uniknya manusia makhluk yang mempunyai pikiran serta emosi.

Answered May 17, 2017

Bagi saya keberagaman memiliki makna dalam mencintai Tuhan. Hal itu saya dasarkan pada surah Al-Hujurat (49): 13, "Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling takwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.". Maksudnya, Allah membuat keragaman di alam semesta ini sebenarnya bukan untuk dipermasalahkan, melainkan untuk diorganisir agar tercipta tatanan yang harmoni.

Di lain ayat, Allah juga berfirman dalam surah An-Nahl (16): 72, "Bagi kalian Allah menciptakan pasangan-pasangan dari jenis kalian sendiri, kemudian dari pasangan-pasangan kalian itu Dia ciptakan bagi kalian anak cucu keturunan, dan kepada kalian Dia berikan rezeki yang baik-baik.". Semua diciptakan secara berpasang-pasangan (beragam) agar menjadi harmoni, dan keharmonisan itu tidak lain adalah untuk mengenal Tuhan.

Kesimpulan: makna keragaman menurut saya agar tercipta suatu tatanan yang harmoni. Mengajak manusia berpikir agar tidak mempermasalahkan keragaman, melainkan lebih mengarah pada mengorganisir keragaman tersebut, yang tidak lain untuk mengenal Tuhan.

Answered May 17, 2017

Hasil gambar untuk KEBERAGAMAN DALAM HIDUP

Belum tentu dari tidak adanya keberagaman kita bisa hidup akur, manusia diciptakan sebagai makhluk yang mulia, mempunyai akal pikiran dan perasaan. Manusia diciptakan sangat berpotensi untuk menggali ilmu dan pengetahuan. Dari kata keberagaman saja, di situ banyak ilmu dan pengetahuan yang masih bisa digali oleh kemampuan manusia. Manusia merupakan makhluk intelek yang bisa membedakan mana yang baik dan tidak baik. Alam ini diciptakan untuk dijaga seisinnya dengan baik. Dengan cara menghargai pendapat saja kita dapat memperoleh ilmu dan pengetahuan dari apa itu keberagaman.

Gambar via blogspot.com

Answered May 19, 2017
Manoressy Tobias
Seorang skeptis. Banyak pikiran, banyak opini.

Hasil gambar untuk KEBERAGAMAN DALAM HIDUP

"Keberagaman dalam hidup" ini artinya bisa luas sekali. Tapi, apabila ingin dikaitkan dengan situasi yang relevan pada saat ini, saya akan mengartikannya sebagai keberagaman etnis, agama/sistem kepercayaan, pemikiran/ideologi, dan lain-lain yang terkait dengan hidup bermasyarakat.

Masyarakat adalah suatu entitas yang sangat kompleks. Ada kalanya ilmu sosial jauh lebih rumit dibanding ilmu alam, karena perilaku manusia, baik sebagai individu maupun dalam hidup bermasyarakat, bukanlah sesuatu yang bisa selalu diekstrapolasi dengan fungsi linear dan ditentukan nilai pasti parameternya.

Mendasari kita sebagai manusia pada dasarnya adalah insting survival; insting yang berkembang melalui evolusi. Sebagai spesies, kita ingin survive. Dalam proses itu, kita beradaptasi. Only the fittest, those who can adapt, will survive. Pernyataan ini bisa diaplikasikan tidak hanya dalam biologi, tapi juga bisnis.

Proses adaptasi dan perubahan yang terjadi pun sangat tergantung pada local circumstances yang dihadapi. Contohnya keberagaman warna kulit. Mengapa orang-orang yang tinggal di benua yang berbeda-beda memiliki warna kulit yang berbeda-beda juga?

Itulah konsekuensi evolusi. Warna kulit yang berbeda adalah hasil adaptasi terhadap kondisi lingkungan alam yang berbeda-beda di tiap benua. Beda "tantangan", beda "cara menghadapi". Mana yang terbaik? Jawabannya: tidak ada. Proses dan hasil adaptasi tergantung pada local circumstances yang unik di tiap-tiap lokasi dan juga situasi zaman. Hal ini tidak hanya berlaku untuk tampilan fisik saja.

Berbicara mengenai agama atau mitologi pun, pernyataan serupa bisa dilontarkan. Mitologi bersifat sangat lokal; beda lokasi, beda bangsa/suku, beda mitologi, beda dewa-dewi/Tuhan, beda cerita. Beberapa mitologi memiliki kemiripan, bahkan antar suku/bangsa yang lokasinya berjauhan dan belum pernah berhubungan sebelumnya. Mungkin ini mengindikasikan bahwa sebagai spesies, di mana pun kita berada, dasar dan proses berpikir kita hampir serupa.

Tentunya tiap mitologi memiliki perbedaan. Saya tak perlu jabarkan disini, tapi contoh konkret dan pendeknya, kalau Anda bandingkan mitologi suku-suku lokal yang tinggal di daerah sekitar kutub dengan mitologi suku-suku di Afrika, Anda akan melihat betapa situasi lokal di mana mereka tinggal sangat mempengaruhi cara pandang mereka terhadap dunia. Keberagaman cara pandang ini merupakan hasil dari upaya manusia untuk memahami dirinya dan alam serta situasi di sekitarnya, sesuai dengan konteks lokal di mana ia berada.

Untuk apa?

Ujung-ujungnya tetap.... untuk survival.

Kalau Anda bertanya apa hal yang mendasari/"menjiwai"/menggerakkan seluruh kehidupan di Bumi dari dulu sampai sekarang, baik itu spesies kita maupun spesies lain, menurut saya jawabannya hanya satu: survival. Probably it is the only rule on this planet. Selebihnya hanyalah manifestasi dari konsekuensi insting itu.

Survival pun pada akhirnya tidak sekadar berbicara soal makanan atau berkembang biak. Ego pun merupakan salah satu mekanisme survival. Berbagai ideologi politik atau ekonomi? Menurut saya itu bisa di-trace back ke keinginan kita untuk bertahan hidup dan mewujudkan tatanan sosial dimana tiap manusia bisa hidup dengan layak. Survival, lagi.

Seiring berjalannya waktu, dunia semakin kompleks dan terhubung. Tetapi, apa yang terjadi sejak ratusan ribu tahun lalu tetap mempengaruhi kita hari ini. "Bertahan hidup" kini tidak hanya sekadar soal makanan atau tempat tinggal, tapi juga status sosial atau sekadar perdebatan politik di media sosial.

Kenapa kita beragam? Karena kita mencoba untuk survive. Kita berespons terhadap situasi lokal dalam waktu yang berbeda dengan cara yang berbeda. Kita lahir dalam lingkungan yang berbeda, dengan variasi genetik yang berbeda yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya dan seterusnya. Kita membawa "informasi bekas-bekas perjuangan untuk survive" leluhur-leluhur kita dari puluhan, ratusan, ribuan, puluhan ribu, bahkan ratusan ribu tahun yang lalu. Ini bukan sesuatu yang bisa kita pilih.

Perbedaan atau keberagaman adalah sebuah demonstrasi bagaimana alam sangat mempengaruhi kita dan cara kita hidup. Perubahan menghasilkan respons dan respons itu menghasilkan keberagaman dalam hidup yang kita masih lihat sampai hari ini. Tidak hanya untuk manusia, tapi juga spesies lain.

Banyak yang mempermasalahkan perbedaan dalam masyarakat akhir-akhir ini. Tapi bagi saya, itu semua menunjukkan betapa miripnya kita sebagai manusia satu sama lain.

We just want to survive so desperately and live a good life.

Even if it means sacrificing others' chances of survival.

Gambar via static.radioidola.com

Answered May 19, 2017
Kania Suwarni
graduated as a social worker

Hasil gambar untuk KEBERAGAMAN DALAM HIDUP

Keberagaman adalah suatu hal yang mutlak dalam tatanan kehidupan. Seharusnya kita menciptakan sistem yang mampu mengakomodasikan semua keberagaman bukan keberagaman yang dituntut mengikuti sistem.

Gambar via lintasjari.com

Answered May 19, 2017
Rahmad Agus Koto
Bioscientist. Bioentrepreneur. Hobbyist Photographer. Chess Lover.

Hasil gambar untuk keberagaman

Keberagaman adalah anugerah yang sangat besar dari Tuhan. Kehidupan ini jadi sangat indah dengan keberagaman. Betapa menjemukannya kehidupan ini jika seragam. Secara biologi pun, keberagaman menjadi indikator baik tidaknya suatu lingkungan hidup (ekosistem). Semakin tinggi indeks keberagamannya, semakin baik kualitas lingkungan tersebut.
Hal yang sebenarnya berlaku juga dalam keberagaman sosial budaya.

Gambar via blogspot.com

Answered May 19, 2017

Question Overview


10 Followers
3864 Views
Last Asked 2 years ago

Related Questions


Apa nasihat terbaik yang pernah Anda dapatkan?

Bagaimana menjelaskan bahwa ada kemungkinan kehidupan lain selain di Bumi ini?

Apa motto hidup paling keren?

Apakah seseorang mempunyai karakter bawaan yang tidak bisa diubah?

Apa ketakutan terbesar dalam hidupmu? Mengapa?

Siapakah cinta pertama Anda?

Seberapa pentingkah olahraga bagi Anda ?

Apa yang Anda lakukan ketika mengalami kesulitan dalam menentukan pilihan?

Apa pengalaman paling bermakna dalam kehidupan Anda?

Siapakah orang yang paling berpengaruh dalam kehidupan Anda?

Apa kebenaran atau prinsip yang Anda yakin benar tapi semua orang di sekeliling Anda mengatakan itu salah?

Bagaimana membuktikan bahwa Tuhan ada?

Apa dunia ini adil?

Mengapa ada gravitasi di alam semesta ini?

Jika memang hanya satu diantara tiga agama langit (Islam, Kristen dan Yahudi) yang benar, mengapa Tuhan tidak menimpakan adzab kepada ajaran yang salah seperti yang Tuhan lakukan kepada kaum Ad, Nuh, Tsamud?

Mengapa kisah-kisah Israiliat seringkali dijadikan referensi yang sahih dalam mengajarkan hikmah dalam budaya Islam?

Apa agama orang tua Muhammad SAW? Jika mereka non-Islam, apakah mereka masuk neraka?

Apakah sebagai seorang manusia biasa, para nabi juga memiliki dosa? Jika benar demikian, apa saja dosa mereka?

Bagaimana Anda dapat menjelaskan keberadaan Tuhan dan Malaikat secara ilmiah?

Menurut Anda, bagaimana kualitas seorang artis atau selebritis di Indonesia dari segi moral?

Apa alasan orang menutup mulutnya dengan tangan ketika membersihkan gigi menggunakan tusuk gigi?

Apa tanggapan Anda tentang jual beli organ tubuh manusia?

Bagaimana penjelasan tentang seseorang yang pintar ilmu agama tetapi bodoh dalam hal adab dan tata krama?

Apakah merek parfum yang paling cocok untuk wanita?

Apakah perbedaan antara parfum dan cologne?

Apa yang membuat harga parfum begitu mahal?

Apakah wanita mengenakan parfum untuk menarik perhatian pria atau ada alasan lainnya?

Apa tujuan laki-laki memakai parfum?

Bagaimana cara memakai parfum yang benar?

Bagaimana cara memakai cologne yang benar?

Apakah parfum yang aromanya paling maskulin?

Apakah parfum yang aromanya paling feminin?

Parfum pria apa yang aromanya bisa diterima oleh semua orang?