selasar-loader

Apa pengalaman tidak mengenakkan Anda ketika menggunakan layanan ojek online?

Last Updated May 9, 2017

8 answers

Sort by Date | Votes
Febrina Rachmayanti
Literature and a touch of make-up

ZFbeE5t714zlupB8FXnlC8MokrdWmycq.png

Hal ini baru saja terjadi pada saya kemarin malam. Ojek online yang saya naiki tidak menggunakan nomer plat dan motor yang sama dengan yang tertera di aplikasi.

Sekitar pukul 19.00 wib, saya memesan ojek online. Saya tidak menunggu lama dan langsung naik motornya karena dia memanggil nama Febrina. Setelah itu, saya seperti biasa duduk sambil melihat sekitar perjalanan. Saat perjalanan sudah berjalan sekitar 10 menit, kami hampir melewati sebuah pom bensin. Lalu, pengemudinya izin untuk mengisi bensin sebentar.

Saat saya sedang menunggu di kejauhan, saya membuka hp saya untuk melihat pesan masuk. Tiba-tiba ada notifikasi bahwa pengemudi membatalkan perjalanan saya. Otomatis hal tersebut membuat saya kaget. Saya heran mengapa ia membatalkan perjalanan saya, padahal saya sedang menunggu ia mengisi bensin.

Beberapa menit kemudian, dia menghampiri saya dan menyuruh saya naik ke motornya. Namun, yang saya lakukan adalah mengintrograsi pengemudinya. "Mas, kok perjalanan saya di cancel, ya?". Dia terlihat gelagapan mendengar pertanyaan saya dan hanya menjawab "Engga tau, Mba". Lalu, ia menimpalinya dengan "Ayo, Mba. Cepat naik. Mau dilanjutin nggak perjalanannya?". Mendengar pertanyaan tersebut saya kaget dan menyuruh pengemudi melihat aplikasi grabnya. Namun, ia menolak dan menyuruh saya segera naik.

Karena saya takut bahaya mengancam diri saya, saya memutuskan untuk tidak melanjutkan perjalanan. Saya langsung mengatakan kepada pengemudi bahwa saya batal untuk melanjutkan dan menaruh uang saya di atas tas kecil yang dibawanya. Setelah itu, saya langsung lari dengan perasaan takut. Takut karena pengemudi terus-terusan memanggil saya dengan nadanya yang "nyolot" dan terkesan memaksa.

Setelah itu saya melanjutkan perjalanan menggunakan ojek pangkalan.

 

sumber gambar: klimg.com

Answered May 10, 2017
Zenia Zn
Mahasiswa Manajemen Komunikasi di Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta

Pengalaman tidak mengenakkan tersebut terjadi saat ojek online baru saja beroperasi sekitar tahun 2015. Saat itu saya memesan ojek online yang sudah pasti driver akan mengetahui nomor ponsel pribadi saya. Setelah saya sudah sampai ke tempat yang saya tuju dan melakukan end trip, driver tersebut mengirimi saya pesan singkat untuk mengajak berkenalan. Hal tersebut sangat membuat saya tidak nyaman karena driver telah menyalah gunakan nomor ponsel pribadi milik customer. Hal tersebut saya rasakan hampir tiga kali. Akhirnya saya melakukan pengaduan kepada customer service ojek online tersebut.

Answered May 10, 2017
Uli Elysabet Pardede
Karyawan Biasa, Blogger, Make-Up Addicts

vZNM1qW-QrFLJrFndwcNT_ZtWq3z8n-r.jpg

Pengalaman yang paling sering adalah saat si driver ojek online tidak bisa membaca keadaan penumpangnya bahwa sedang ingin buru-buru. Dan kejadian itu terjadi pada saya tadi pagi...

Disuruh tunggu di depan rumah, malah tunggu di depan rumah orang lain. Yang terjadi malah saling tunggu-menunggu. Dan itu konyol sekali, walau pada akhirnya bertemu juga setelah terbuang waktu sekian menit. 

Biar bagaimanapun saya harus menahan emosi, walau sebenarnya jengkel. 

"Wih, Bapak dari mana aja?"

"Saya 'nunggu di sana, Neng. Saya ga baca note yang ada di aplikasi, ternyata rumahnya nomor 9. Hehehe..." sambil menunjuk rumah orang lain.

"Becanda aja, Pak..." kata saya menahan jengkel.

Dari kejadian ini, terlihat bahwa banyak driver ojek online masih kudet menggunakan aplikasi ojek online itu sendiri. Dan itu sangat merugikan penumpang yang sedang terburu-buru. Ada-ada saja kalau memesan ojek online membutuhkan waktu 15 menit lebih. Jengkel gak?

Answered May 10, 2017

qLqniAhJEN-lpLh5x8Re9OurTWgRTn-g.jpg

Ini kejadian sebulan lalu, ketika saya lagi ada project di Bintaro.

Jadi, saya pesan gojek. Motornya dia gak standard. Standard sih tapi di standard-in gak jelas, asal knalpot dll ada aja.

Ini bang gojek kalau balapin dari kanan melulu, gak pernah mau ikutin jalur motor (jalur kiri).

Saya dalam hati bilang, "Wah, kalau begini caranya, bisa tabrakan nih."

Bener banget, abis itu nabrak mobil.

---------------------------------------------------------

Edit ya, ternyata jawaban saya kurang lengkap.

Jadi setelah nabrak mobil dan yang punya marah marah, 

 

(gambar via india.com)

Answered May 12, 2017
Sally Fauzi
Freelancer, social media enthusiastic

Anak saya hampir saja diturunkan di stasiun yang berbeda. Kami menggunakan 2 ojek. Untung pulsa dan signal XL lancar jaya sehingga bisa membantu saya menghubungi driver  untuk mengantarkan anak saya ke tujuan awal.

Answered Jun 5, 2017
Kesha Darma
Someone who try to enjoyed life

5ToJl5Gx93QAw-RpIKcTNDzGcL4QdBgc.jpg

Pernah motor yang datang tidak sesuai dengan yang tertera di aplikasi, dan yang makin gak enaknya ternyata motornya tidak terlihat sehat. Dengan ukuran badan saya yang besar, naik motor yang normal-normal saja biasanya agak tidak nyaman, apalagi dengan motor yang kurang sehat. Kadang pengen dikritik nanti katanya "kasihan", tapi kalau tidak saya kritik kasian juga penumpang berikutnya tidak akan nyaman.

foto via harnas.co

Answered Jul 18, 2017
Doddy Salman
Mahasiswa Kajian Budaya

NXyaHSyuQ5-kJBIMLWyQszLsJcSyCJeD.jpg

Pernah kejadian waktu ke Surabaya. Akhir tahun lalu. Waktu itu naik motor. Saya kasih alamat dengan patokan daerah Ngampel. Ngampel itu terkenal, saudara-saudara. Makam salah satu wali songo. Awalnya bapak pengojek ngaku paham. Pas di jalan dia minta saya buka Google Maps. Saya turutin deh. Eh, keterusan. Jadi berasa navigator daripada penumpang. Udah gitu pake acara salah jalan. Akhirnya nyampe juga setelah beberapa kali nanya orang di jalan. Saya kasih uang lebih. Walau penilaian di aplikasi saya bilang buruk. :)

gambar via klimg.com

Answered Jul 18, 2017
Lutfiningtyas Maharani
Mahasiswa Fakultas Kehutanan UGM l Rumah Kepemimpinan Region 3 Yogyakarta

Karena berbasis Gmaps, pengalaman yang kurang mengenakkan bagi saya adalah driver jadi kurang efisien dalam memilih jalan yang akan ditempuh. Driver dituntut mengikuti Gmaps, sesuai instruksi dari mesin google. Kadang, jalan yang direpresentasikan di Gmaps muter-muter dan lebih jauh. Padahal, ada jalan alternatif yang lebih cepat dan efisien.

Answered Nov 18, 2017

Question Overview


11 Followers
735 Views
Last Asked 2 years ago

Related Questions


Apa basa-basi yang paling sering abang-abang ojek online tanyakan pada penumpang nya ?

Mengapa transportasi berbasis aplikasi digemari?

Apakah kehadiran ojek online menjadi alasan semakin banyak jumlah motor yang berkendara di Jakarta?

Apakah ojek konvesional masih dapat bertahan di tengah keberadaan ojek online?

Perlukah adanya koordinasi antara kepolisian dengan perusahaan ojek online yang melakukan blokade pada kasus pelanggaran lalu lintas di JLNT Casablanca?

Apa yang para penarik ojek/taksi konvensional keluhkan ketika digusur model online? Bukankah kedatangan mereka dahulu juga menggusur transportasi sebelumnya seperti delman dan becak?

Apa saja hal-hal yang dilakukan driver ojek online (ojol)?

Apa pengalaman terburuk yang pernah Anda alami seumur hidup?

Apa pengalaman terbaik/terindah yang pernah Anda alami sepanjang hidup Anda?

Bagaimana cara Anda meniti karier dari bawah sampai ke puncak?

Bagaimana rasanya ditipu/difitnah/dizalimi oleh orang lain?

Apa hal yang paling berbahaya/berisiko yang pernah Anda lakukan?

Apa pengalaman yang paling mengesankan selama hidup Anda?

Apa cerita nyata yang Anda alami tapi banyak orang tidak percaya?

Apa cerita hebat mengenai orang tua Anda yang akan ceritakan ke anak Anda?

Apa pengalaman kehidupan yang paling berkesan dalam diri Anda?

Apa hal paling menyedihkan yang pernah Anda dengar, baca, dan lihat?

Apakah merek parfum yang paling cocok untuk wanita?

Apakah perbedaan antara parfum dan cologne?

Apa yang membuat harga parfum begitu mahal?

Apakah wanita mengenakan parfum untuk menarik perhatian pria atau ada alasan lainnya?

Apa tujuan laki-laki memakai parfum?

Bagaimana cara memakai parfum yang benar?

Bagaimana cara memakai cologne yang benar?

Apakah parfum yang aromanya paling maskulin?

Apakah parfum yang aromanya paling feminin?

Parfum pria apa yang aromanya bisa diterima oleh semua orang?