selasar-loader

Siapakah sastrawan Indonesia paling Anda sukai? Mengapa?

Last Updated Nov 23, 2016

Dalam pembabakan sastra Indonesia, sastrawan Indonesia dibagi ke dalam beberapa angkatan. Dari seluruh sastrawan yang pernah dimiliki bangsa ini, siapakah yang paling Anda sukai? Mengapa? 

5 answers

Sort by Date | Votes
Pepih Nugraha
Penikmat sastra dan hal-hal yang berbau imajinasi liar

Hasil gambar untuk pramoedya ananta toer

Sumber gambar: http://kemanaajaboleeh.com/wp-content/uploads/2017/02/Pramoedya-Ananta-Toer-3.jpg (SUM)

Hanya ada dua nama sastrawan yang secara subjektif saya sukai, yakni Pramoedya Ananta Toer dan Ahmad Tohari. Kalau harus diranking lagi siapa dari dua sastrawan itu yang paling saya sukai, tidak ragu saya menjawab Pramoedya.

Mengapa novel-novel Pram begitu sangat memikat? Sebab Pram membuat kalimat atau bahkan kata itu serupa pahatan. Saat orang melihat pahatan atau ukiran itu, sulit untuk melupakannya. Setiap kata bagi Pram adalah kekuatan sehingga seakan-akan kalimat-kalimatnya berisi kekuatan. Kekuatan yang menyihir. Saya menyebutnya "sihir kata-kata".

Arus Balik adalah buku yang menurut saya adalah karya emas Pramoedya selain novel Bumi Manusia. Ketika membaca Arus Balik, saya merasa semua kejayaan kerajaan masa silam Nusantara seperti Majapahit langsung surut dan menyusut ketika armada Portugis sudah mulai masuk pada 1511 di Malaka. Kehadiran Portugis adalah keruntuhan kejayaan kerajaan Nusantara. Pram melukiskan peristiwa sejarah itu dengan sangat baik.

Bumi Manusia adalah cara seorang pembaca dapat mengenal Pram lebih dekat lagi. Karakter Pram yang seutuhnya sangat terlihat lewat pemilihan kata-kata dan kalimatnya yang mengancam serta menghujam kesadaran membuat kata-kata mempunyai kekuatan di tangan Pram. Saya mulai membaca Bumi Manusia sejak mahasiswa, yaitu saat novel itu berupa serpihan fotokopi yang tidak utuh, yang beredar dari tangan ke tangan secara sembunyi-sembunyi.

Saya menamatkan tetralogi novel Bumi Manusia, Anak Semua Bangsa, Jejak Langkah, dan Rumah Kaca sekitar tahun 1990, yaitu saat saya mulai bekerja di harian Kompas sebagai pustakawan. Di Pusat Informasi Kompas (PIK) yang sangat modern berisi buku-buku mutakhir berbagai subjek. Saya menemukan satu kotak lemari kecil dengan tulisan Buku Terlarang. Saya bisa membuka kunci lemari tersebut atas izin atasan dengan alasan ada wartawan yang sering memerlukan "buku-buku terlarang" padahal sebenarnya tidak ada. Ini hanya akal-akalan saya saja agar dapat melihat "buku-buku terlarang" itu apa.

Saya membuka lemari kecil itu dan isinya adalah buku-buku Pram yang sangat lengkap. Kemudian, saya membaca seluruh "buku terlarang" itu sampai saya mengenal betul karakter seorang Pramoedya.

Answered Nov 24, 2016
Heru Prasetyo
Seorang pejalan kaki yang juga suka naik trans Jogja dan becak.

Ahmad Tohari dan SGA. Karena cerpen-cerpennya begitu menginspirasi,

Answered Dec 19, 2016
Florensius Marsudi
Lelaki, satu istri, satu putri. Masih belajar menulis....

ixfrG29BFjtgXhSzg-C-dcuTEUYMqztj.jpg

Mangunwijaya (1929--1999) dengan karyanya Burung-burung Manyar (1981).
Tulisan Mangunwijaya rata-rata enak dibaca, karena bahasanya yang sederhana, runut, dan mengalir. Namun, dari kesederhanaan bahasa itu pulalah Mangun ingin membahasakan manusia, menyentuh kalbu manusia. Saya lebih melihat bahwa tulisan Mangun lebih mengarah dan mengajak penjernihan batin pembacanya.

Pergulatan tulisan Mangun selalu mengajak pembacanya untuk berkaca diri. Berkaca antara korelasiku dengan yang lain (sesamaku) dan penciptaku. Hal tersebut kadang oleh Mangun "dirumuskan" entah tersurat atau tersirat. Di situlah kejelian pembaca dituntut secara lebih.

Sekian!  

Gambar via slidesharecdn.com

Answered Apr 26, 2017
Venusgazer E P
A man who loves reading, writing, and sharing

R4yCwJXTOuED0-nG2qQWVi6C_YE3HQP1.jpg

via tribunnews.com

Pertanyaan ini sebenarnya sulit untuk dijawab. Saya menyukai semua sastrawan Indonesia dari berbagai generasi/angkatan. Baiklah, sastrawan Indonesia yang paling berkesan di hati adalah

Ahmad Tohari. Membaca karya-karya beliau serasa benar-benar dibawah masuk ke dalam cerita. Bahasanya tidak banyak berbunga-bunga. Sesuatu yang diangkat dari kehidupan sehari-hari. Terutama kehidupan desa dan rakyat kecil. Begitu mudah dicerna dan detail sekali. Karya-karya beliau mempunyai kekuatan nilai dan roh tersendiri.

Tidak pernah bosan membaca ulang karya-karya beliau,

Answered Aug 31, 2017
Zulfansyah Binjai
Rumah Kepemimpinan Regional 6 Medan

Jikalau pertanyaan ini dilontarkan ke saya, maka dengan senang hati saya akan menjawab nama dari seseorang yang mampu mewakili wajah dari tanah kelahiran saya Sumatera Utara. Dia adalah Chairil Anwar sang maestro asal tanah Batak. Penyair ini dilahirkan di Medan, 26 Juli 1992, meninggal 28 April 1949 di Jakarta. Berpendidikan HIS dan MULO (tidak tamat). Nama penyair Chairil Anwar adalah nama yang identik dengan kesusastraan Indonesia. Setiap orang Indonesia yang mengecap pendidikan formal di negeri ini pasti mengenal namanya. Papara ini menunjukan bahwa Chairil Anwar sangat dikenal oleh sastrawan, khususnya sebagai penyair. Walaupun Chairil Anwar meninggal dunia pada usia relatif muda, 27 tahun, tetapi melalui karya-karyanya ia membuktikan kata-kata dalam sajaknya, Aku mau hidup seribu tahun lagi dalam karangan puisi yang berjudul Aku.

Hampir semua orang menyukai karya-karyanya. Namun bagi saya, karya-karyanya tersebut sangat mampu membius para penikmat seni sastra. Terlebih lagi dengan karyanya yang berjudul tentang "Cintaku Jauh Di Pulau". Puisi tersebut bercerita tentang romantisme yang dirundung pilu karena cinta tak sampai bertaut pada tempat yang sama alias jauh entah dimana, hingga pada akhirnya hanya ajal-lah yang mampu menceritakan cinta dua orang sejoli.

Chairil Anwar menjadi sangat terkenal karena dua hal. Pertama, ia menulis sajak-sajak bermutu tinggi dengan jenis sastra yang menyandang suatu idiologi atau pemikiran besar tertentu seperti perang, revolusi, dan sebagainya. Ahli sastra menyebut sastra jenis ini dengan istilah Sastra Mimbar, yaitu jenis sastra yang secara tematis yang sangat erat hubungannya dengan keadaan dan persoalan zaman. Hal ini dapat berupa tanggapan dari persoalan-persoalan besar di zaman itu. Beberapa karya Charil Anwar termasuk sastra mimbar adalah Aku, Catatan Tahun 1946, Perjanjian dengan Bung Karno, dan Kerawang Bekasi. Dan Untuk mengenang Chairil Anwar, Dewan Kesenian Jakarta memberikan anugerah sastra kepada para sastrawan dan penyair dengan nama Anugrah Sastra Chairil Anwar. 

Answered Feb 1, 2018

Question Overview


8 Followers
1149 Views
Last Asked 2 years ago

Related Questions


Adakah karya sastra yang memiliki tema tentang parfum?

Apakah yang dimaksud dengan penulisan kreatif?

Apa puisi Chairil Anwar yang paling Anda sukai?

Siapa sastrawan paling "nyastra" menurut Anda? Mengapa?

Mengapa pada masa sekarang sangat sedikit penulis Indonesia yang memiliki kualitas layaknya Pramoedya Ananta Toer?

Dari mana cara termudah memulai mencari ide untuk menulis novel?

Bagaimana cara paling efektif untuk mengembangkan alur dalam menulis novel?

Bagaimana proses kreatif saat pertama kali menulis novel?

Siapakah menurut Anda yang patut disamakan kualitas penulisannya dengan Pramoedya Ananta Toer?

Mungkinkah Pramoedya Ananta Toer mengkader seseorang agar mampu menjadi penerusnya? Siapa dia?

Siapa sastrawan perempuan Indonesia favorit kamu?

Novel Es Ito mana yang lebih Anda suka? Negara Kelima atau Rahasia Meede? Mengapa?

Siapakah Arswendo Atmowiloto?

Apa yang Anda ketahui tentang Dewi 'Dee' Lestari?

Buku karangan Dewi 'Dee' Lestari yang mana yang paling Anda suka?

Siapakah Ayu Utami?

Apa definisi sastra?

Apa novel favorit kamu?

Apa yang kamu tahu tentang Filologi?

Apakah yang kamu tahu tentang Hikayat Kalila dan Damina?

Apa yang kamu tahu antara bahasa Indonesia dengan bahasa Melayu?

Pesan apa yang dapat kamu ambil dari Novel Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari?

Karya sastra apa saja yang kamu tahu sebagai karya sastra mainstream?

Alasan apa yang membuatmu menyukai karya-karya Sapardi Djoko Damono?

Apa hal yang menarik dari puisi-puisi karya Joko Pinurbo?

Apa yang kamu tahu tentang Puisi Mbeling?

Apa itu Mazhab Frankfurt?

Bagaimana perkembangan Mazhab Frankfurt dalam konteks budaya populer?

Apa yang dimaksud dengan Teori Fetisisme Komoditas?

Apa perbedaan antara budaya massa dan masyarakat massa?

Apakah kaitan antara budaya massa dan amerikanisasi?

Apa pendapat Anda tentang amerikanisasi dan kritik atas Teori Budaya Massa?

Bagaimana pengaruh industri budaya terhadap musik pop?

Apakah kaitan antara James Bond dan strukturalisme?

Bagaimanakah konsep hegemoni Gramsci?

Sejauh manakah batasan-batasan dalam Posmodernisme?