selasar-loader

Apa makna dari lagu Hymne Guru?

Last Updated May 7, 2017

2 answers

Sort by Date | Votes
Andara Geofani
Suka membaca, Engineer, Hobi Makan

Hari Guru Nasional Indonesia diperingati setiap tanggal pada 25 November. Hal ini bermula dari adanya kongres guru untuk mendukung kemerdekaan Indonesia yang ditandai dengan terbentuknya Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) pada tanggal 24 – 25 November 1945 bertempat di Surakarta. Selain sebagai Hari Guru Nasional,  25 November juga diperingati sebagai hari ulang tahun PGRI.

Hari Guru Nasional ini sudah dicetuskan sejak tahun 1994 lalu dengan tertulisnya keputusan presiden, yaitu Kepres No. 78 Tahun 1994 dan juga ditulis di UU No. 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen yang menetapkan tanggal 25 November merupakan hari guru nasional yang diperingati bersamaan dengan ulang tahun PGRI.

bugvoYT5n7h5NthmSE7nKG5v2d_t6s10.jpg

Biasanya sekolah-sekolah di Indonesia akan mengadakan upacara peringatan Hari Guru Nasional. Adapun salah satu lagu yang sering dinyanyikan dalam acara peringatan Hari Guru Nasional adalah lagu Himne Guru.

Sebuah lagu yang liriknya menggambarkan pentingnya peran guru dalam mendidik dan mencerdaskan anak bangsa. Lagu Hymne Guru diciptakan oleh Sartono seorang guru SMP asal Madiun pada tahun 1980-an.

Lagu tersebut merupakan ungkapan perasaaan Sartono sebagai seorang guru. Perasaan tersebut tertuang dalam hymne guru yang sering dinyanyikan dalam peringatan Hardiknas atau Hari Guru.

Berikut ini adalah lirik Hymne Guru.

Terpujilah wahai engkau ibu bapak guru
Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku
Semua baktimu akan kuukir di dalam hatiku
Sebagai prasasti terima kasihku
Tuk pengabdianmu

Engkau sebagai pelita dalam kegelapan
Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan
Engkau patriot pahlawan bangsa
Tanpa tanda jasa

Dalam lirik lagu Hymne Guru karya Sartono termuat banyak hal yang berkaitan dengan guru yang dapat menjadi sosok pahlawan bagi banyak pribadi.

wJZ5RZWK_GjvZ45pTWxMErkM4uKLb1fK.jpg

1. Pengabdian guru

Guru adalah ibu dan bapak bagi siswa selama di sekolah. Apabila dibandingkan dengan jumlah jam pertemuan antara ibu kandung  dan ayah kandung di rumah dengan ibu dan bapak guru di sekolah, tentunya lebih banyak jumlah jam pertemuan siswa dengan ibu dan bapak gurunya di sekolah. Fakta ini didukung dengan kegiatan bekerja orang tua yang melebihi jam sekolah anaknya.

Kondisi antara siswa dengan guru yang begitu dekat memungkinkan seorang siswa untuk selalu berdekatan dengan gurunya. Bahkan dapat menjadikan gurunya sebagai seorang konselor untuk dirinya dalam segala masalah baik itu masalah keluarga maupun masalah di sekolah.

Meskipun seperti itu, sejumlah siswa pada masa kini tidak lagi menganggap pekerjaan guru sebagai pengabdian yang dapat menjadikan dirinya hormat kepada gurunya dengan tulus tanpa imbalan di belakangnya. Seorang siswa pada dasarnya menghormati gurunya, bahkan dalam kondisi yang khusus menakuti gurunya dengan NILAI sebagai alasan kuat di baliknya. Hal tersebut sangat disayangkan karena sebenarnya guru adalah sosok pengabdi yang seharusnya menjadi ibu yang seharusnya pula menghilangkan batas-batas antara siswa dengan guru. Akan tetapi hal itu belum terjadi di kalangan sekolah.

Keadaan siswa yang demikian kemudian diperparah dengan sikap guru kepada siswa. Siswa yang takut menjadikan guru semakin menakut-nakuti siswa dengan NILAI mereka. Akibatnya, siswa merasa terancam.

2. Penerang

Kata pelita dalam kalimat tersebut diartikan sebagai penerang seperti lampu, lilin, dan kandil yang di dalamnya terkandung makna khusus karena pelita digunakan sebagai lambang atau simbol, yaitu petunjuk.

Setelah itu di sebelahnya terdapat frasa dalam kegelapan yang berarti kondisi gelap yang sedang terjadi. Namun mengandung makna dalam ketidaktahuan. Apabila disatukan, maka kalimat tersebut memiliki makna bahwa guru adalah sosok orang yang dapat memberikan petunjuk bagi ketidaktahuan siswanya selama di sekolah.

Contohnya adalah selama pembelajaran. Ketika seorang anak duduk di bangku TK, siswa diajak bermain untuk menggerakkan tubuhnya agar lincah. Tidak jarang pula di jenjang TK diajarkan keterampilan membaca,  menulis, dan berhitung (calistung) sehingga sebelum memasuki jenjang SD (Sekolah Dasar), siswa dapat membaca, menulis, dan berhitung. Aktivitas membaca, menulis, dan berhitung adalah petunjuk bagi siswa yang semula tidak memiliki pengetahuan tentang ketiga hal itu.

Pada jenjang SD, petunjuk yang diberikan guru semakin meningkat. Dengan menggunakan bekal keterampilan dasar dalam membaca, menulis, dan berhitung yang diperolehnya ketika TK sehingga siswa tingkat SD dapat memperoleh banyak petunjuk terkait dengan aktivitas alam yang belum diketahuinya seperti gunung meletus, tsunami, gaya gravitasi, sejarah perang memperjuangkan kemerdekaan, cara menghitung luas lingkaran, dan pengetahuan yang lainnya yang belum diketahui.

Pada jenjang SMP, petunjuk yang diperoleh siswa semakin bertambah banyak. Begitu pun pada jenjang SMA. Segala petunjuk yang berupa ilmu pengetahuan tersebut diharapkan dapat menambah wawasan siswa tentang lingkungan sekitarnya. Siswa pun semakin mengembangkan dirinya menjadi lebih dewasa.

3. Jawaban segala pertanyaan

Dalam proses mengembangkan ketidaktahuannya menjadi tahu, siswa mengajukan banyak pertanyaan untuk memuaskannya akan keraguannya terhadap pengetahuan yang diberikan guru dan fenomena alam yang terjadi. Orang pertama yang menjadi rujukan siswa untuk mencari jawaban atas pertanyaannya adalah guru. Meskipun kini, guru menjadi orang kedua setelah internet bagi siswa.

4.  Pahlawan

Tidak akan ada profesi dokter tanpa adanya peran guru di dalamnya. Tidak akan ada sosok presiden yang dikagumi semua orang tanpa adanya peran guru di dalamnya. Bahkan, tidak ada profesi peneliti tanpa adanya peran guru. Semua bidang dibantu guru dalam prosesnya. Apabila semua profesi dihubungkan dengan pemberian tanda jasa berupa lambang, maka guru tidak ada. Misalnya, profesi TNI yang juga memberikan jasa pertahanan bagi negara diberikan tanda jasa berupa lambang pangkat yang disematkan di pakaiannya, tetapi guru tidak membutuhkan itu di pakaiannya. Karena ialah PATRIOT BANGSA

Lagu Hymne Guru diciptakan oleh Sartono yang merupakan seorang mantan guru seni...(more)

Answered Mar 28, 2018
Anonymous

Insan pendidikan pasti semua sudah tahu dan hapal lagu berjudul "Pahlawan Tanpa Tanda Jasa" ciptaan Sartono yang sejak tahun 1994 disepakati sebagai Hymne Guru. Lagu ini berisi ungkapan rasa terima kasih dan penghormatan terhadap guru atas ilmu yang telah diberikannya.

Terpujilah, wahai engkau ibu bapak guru
Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku
Semua baktimu akan kuukir di dalam hatiku
Sbagai prasasti trima kasihku tuk pengabdianmu
Engkau sebagai pelita dalam kegelapan
Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan
Engkau patriot pahlawan bangsa, tanpa tanda jasa

Tapi tahukah kamu telah terjadi perubahan lirik lagu?

YQrkf2DZTIPHWsiVTTMU56qIV3nGlAGH.jpg

Sejak peringatan Hari Guru ke-25 tahun 2008, telah terjadi perubahan lirik lagu loh untuk menyesuaikan dengan kondisi guru di masa sekarang. Untuk itu Sartono bernegoisasi dengan Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan Departemen Pendidikan Nasional.

Perubahan tersebut terletak pada baris terakhir dimana lirik "..pahlawan bangsa, tanpa tanda jasa." digantikan dengan "..pahlawan bangsa, insan cendekia."

Inilah lirik lagu Hymne Guru terbaru dengan judul "Pahlawan Bangsa Pembangun Insan Cendekia" tersebut,

Terpujilah, wahai engkau ibu bapak guru
Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku
Semua baktimu akan kuukir di dalam hatiku
Sbagai prasasti trima kasihku tuk pengabdianmu
Engkau sebagai pelita dalam kegelapan
Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan
Engkau patriot pahlawan bangsa, insan cendekia

Answered Apr 17, 2018

Question Overview


3 Followers
4721 Views
Last Asked 2 years ago

Related Questions


Adakah keterlibatan Indonesia pada Perang Dunia II?

Bagaimana sebenarnya hubungan Jokowi dengan Ahok?

Pernahkah Anda bertemu Presiden Joko Widodo?

Hal-hal apa sajakah yang harus dipenuhi agar Indonesia menjadi pemimpin budaya populer dunia?

Foto apa saja yang bisa mengubah cara pandang kita tentang Indonesia?

Apa yang Anda banggakan dari Indonesia saat bertemu masyarakat internasional?

Masakan/makanan Indonesia apa yang menurut Anda paling mungkin go international?

Mengapa bangsa Indonesia dapat sebegitu lamanya dijajah oleh Belanda?

Makanan/masakan Indonesia apa yang paling memiliki nilai sejarah tinggi?

Apa yang membuat beberapa suku di Indonesia masih tetap bertahan dengan gaya hidup tradisionalnya, misalnya Suku Badui?

Apakah Xenophobia adalah konsekuensi logis dari Nasionalisme?

Bagaimana Anda memandang desa?

Seberapa dalam Anda mengenal Indonesia?

Seberapa nasionaliskah keturunan Cina di Indonesia?

Apa yang membuat Anda bangga menjadi orang Indonesia?

Bagaimana cara menanamkan nasionalisme kepada Gen Y/Net Genner/Millenials?

Apakah Anda rela jika Indonesia dihancurkan?

Apa makna dari lagu Indonesia Raya?

Apa makna dari lagu Indonesia Jaya?

Apa makna dari lagu Bagimu Negeri?

Apa lagu yang paling menggetarkan hati yang pernah Anda dengarkan?

Apa yang Anda rasakan saat pertama kali mendengarkan musikalisasi puisi berikut ini?

Apa yang Anda pikirkan tentang lagu Surti Tejo karya Jamrud?

Ketika dia yang kau sayang sangat akhirnya pergi menyakitimu, akankah kau terus tenggelam?

Apa lagu anak-anak yang masih melekat di benak Anda hingga kini?

Apa lagu Nike Ardila yang paling anda suka, mengapa?

Lagu Jamal Mirdad apa yang paling Anda sukai? Mengapa?

Apakah Anda mempunyai kenangan khusus dengan musik atau lirik lagu tertentu sehingga sulit melupakannya?

Apa lirik lagu, jenis musik atau suara penyanyi yang mampu menghadirkan kenangan masa lalu?

Apa musik, lagu atau lirik lagu yang tidak ingin Anda dengar lagi dan apa sebabnya?