selasar-loader

Apa makna dari lagu Ibu Kita Kartini?

Last Updated May 7, 2017

2 answers

Sort by Date | Votes
Ade Ratri
Konselor pendidikan

Sosok perempuan Jawa bernama Raden Ajeng Kartini memang sangat akrab di telinga masyarakat Indonesia. Nama Kartini biasanya mulai dikenal sejak masa pendidikan taman kanak-kanan berkat lagu berjudul Ibu Kita Kartini juga perayaan hari Kartini setiap tanggal 21 April.

1fXWG8I0PmCV8Li7S_lbFPQe7qnKp7Ze.jpg

Berikut adalah lirik lagu Ibu Kita Kartini

Ibu kita Kartini
Putri sejati
Putri Indonesia
Harum namanya

Ibu kita Kartini
Pendekar bangsa
Pendekar kaumnya
Untuk merdeka 

Wahai ibu kita Kartini
Putri yang mulia
Sungguh besar cita-citanya
Bagi Indonesia 

Ibu kita Kartini
Putri jauhari
Putri yang berjasa
Se Indonesia 

Ibu kita Kartini
Putri yang suci
Putri yang merdeka
Cita-citanya 

Wahai ibu kita Kartini
Putri yang mulia
Sungguh besar cita-citanya
Bagi Indonesia 

Ibu kita Kartini
Pendekar bangsa
Pendeka kaum ibu
Se-Indonesia

Ibu kita Kartini
Penyuluh budi
Penyuluh bangsanya
Karena cintanya 

Wahai ibu kita Kartini
Putri yang mulia
Sungguh besar cita-citanya
Bagi Indonesia

Lirik lagu tersebut begitu akrab didengar oleh hampir seluruh rakyat Indonesia, sebab lagu Ibu kita Kartini selalu diajarkan di sekolah-sekolah di Indonesia sejak masa pendidikan Taman Kanak-kanak.

Lagu Ibu Kita Kartini merupakan lagu untuk mengenang perjuangan Kartini sebagai tokoh penggerak emansipasi perempuan khususnya perempuan Jawa di masa itu yang tak memiliki hak yang sama dengan kaum lelaki. Bahkan saat itu, peran dan kedudukan wanita sangat dipinggirkan.

OnMnEEfXpRoFFBKETRQ7DZBU2RpTFa3-.png

Ibu Kartini dikenal sebagai salah satu tokoh penggerak emansipasi perempuan Indonesia. Di zaman ibu Kartini dulu, posisi perempuan berada di bawah laki-laki. Salah satu contohnya adalah keterbatasan ruang bagi perempuan untuk belajar.

Ibu Kartini saja sudah merasakan dipingit sejak usia 12 tahun. Meski terpaksa tak melanjutkan sekolah, bukan berarti ibu Kartini berhenti begitu saja. Beliau rutin menulis surat untuk teman-temannya di Eropa untuk berbagi ilmu dan kisah.

Impian terbesar ibu Kartini adalah kesetaraan pendidikan untuk kaum perempuan agar kedudukan perempuan pun bisa sejajar dengan laki-laki.

Ibu kita Kartini putri sejati
Putri Indonesia harum namanya
Ibu kita Kartini pendekar bangsa
Pendekar kaumnya untuk merdeka

Lirik ini ingin menjelaskan tentang sosok ibu Kartini yang menjadi salah satu pahlawan di Indonesia. Jasa beliau yang paling dikenang adalah perjuangan emansipasi perempuan. Tanpa beliau, mungkin perempuan Indonesia tak bisa bebas melakukan banyak hal seperti sekarang ini. Tanpa beliau, mungkin saat ini perempuan Indonesia belum mampu mengenyam pendidikan atau bahkan memiliki karier yang cemerlang.

Wahai ibu kita Kartini putri yang mulia
Sungguh besar cita-citanya bagi Indonesia

Ibu Kartini punya impian besar yang ingin kamu raih dalam hidupnya. Namun, impian ibu Kartini bukan hanya sekadar tentang diri beliau sendiri. Beliau bermimpi besar untuk kemajuan Indonesia, terutama kaum perempuan. Karena mimpinyalah ini sekarang perempuan Indonesia memiliki hak yang setara dengan kaum laki-laki.

Ibu kita Kartini putri jauhari
Putri yang berjasa se-Indonesia
Ibu kita Kartini putri yang suci
Putri yang merdeka cita-citanya

Bait kedua lagu ini ingin menggambarkan cita-cita ibu Kartini yang tak terbatas. Dulu perempuan selalu dibatasi haknya. Jangankan bermimpi untuk bisa sekolah tinggi, bercita-cita pun rasanya tak sanggup. Oleh sebab itu, lirik "putri yang merdeka cita-citanya" berarti keberanian ibu Kartini dalam bermimpi, termasuk menerobos hal yang dianggap tabu kala itu. Jadi, sudah saatnya perempuan Indonesia meneladani sosok Ibu Kartini ini tanpa kecuali.

Ibu kita Kartini pendekar bangsa
Pendeka kaum ibu se-Indonesia
Ibu kita Kartini penyuluh budi
Penyuluh bangsanya karena cintanya

Di bait ketiga, kembali ditegaskan tentang cita-cita mulia ibu Kartini bagi Indonesia. Inilah bentuk kecintaan beliau pada bangsa ini, yaitu melalui perjuangan kemajuan bagi para perempuan. Karena segala perjuangan dan jasanyalah, Indonesia dan para perempuannya berutang budi padanya.

vW12zWRH-qL3bzLTVcQ9H58xwopnWQtD.jpg

Lagu ini diharapkan bukan hanya lagu yang dinyanyikan sebagai sebagai formalitas belaka, tetapi sebisa mungkin dijadikan penyemangat dan pengingat perjuangan beliau dalam memperjuangkan nasib kaum perempuan khususnya.

Emansipasi wanita sampai saat ini salah satu hasil perjuangan beliau dalam memperjuangan nasib perempuan agar tidak hanya menjadi kaum minoritas.

Lalu siapakah pencipta lagi Ibu Kita Kartini?

Ibu Kita Kartini adalah lagu ciptaan Wage Rudolf Soepratman atau biasa dikenal dengan nama WR Soepratman, yang merupakan pencipta lagu Indonesia Raya.

Nama Rudolf pada W.R Soepratman adalah pemberian kakak iparnya, yaitu WM van Eldik supaya bisa bersekolah di Europese Lagere School (ELS) yang cuma menerima orang Eropa dan Belanda.

Sayangnya, trik tersebut tak bertahan lama karena Wage akhirnya ketahuan dan dikeluarkan dari ELS lalu pindah ke Sekolah Melayu.

W.R Supratman terkenal sebagai seorang komposer dan pencipta lagu kebangsaan Indonesia Raya. Beliau lahir di Jakarta 9 Maret 1903, meninggal di Surabaya 17 Agustus 1938, dimakamkan di Surabaya.

AAPUDmd7SYkZ3uIMB99cQZHeUuFML4f_.jpg

W.R Soepratman adalah keturunan dari pasangan Djoemeno Senen dan Siti Senen. Djoemeno Senen pernah bergabung dengan tentara KNIL (kesatuan tentara Hindia Belanda). Hari kelahiran W.R Soepratman telah ditetapkan pada tanggal 9 Maret 1903 pada saat Megawati Soekarnoputri menjabat sebagai presiden.

Namun Pengadilan Negeri Purworejo telah menerbitkan keputusan bahwa tanggal kelahiran Wage (nama sebutan W.R Soepratman) yang benar sesuai fakta adalah tanggal 19 Maret 1903. Baik tanggal 9 atau 19 Maret sama-sama jatuh pada hari pasaran Wage.

Di banyak buku sejarah, ditemukan informasi tempat kelahiran W.R Soepratman yang masih menjadi ambigu, ada yang menuliskan lahir di Jakarta, tetapi ada juga yang menuliskan di Surabaya.

Namun, berdasarkan pengakuan Roekijem, kakak W.R Soepratman kepada penulis biografinya, W.R Soepratman lahir di Jakarta, tetapi dimakamkan di Surabaya.

Selain tanggal, Pengadilan Negeri Purworejo juga telah menerbitkan keputusan tentang tempat kelahiran W.R Soepratman yaitu di Dukuh Trembelang, Desa Somongari, Kecamatan...(more)

Answered Apr 5, 2018
Juwita Purnamasari
Penyuka kucing; Make Up Artist; Hobi Belanja

Lirik Lagu Ibu Kita Kartini
Karangan / Ciptaan : W.R. Supratman

Ibu kita Kartini
Putri sejati
Putri Indonesia
Harum namanya

Ibu kita Kartini
Pendekar bangsa
Pendekar kaumnya
Untuk merdeka 

Wahai ibu kita Kartini
Putri yang mulia
Sungguh besar cita-citanya
Bagi Indonesia 

Ibu kita Kartini
Putri jauhari
Putri yang berjasa
Se Indonesia 

Ibu kita Kartini
Putri yang suci
Putri yang merdeka
Cita-citanya 

Wahai ibu kita Kartini
Putri yang mulia
Sungguh besar cita-citanya
Bagi Indonesia 

Ibu kita Kartini
Pendekar bangsa
Pendeka kaum ibu
Se-Indonesia

Ibu kita Kartini
Penyuluh budi
Penyuluh bangsanya
Karena cintanya 

Wahai ibu kita Kartini
Putri yang mulia
Sungguh besar cita-citanya
Bagi Indonesia

Lagu Ibu Kita Kartini ini memiliki makna yang dalam mengenai peran seorang wanita pribumi ketika zaman penjajahan. Meskipun berada di rumah, R.A Kartini aktif dalam melakukan korespondensi atau surat-menyurat dengan temannya yang berada di Belanda sebab beliau juga fasih dalam berbahasa Belanda. Dari sinilah kemudian, Kartini mulai tertarik dengan pola pikir perempuan Eropa yang ia baca dari surat kabar, majalah serta buku-buku yang ia baca.

OIza2q_RJ0s5E8SAREVeh2Z0Wlx26uJy.jpg

Hingga kemudian ia mulai berpikir untuk berusaha memajukan perempuan pribumi sebab dalam pikirannya kedudukan wanita pribumi masih tertinggal jauh atau memiliki status sosial yang cukup rendah kala itu.

R.A Kartini banyak membaca surat kabar atau majalah-majalah kebudayaan eropa yang menjadi langganannya yang berbahasa belanda, di usiannya yang ke 20, ia bahkan banyak membaca buku-buku karya Louis Coperus yang berjudul De Stille Kraacht, karya Van Eeden, Augusta de Witt serta berbagai roman-roman beraliran feminis yang kesemuanya berbahasa belanda, selain itu ia juga membaca buku karya Multatuli yang berjudul Max Havelaar dan Surat-Surat Cinta.

 ...Agama harus menjaga kita daripada berbuat dosa, tetapi berapa banyaknya dosa diperbuat orang atas nama agama itu - (R.A Kartini)."

 Ketertarikannya dalam membaca kemudian membuat beliau memiliki pengetahuan yang cukup luas soal ilmu pengetahuan dan kebudayaan, R.A Kartini memberi perhatian khusus pada masalah emansipasi wanita melihat perbandingan antara wanita eropa dan wanita pribumi.

Selain itu ia juga menaruh perhatian pada masalah sosial yang terjadi menurutnya, seorang wanita perlu memperoleh persamaan, kebebasan, otonomi serta kesetaraan hukum.

Surat-surat yang kartini tulis lebih banyak berupa keluhan-keluhan mengenai kondisi wanita pribumi dimana ia melihat contoh kebudayaan jawa yang ketika itu lebih banyak menghambat kemajuan dari perempuan pribumi ketika itu. Ia juga mengungkapkan dalam tulisannya bahwa ada banyak kendala yang dihadapi perempuan pribumi khususnya di Jawa agar bisa lebih maju.

Kartini menuliskan penderitaan perempuan di jawa seperti harus dipingit, tidak bebas dalam menuntuk ilmu atau belajar, serta adanya adat yang mengekang kebebasan perempuan.

Cita-cita luhur R.A Kartini adalah ia ingin melihat perempuan pribumi dapat menuntut ilmu dan belajar seperti sekarang ini. Gagasan-gagasan baru mengenai emansipasi atau persamaan hak wanita pribumi olah Kartini, dianggap sebagai hal baru yang dapat merubah pandangan masyarakat. Selain itu, tulisan-tulisan Kartini juga berisi tentang yaitu makna Ketuhanan, Kebijaksanaan dan Keindahan, peri kemanusiaan dan juga Nasionalisme. Inilah yang menjadi keistimewaaan RA Kartini.

Kartini juga menyinggung tentang agama, misalnya ia mempertanyakan mengapa laki-laki dapat berpoligami, dan mengapa mengapa kitab suci itu harus dibaca dan dihafal tanpa perlu kewajiban untuk memahaminya.

Teman wanita Belanda nya Rosa Abendanon, dan Estelle "Stella" Zeehandelaar juga mendukung pemikiran-pemikiran yang diungkapkan oleh R.A Kartini. Sejarah mengatakan bahwa Kartini diizinkan oleh ayahnya untuk menjadi seorang guru sesuai dengan cita-cita namun ia dilarang untuk melanjutkan studinya untuk belajar di Batavia ataupun ke Negeri Belanda.

Hingga pada akhirnya, ia tidak dapat melanjutanya cita-citanya baik belajar menjadi guru di Batavia atau pun kuliah di negeri Belanda meskipun ketika itu ia menerima beasiswa untuk belajar kesana sebab pada tahun 1903 pada saat R.A Kartini berusia sekitar 24 tahun, ia dinikahkan dengan K.R.M. Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat yang merupakan seorang bangsawan dan juga bupati di Rembang yang telah memiliki tiga orang istri.

Meskipun begitu, suami R.A Kartini ykni K.R.M. Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat memahami apa yang menjadi keinginan R.A KArtini sehingga ia kemudian diberi kebebasan untuk mendirikan sekolah wanita pertama yang kemudian berdiri di sebelah kantor pemerintahan Kabupaten Rembang yang kemudian sekarang dikenal sebagai Gedung Pramuka.

Pernikahan R.A Kartini Hingga Wafatnya

Dari pernikahannya dengan K.R.M. Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat, R.A Kartini kemudian melahirkan anak bernama Soesalit Djojoadhiningrat yang lahir pada tanggal 13 September 1904, Namun miris, beberapa hari kemudian setelah melahirkan anaknya yang pertama, R.A Kartini kemudian wafat pada tanggal 17 September 1904 di usianya yang masih sangat muda yaitu 24 tahun. Beliau kemudian dikebumikan di Desa Bulu, Kabupaten Rembang.

Berkat perjuangannya kemudian pada tahun 1912, berdirilah Sekolah Wanita oleh Yayasan Kartini di Semarang kemudian meluas ke Surabaya, Yogyakarta, Malang, Madiun, Cirebon serta daerah lainnya. Sekolah tersebut kemudian diberi nama "Sekolah Kartini" untuk menghormati jasa-jasanya. Yayasan Kartini ini keluarga Van Deventer, seorang tokoh Politik Etis di era kolonial Belanda.

Terbitnya Buku 'Habis Gelap Terbitlah Terang'

Trj6ybc7CCvPvF6QqLazK-DpJWh9yORB.jpg

Sepeninggal R.A Kartini, kemudian seorang pria belanda bernama J.H. Abendanon yang ketika itu menjabat sebagai Menteri Kebudayaan, Agama dan Kerajinan Hindia Belanda mulai mengumpulkan surat-surat yang pernah ditulis oleh R.A Kartini ketika ia aktif melakukan korespondensi dengan teman-temannya yang berada di Eropa ketika itu.

Dari situ kemudian disusunlah buku yang awalnya berjudul 'Door Duisternis tot Licht' yang kemudian diterjemahkan dengan judul Dari...(more)

Answered Apr 17, 2018

Question Overview


3 Followers
1638 Views
Last Asked 2 years ago

Related Questions


Adakah keterlibatan Indonesia pada Perang Dunia II?

Bagaimana sebenarnya hubungan Jokowi dengan Ahok?

Pernahkah Anda bertemu Presiden Joko Widodo?

Hal-hal apa sajakah yang harus dipenuhi agar Indonesia menjadi pemimpin budaya populer dunia?

Foto apa saja yang bisa mengubah cara pandang kita tentang Indonesia?

Apa yang Anda banggakan dari Indonesia saat bertemu masyarakat internasional?

Masakan/makanan Indonesia apa yang menurut Anda paling mungkin go international?

Mengapa bangsa Indonesia dapat sebegitu lamanya dijajah oleh Belanda?

Makanan/masakan Indonesia apa yang paling memiliki nilai sejarah tinggi?

Apa yang membuat beberapa suku di Indonesia masih tetap bertahan dengan gaya hidup tradisionalnya, misalnya Suku Badui?

Apakah Xenophobia adalah konsekuensi logis dari Nasionalisme?

Bagaimana Anda memandang desa?

Seberapa dalam Anda mengenal Indonesia?

Seberapa nasionaliskah keturunan Cina di Indonesia?

Apa yang membuat Anda bangga menjadi orang Indonesia?

Bagaimana cara menanamkan nasionalisme kepada Gen Y/Net Genner/Millenials?

Apakah Anda rela jika Indonesia dihancurkan?

Apa makna dari lagu Indonesia Raya?

Apa makna dari lagu Indonesia Jaya?

Apa makna dari lagu Bagimu Negeri?

Apa lagu yang paling menggetarkan hati yang pernah Anda dengarkan?

Apa yang Anda rasakan saat pertama kali mendengarkan musikalisasi puisi berikut ini?

Apa yang Anda pikirkan tentang lagu Surti Tejo karya Jamrud?

Ketika dia yang kau sayang sangat akhirnya pergi menyakitimu, akankah kau terus tenggelam?

Apa lagu anak-anak yang masih melekat di benak Anda hingga kini?

Apa lagu Nike Ardila yang paling anda suka, mengapa?

Lagu Jamal Mirdad apa yang paling Anda sukai? Mengapa?

Apakah Anda mempunyai kenangan khusus dengan musik atau lirik lagu tertentu sehingga sulit melupakannya?

Apa lirik lagu, jenis musik atau suara penyanyi yang mampu menghadirkan kenangan masa lalu?

Apa musik, lagu atau lirik lagu yang tidak ingin Anda dengar lagi dan apa sebabnya?