selasar-loader

Apa perbedaan antara hidup di desa dan perkotaan?

Last Updated Apr 22, 2017

3 answers

Sort by Date | Votes
Hari Nugroho
Medical Doctor with Addiction Medicine training

OsGlm_mm9ZExXGTZ-xrprYp7Sr08DCtn.gif 

 

Sebenarnya tidak ada perbedaan antara hidup di desa dan di kota, sama-sama harus makan, melanjutkan keturunan dan melakukan suatu interaksi sosial. Yang membuat beda adalah bagaiamana kemudian orang yang tinggal di desa atau di kota bereaksi terhadap stimulus yang mereka terima, tentu stimulus ini bermacam-macam.

Saya mengalami episode hidup yang berbeda-beda, lahir hingga smp saya tinggal di pesisir utara pulau jawa, kabupaten kecil diantara tegal dan pekalongan, yaitu kabupaten pemalang. Sementara saat sma saya tinggal di salatiga, kota kecil yang di kelilingi gunung merbabu, gunung telomoyo, dan gunung ungaran. Baru selepas sma, saya tinggal selama 10 tahun di Jakarta yang panas dan sibuk. 2 tahun bekerja, saya memutuskan pindah ke rumah dinas di Kabupaten Bogor, di tengah dua gunung, Salak dan Gede Pangrango.

Perbedaan yang saya rasakan tentu saja ada, Pemalang dengan budaya pesisirnya, sangat-sangat religious di satu sisi, dan agak kasar disisi lainnya. Sebaliknya Salatiga kota kecil di tengah gunung ini budaya Jawa Tengah sangat kental, orang-orang satu kampung akan saling menyapa dan meminta ijin ketika lewat, atau justru menawarkan untuk mampir. Hal ini sangat beda dengan budaya jawa di pemalang, hal-hal demikian tidak sekental ketika saya hidup di Salatiga. Meski orang-orang juga masih saling mengenal meskipun dari kampung yang agak jauh. Jakarta yang sibuk, sangat hiruk pikuk, orang banyak konsentrasi dengan usahanya mencari nafkah, kadang interaksi menjadi begitu minim, bahkan saling tidak kenal meski tetanggaan.

Memang hidup di kota besar seperti Jakarta banyak kebutuhan yang dapat diakses dengan mudah, kemajuan teknologi begitu mewarnai, meski tak semua warganya juga melek dengan teknologi tersebut, namun kehidupan di desa atau di kota kecil juga bikin kangen, dengan suasana alamnya, cara masyarakatnya berinteraksi, serta ketulusannya yg membekas.

Yang jelas di desa maupun di kota, masyarakat Indonesia masih dikenal sebagai masyarakat yang ramah, dan senang membantu. Semoga tetap demikian selamanya.

(keterangan gambar Via kaskus.co.id)

Answered Apr 24, 2017
Nauval El-Hessan
Humble servant of God

Smgc9df8hpItXRf7pMa9AZmZoW4TVPrr.jpg

Kalau "desa" diartikan dengan desa, bukan kota kecil, saya belum pernah tinggal dalam waktu yang sangat lama. Saya waktu itu hanya berlibur selama dua hari di desa. Akan tetapi, saya merasakan dua perbedaan yang mendasar.

Pertama, perbedaan itu terlihat dari suasana alam. Di kota, hampir tidak bisa ditemukan alam yang masih benar-benar alam. Bahkan mencari air yang jernih dan segar saja sudah sangat susah. Di desa, saya dapat menemukan itu hampir di setiap pelosok desa.

Kedua, perbedaan itu adalah fasilitas. Di desa, fasilitas masih sangat terbatas. Fasilitas itu misalkan penerangan dan jalan. Penerangan masih minim, sehingga masih berpacu pada penerangan alam (bulan dan bintang). Jalan masih banyak yang setapak. Meskipun tidak setapak, tapi jalan itu belum diaspal bahkan belum disemen.

 

sumber gambar : blogspot.com

Answered Apr 27, 2017
Ulfah Choirunnisa
Mahasiswi Pembangunan Wilayah UGM 2015 | www.ucgeolife.blogspot.com

1. Aksesibilitas

Lebih enakan di kota karena kota identik dengan CBD (Central Business District) dan dekat dengan pusat-pusat pelayanan

2. Kondisi lingkungan

Lebih nyaman di desa karena lebih bersih daripada di perkotaan. Kondisi fisik alamnya masih terjaga. sedangkan kota sudah banyak tercemar oleh polusi-polusi.

3. Ketenangan

Jelas lebih tenang di desa karena jauh atau cukup jauh dengan jalan raya dengan tingkat mobilisasi tinggi

4. Pekerjaan

Di desa cenderung banyak mata pencaharian sebagai petani dan berbasis hasil bumi, sedangkan perkotaan lebih banyak pekerjaan berbasis nonpetani dan lebih banyak di bagian jasa

Answered Mar 2, 2018

Question Overview


6 Followers
624 Views
Last Asked 2 years ago

Related Questions


Apakah hidup di desa membuat orang lebih bahagia?

Siapa Marwan Ja'far?

Siapa Eko Putro Sandjojo?

Apa yang membuat orang desa betah berlama-lama merantau ke kota?

Ceritakan tentang daerah asal Anda, dan buat orang lain tertarik mengunjunginya?

Apakah kelebihan dan kekurangan hidup di desa?

Jika harus memilih, Anda lebih memilih untuk tinggal di desa atau perkotaan? Mengapa?

Di mana kota di Indonesia yang paling layak dan nyaman untuk ditinggali?

Kabupaten atau kota apa yang mengalami perubahan signifikan di Indonesia?

Apa saja hal yang Surabaya lebih baik dari kota lain?

Apa pendapat anda mengenai peristiwa perampokan dan pembunuhan yang terjadi di Pulomas?

Mengapa kejahatan atau tindakan kriminal sering terjadi di daerah perkotaan?

Bagaimana Anda memandang desa?

Apa yang membuat kota Bandung demikian memikat dan berkesan buat Anda?

Apa yang membuat kota Jakarta demikian memikat dan berkesan buat Anda?

Apa yang membuat kota Semarang demikian memikat dan berkesan buat Anda?

Apa yang membuat kota Surabaya demikian memikat dan berkesan buat Anda?

Apa pengalaman terburuk yang pernah Anda alami seumur hidup?

Apa pengalaman terbaik/terindah yang pernah Anda alami sepanjang hidup Anda?

Bagaimana cara Anda meniti karier dari bawah sampai ke puncak?

Bagaimana rasanya ditipu/difitnah/dizalimi oleh orang lain?

Apa hal yang paling berbahaya/berisiko yang pernah Anda lakukan?

Apa pengalaman yang paling mengesankan selama hidup Anda?

Apa cerita nyata yang Anda alami tapi banyak orang tidak percaya?

Apa cerita hebat mengenai orang tua Anda yang akan ceritakan ke anak Anda?

Apa pengalaman kehidupan yang paling berkesan dalam diri Anda?

Apa hal paling menyedihkan yang pernah Anda dengar, baca, dan lihat?