selasar-loader

Mana yang akan Anda pilih, kerja di perusahaan dengan gaji besar tapi perusahaan itu belum stabil, atau kerja di perusahaan besar yang sudah stabil namun gajinya lebih kecil?

Last Updated Apr 20, 2017

3 answers

Sort by Date | Votes
Anonymous

Bekerja di perusahaan yang belum stabil, namun dengan gaji yang besar.

bCSTExk0h-YenxaLCJ-tWktX-mjtsbLo.jpg

Saya lebih memilih bekerja di perusahaan yang belum stabi, namun gajinya besar. Menurut saya, bekerja di perusahaan besar, namun memiliki gaji yang kecil, sama saja berada di ruang yang sempit. Perusahaan besar pasti banyak peminatnya dan pasti akan banyak saingannya. Selain itu, gaji yang kecil juga tidak bisa menjamin saya bisa bekerja dengan baik. 

Jika saya bekerja di perusahaan yang belum stabil, namun gajinya besar, saya berniat bekerja dengan baik bersama tim untuk membantu menstabilkan perusahaan tersebut. Upah yang besar tersebut adalah pacuan saya untuk bekerja lebih baik. Jika karyawannya saja sudah dijamin dengan upah besar, maka untuk bekerja pun akan semangat.

Semangat para karyawan tersebut tentunya akan membuat perusahaan yang tadinya tidak stabil, menjadi stabil karena kinerja yang baik dari karyawan. 

Oleh karena itu, jangan takut bekerja di perusahaan baru atau perusahaan belum stabil karena kitalah yang bisa membuat perusahaan itu besar.

Answered Apr 28, 2017

Hasil gambar untuk stress karena kerja gajinya kecil

Mengenai pertanyaan di atas, saya akan lebih memilih untuk kerja di perusahaan besar yang sudah stabil namun gajinya lebih kecil. Mengapa? Karena saya akan memikirkan efek jangka panjangnya. Coba bayangkan jika Anda kerja di sebuah perusahaan dengan gaji besar tetapi perusahaan stabil. Memang, Anda akan mendapatkan banyak uang ketika kerja di sana tetapi bagaimana dengan beberapa tahun kemudian? 

Perusahaan yang belum stabil memiliki kemungkinan akan terjadi kemunduran atau kebangkrutan yang entah kapan hal itu akan teradi. Jika memilih opsi ini, menurut saya kita hanya memikirkan hari sekarang saja dan tidak memikirkan hari yang akan datang. Akan tetapi, lain lagi ceritanya jika kita memiliki keyakinan bahwa perusahaan tersebut akan stabil dan berkembang besar nantinya.

Sementara itu, jika kita bekerja di perusahaan besar yang stabil dengan gaji yang lebih kecil, kita sebenarnya sedang memikirkan masa yang akan datang. Perusahaan yang stabil memiliki kemungkinan bangkrut yang jauh lebih kecil daripada perusahaan yang belum stabil. Hal ini karena perusahaan yang stabil tentunya sudah memiliki sistem yang baik sehingga pemimpin dan pegawai-pegawainya dapat mengelola perusahaan dengan baik agar tidak terjadi kebangkrutan. Lalu, bagaimana dengan gaji yang lebih kecil daripada kerja di perusahaan yang belum stabil? Menurut saya, tidak masalah selama gajinya dapat mencukupi kebutuhan kita dan dapat kita tabung walaupun harus sedikit demi sedikit tapi pasti akan terkumpul karena kemungkinan kita diberhentikan dari perusahaan tersebut sangat kecil (lain lagi ceritanya jika kita malas bekerja). 

Mengenai gaji kecil, saya teringat oleh pesan ibu saya. Beliau mengatakan, "Kalau kamu pengen sukses, kamu harus merasakan dari bawah terlebih dahulu, lalu akan meningkat, meningkat, dan insya Alloh kamu akan sampai ke atas". Itulah salah satu pesan dari ibu saya yang insya Alloh mujarab bagi hidup saya.

Gambar via www.finansialku.com

Answered Apr 29, 2017
Dityas N. Permana
Penonton setia Keluarga Cemara

31iGZEfpNtHNNmnGdBGhZxXTDP6hpfg4.jpg

Saya akan memilih pekerjaan yang lebih saya sukai di antara kedua perusahaan tersebut. Masalah perusahaan tersebut stabil atau tidak, itu bukan hal yang menjadi kekhawatiran bagi saya. Sedangkan jika masalah gaji, kecil-besar itu relatif. Tapi, kalau memang pekerjaan yang saya sukai gajinya kecil di perusahaan yang sudah stabil, asal nominalnya masih manusiawi, masih bisa untuk saya hidup berdikari tanpa bantuan finansial untuk keperluan sehari-hari lagi dari orang tua, maka saya tidak masalah. Saya akan memilih pekerjaan tersebut, daripada harus memilih gaji besar, tapi dengan pekerjaan yang tidak saya sukai.

Begitu pula jika di perusahaan yang belum stabil, tapi pekerjaannya saya sukai, maka saya akan memilih pekerjaan tersebut dan mendapatkan gaji yang besar adalah bonusnya.

Karena berapa pun besar gajinya, jika tidak nyaman mengerjakan pekerjaannya hidup gak akan bahagia. Tapi juga, jika pekerjaannya kita sukai namun gajinya kecil yang at least tidak bisa membuat kita bertahan hidup secara berdikari, itu juga ga akan membuat hidup bahagia.

Karena bukan hanya work dan life yang harus balance, tapi juga antara menjalani passion dan menjalani realita harus juga seimbang. Karena untuk bisa bahagia menjalani passion, kamu juga harus bisa survive menjalani realita. Ya, kan? Artinya, bukan karena benefit oriented lantas jadi berpikiran seperti ini.

 

Ilustrasi via ourfreakingbudget.com

Answered Jul 15, 2017