selasar-loader

Budaya apa saja yang Anda ketahui berasal dari Jawa Tengah?

Last Updated Apr 18, 2017

1 answer

Sort by Date | Votes
Anonymous

Z91NYoBMFdx_RXP6pcQbW9wnsWUPm_eZ.jpg

Jawa Tengah adalah sebuah provinsi Indonesia yang terletak di bagian tengah Pulau Jawa. Provinsi ini berbatasan dengan Provinsi Jawa Barat di sebelah barat, Samudra Hindia dan Daerah Istimewa Yogyakarta  di sebelah selatan, Jawa Timur di sebelah timur, dan Laut Jawa di sebelah utara. Luas wilayah nya 32.548 km², atau sekitar 25,04% dari luas pulau Jawa. Provinsi Jawa Tengah juga meliputi Pulau Nusakambangan di sebelah selatan (dekat dengan perbatasan Jawa Barat), serta Kepulauan Karimun Jawa di Laut Jawa. 

 

Suku

Mayoritas penduduk Jawa Tengah adalah Suku Jawa. Jawa Tengah dikenal sebagai pusat budaya Jawa, di mana di kota Surakarta dan Yogyakarta terdapat pusat istana kerajaan Jawa yang masih berdiri hingga kini. Suku minoritas yang cukup signifikan adalah Tionghoa, terutama di kawasan perkotaan meskipun di daerah pedesaan juga ditemukan. Pada umumnya mereka bergerak di bidang perdagangan dan jasa. Komunitas Tionghoa sudah berbaur dengan Suku Jawa, dan banyak di antara mereka yang menggunakan Bahasa Jawa dengan logat yang kental sehari-harinya. Selain itu di beberapa kota-kota besar di Jawa Tengah ditemukan pula komunitas Arab-Indonesia. Mirip dengan komunitas Tionghoa, mereka biasanya bergerak di bidang perdagangan dan jasa. Di daerah perbatasan dengan Jawa Barat terdapat pula orang Sunda yang sarat akan budaya Sunda, terutama di wilayah Cilacap, Brebes, dan Banyumas. Di pedalaman Blora (perbatasan dengan provinsi Jawa Timur) terdapat komunitas Samin yang terisolir, yang kasusnya hampir sama dengan orang Kanekes di Banten.

 

 

 

Bahasa

Meskipun Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi, umumnya sebagian besar menggunakan Bahasa Jawa sebagai bahasa sehari-hari. Bahasa Jawa Dialek Solo-Jogja dianggap sebagai Bahasa Jawa Standar. Di samping itu terdapat sejumlah dialek Bahasa Jawa; namun secara umum terdiri dari dua, yakni kulonan dan timuran. Kulonan dituturkan di bagian barat Jawa Tengah, terdiri atas Dialek Banyumasan dan Dialek Tegal; dialek ini memiliki pengucapan yang cukup berbeda dengan Bahasa Jawa Standar. Sedang Timuran dituturkan di bagian timur Jawa Tengah, di antaranya terdiri atas Dialek Solo, Dialek Semarang. Di antara perbatasan kedua dialek tersebut, dituturkan Bahasa Jawa dengan campuran kedua dialek; daerah tersebut di antaranya adalah Pekalongan dan Kedu. Di wilayah-wilayah berpopulasi Sunda, yaitu di Kabupaten Brebes bagian selatan, dan kabupaten Cilacap utara sekitar kecamatan Dayeuhluhur, orang Sunda masih menggunakan bahasa Sunda dalam kehidupan sehari-harinya.

 

Berbagai macam dialek yang terdapat di Jawa Tengah:

1.     dialek Pekalongan

2.     dialek Kedu

3.     dialek Bagelen

4.     dialek Semarang

5.     dialek Pantai Utara Timur (Jepara, Rembang, Demak, Kudus, Pati)

6.     dialek Blora

7.     dialek Surakarta

8.     dialek Yogyakarta

9.     dialek Madiun

10. dialek Banyumasan (Ngapak)

11. dialek Tegal-Brebes

 

Agama

Sebagian besar penduduk Jawa Tengah beragama Islam dan mayoritas tetap mempertahankan tradisi Kejawen yang dikenal dengan istilah abangan. Agama lain yang dianut adalah Protestan, Katolik, Hindu , Budha, Kong Hu Cu, dan puluhan aliran kepercayaan. Penduduk Jawa Tengah dikenal dengan sikap tolerannya. Sebagai contoh di daerah Muntilan, kabupaten Magelang banyak dijumpai penganut agama Katolik, dan dulunya daerah ini merupakan salah satu pusat pengembangan agama Katolik di Jawa. Provinsi Jawa Tengah merupakan provinsi dengan populasi Kristen terbesar di Indonesia.

 

Berbagai Seni Dari Jawa Tengah

GAMELAN JAWA

Gamelan Jawa merupakan Budaya Hindu yang digubah oleh Sunan Bonang, guna mendorong kecintaan pada kehidupan Transedental (Alam Malakut)”Tombo Ati” adalah salah satu karya Sunan Bonang. Sampai saat ini tembang tersebut masih dinyanyikan dengan nilai ajaran Islam, juga pada pentas-pentas seperti: Pewayangan, hajat Pernikahan dan acara ritual budaya Keraton.

 

WAYANG KULIT

Kesenian wayang dalam bentuknya yang asli timbul sebelum kebudayaan Hindu masuk di Indonesia dan mulai berkembang pada jaman Hindu Jawa. Pertunjukan Kesenian wayang adalah merupakan sisa-sisa upacara keagamaan orang Jawa yaitu sisa-sisa dari kepercayaan animisme dan dynamisme. Menurut Kitab Centini, tentang asal-usul wayang Purwa disebutkan bahwa kesenian wayang, mula-mula sekali diciptakan oleh Raja Jayabaya dari Kerajaan Mamenang / Kediri. Sekitar abad ke-10 Raja Jayabaya berusaha menciptakan gambaran dari roh leluhurnya dan digoreskan di atas daun lontar. Bentuk gambaran wayang tersebut ditiru dari gambaran relief cerita Ramayana pada Candi Penataran di Blitar. Cerita Ramayana sangat menarik perhatiannya karena Jayabaya termasuk penyembah Dewa Wisnu yang setia, bahkan oleh masyarakat dianggap sebagai penjelmaan atau titisan Batara Wisnu. Figur tokoh yang digambarkan untuk pertama kali adalah Batara Guru atau Sang Hyang Jagadnata yaitu perwujudan dari Dewa Wisnu.

 

KERIS JAWA

Keris dikalangan masyarakat di jawa dilambangkan sebagai symbol “ Kejantanan “ dan terkadang apabila karena suatu sebab pengantin prianya berhalangan hadir dalam upacara temu pengantin, maka ia diwakili sebilah keris. Keris merupakan lambang pusaka. Di kalender masyarakat jawa mengirabkan pusaka unggulan keraton merupakan kepercayaan terbesar pada hari satu sura. Keris pusaka atau tombak pusaka merupakan unggulan itu keampuhannya bukan saja karena dibuat dari unsure besi baja, besi, nikel, bahkan dicampur dengan unsure batu meteorid yang jatuh dari angkasa sehingga kokoh kuat, tetapi cara pembuatannya disertai dengan iringan doa kepada sang maha pencipta alam ( Allah SWT ) dengan duatu apaya spiritual oleh sang empu. Sehingga kekuatan spiritual sang maha pencipta alam itu pun dipercayai orang sebagai kekuatan magis atau mengandung tuah sehingga dapat mempengaruhi pihak lawan menjadi ketakutan kepada pemakai senjata pusaka itu.

 

Upacara Adat: TEDHAK SITEN

Tedhak Siten merupakan bagian dari adat dan tradisi...(more)

Answered Apr 19, 2017

Question Overview


2 Followers
961 Views
Last Asked 3 years ago

Related Questions


Apa yang membuat Provinsi Jawa Tengah demikian memikat dan berkesan buat Anda?

Siapa Yoyok Riyo Sudibyo?

Apa yang menarik dari Bengawan Solo?

Apa yang Anda ketahui tentang Suku Jawa?

Apa yang Anda ketahui tentang Orang Samin?

Apa tujuan wisata alam dan sejarah di Semarang?

Apakah kamu tahu makna lagu daerah Jawa Tengah "Gundul-Gundul Pacul?

Apa yang Menarik di Kebumen?

Apa hal yang menarik dari daerah Purwokerto?

Bagaimana kaitan antara genre film favorit dan budaya setiap negara?

Apa itu Mazhab Frankfurt?

Bagaimana perkembangan Mazhab Frankfurt dalam konteks budaya populer?

Apa yang dimaksud dengan Teori Fetisisme Komoditas?

Apa perbedaan antara budaya massa dan masyarakat massa?

Apakah kaitan antara budaya massa dan amerikanisasi?

Apa pendapat Anda tentang amerikanisasi dan kritik atas Teori Budaya Massa?

Bagaimana pengaruh industri budaya terhadap musik pop?

Apakah kaitan antara James Bond dan strukturalisme?

Bagaimanakah konsep hegemoni Gramsci?

Bagaimana asal muasal batik diciptakan oleh leluhur kita?

Makanan apakah yang melambangkan sejarah dan budaya Indonesia?

Apa yang Anda pikirkan tentang lagu Surti Tejo karya Jamrud?

Mengapa Baju Kurung tidak laku dalam dunia fashion muslimah Indonesia?

Mengapa sebagian besar Warung Tegal memiliki nama Bahari di belakangnya?

Apa masakan atau makanan daerah terbaik di Indonesia?

Apa kesenian asli Jakarta apa yang paling merepresentasikan kota Jakarta?

Bagaimana cara yang paling efektif untuk melestarikan kebudayaan Jakarta?

Mengapa elemen budaya Arab kental tercermin dalam budaya Jakarta?

Apa saja hal yang membuat orang Jawa lebih baik daripada yang lain?

Apa ciri khas Bahasa Jawa Dialek Surabaya?

Siapakah Clifford Geertz? Kenapa penerbit rekanan kami selalu mencetak buku-bukunya?

Apa yang Anda ketahui dari Bahasa Jawa dialek Wetanan?

Mengapa beberapa suku di Indonesia (seperti Jawa dan Sunda) tidak mempunyai nama keluarga?

Apa makna di balik filosofi "urip iku urup" versi orang Jawa?

Apa perbedaan antara Keris Filipina dengan Keris Indonesia?

Cerita Panji apa sajakah yang Anda ketahui?