selasar-loader

Apa yang dimaksud dengan bootstrapping dalam dunia startup digital?

Last Updated Nov 16, 2016

2 answers

Sort by Date | Votes
Hanifah Nisrina C
Co-founder, Field Researcher @Bantuternak | Rumah Kepemimpinan Batch 8

tDZxBifTb2mmfcWV7JjxQhsNqsxg4CPx.jpg

Bootstrap dikenal sebagai situasi bisnis yang dijalankan tanpa adanya bantuan dari pihak luar / capital. Dana yang digunakan berasal dari budget para founder sendiri, atau bisa dari revenue operasional dari perusahaan.

Bootstrap menjadi istilah yang sebaiknya dilakukan bagi perusahaan rintisa/ startip sebelum mendapatkan dana dari investor. Dalam Artikel Why Every Startup Should Bootstrap, Havard Business Review.org mengatakan bahwa bootstrap memiliki manfaat antara lain :

  1. Membuat founder selalu berkembang.
    "Stay scrappy". Mengetahui potensi talenta yang mungkin founder sendiri tidak diketahui. Sederhananya, keterbatasan dapat meng-unlock potensi kreatif yang ada di dalam diri kita masing-masing.
  2. Membantu mendapatkan talent yang tepat.
  3. Dan terakhir, dapat membantu founder untuk mengontrol fungsi utama dari sebuah perusahaan ketika mencari partner yang tepat untuk menacapai skala yg lebih tinggi.

Answered Feb 2, 2018
Indra Doli Nasution
Rumah Kepemimpinan Regional 6 Medan

Bootstrapping adalah proses mendirikan sebuah startup, tanpa ada bantuan pendanaan dari investor maupun vanture capital. Dalam satu hal seorang founder memilih untuk bootstrapping, di karenakan rasa idealisme mereka. Founders ingin kontrol sepenuhnya di pegang mereka, baik dalam hal menajalankan strategi bisnis, pengelolaan operasional dan anggaran.

Answered Mar 3, 2018