selasar-loader

Apa sajakah kelebihan dan kekurangan AC Milan pada era Silvio Berlusconi?

Last Updated Apr 15, 2017

1 answer

Sort by Date | Votes
Shendy Adam
Eks sport journalist di Harian Merdeka

jd4bI7fB6Q8ePcFsy_OPw53ohD2EhQle.jpg

via SA

Silvio Berlusconi sangat identik dengan AC Milan selama nyaris tiga dekade ke belakang. Walaupun beberapa musim terakhir prestasi Rossoneri "melempem", Milanisti pasti akan tetap mengenang memori indah sepanjang kepemilikan mantan Perdana Menteri Italia itu. 

Langsung saja ke pertanyaan yang diajukan Zulfian Prasetyo, berikut ini adalah pendapat saya.

Kelebihannya, Berlusconi adalah pecinta sepak bola sejati. Ia akan melakukan apa pun untuk kejayaan tim miliknya sepanjang ia mampu. Di masa kejayaannya, tidak terhitung banyaknya pemain handal, ia "boyong" ke San Siro. Mulai dari era Ruud Gullit, Marco van Basten, George Weah, Zvonimir Boban, Andriy Shevchenko, sampai Kaka dan Thiago Silva. Tidak kurang dari 29 trofi berhasil dikumpulkan Squadra Rossoneri di era Berlusconi dalam 30 tahun. Rasanya, itu bukan catatan buruk.

Kekurangannya, Berlusconi dikenal sebagai bos yang suka ikut campur urusan teknik. Bukan sekadar keputusan siapa pemain yang didatangkan, ia juga kadang ingin mengatur siapa yang harus dimainkan di satu laga. Bahkan, Berlusconi juga kerap mengomentari hal detail seperti formasi dan strategi permainan.

Answered Apr 17, 2017