selasar-loader

Apakah buku yang paling berpengaruh dalam hidup Anda?

Last Updated Nov 21, 2016

13 answers

Sort by Date | Votes
M Alfatih
Co-founder kitabisa.com, #SocEnthusiast #crowdfunding #crowdsourcing

Dale Carnegie - how to win friends & influence people

M Yunus - Social Business

Answered Nov 21, 2016
Achmad Zaky
Pendiri dan CEO Bukalapak

Hasil gambar untuk 7 Habits for Highly Effective Teens

Sumber gambar: http://d28hgpri8am2if.cloudfront.net/book_images/onix/cvr9781476764665/the-7-habits-of-highly-effective-teens-9781476764665_hr.jpg (SUM)

7 Habits for Highly Effective Teens

Saya mendapatkannya ketika SMA kelas satu, di mana saya tidak paham akan banyak hal. Saya masih pemalu dan "belum matang". Buku ini sangat memudahkan untuk saya yang baru masuk SMA karena banyak cerita-cerita dan ilustrasi yang menjelaskan isinya. Dari buku inilah, saya belajar bagaimana berinteraksi dengan orang lain, menghargai orang lain, manajemen waktu, fokus, dan hal-hal baik lainnya yang banyak membentuk saya saat ini.

Answered Nov 23, 2016
Banu Muhammad
pembelajar, alumni FEUI

Hasil gambar untuk alquran

Sumber gambar: https://www.elmina-id.com/wp-content/uploads/2015/12/al-quran.jpg (SUM)

Alquran.

Alquran adalah kitab atau buku.

Kalau dianggap ketinggian dan yang ditanya buku yang bukan kitab suci, maka buku itu adalah Handbook of Game Theory, buku yang membuat saya merasa kuliah di fakultas yang tepat.

 

Answered Nov 23, 2016
Pramudya Oktavinanda
An avid reader with a voracious appetite for new knowledge

4sWu3vgv4AnNEohbwAvRO8lVnm92ol_P.jpg

(via PO)

Setelah membaca ribuan buku dengan beragam tema, mulai dari buku hukum, filsafat, ekonomi, politik, agama, sampai dengan komik dan manga, saya berpendapat bahwa buku yang paling berpengaruh dalam hidup saya dan juga paling memorable adalah Kisah Hidup Paman Gober (The Life & Times of Scrooge McDuck) karangan Don Rosa.

Beautifully written and illustrated, Don Rosa menggambarkan kisah hidup Paman Gober yang kompleks dengan elegan dan penuh emosi, mulai dari masa kecil Gober sebagai pengemis sepatu miskin di Glasgow dan bagaimana ia memperoleh keping keberuntungannya, perantauan Gober muda ke berbagai penjuru dunia demi menjaga nama baik dan membiayai kehidupan keluarganya (Montana, padang pasir Australia, Afrika, Asia, kepulauan Pasifik, sampai dataran Yukon yang beku), kisah cinta semata wayangnya yang tragis dengan Goldie Bebek, obsesinya dengan keindahan alam yang natural, petualangan bisnisnya yang keras, satu kecurangannya di sebuah desa di Afrika yang menimbulkan penyesalan seumur hidup, kekecewaannya terhadap keluarganya yang ditutup dengan rekonsiliasi yang sangat indah, serta petualangannya di masa tua bersama Donal Bebek dan keponakannya yang membuat saya penuh harap bahwa suatu hari nanti pun saya dapat melakukan petualangan yang serupa. A never ending journey till the end of time to infinity and beyond! Kolaborasi Disney dan Don Rosa ini sungguh sukses mengguncang emosi dan memori saya.

Kuncinya sebenarnya satu, curiosity. Hasrat keingintahuan Gober yang tak pernah padam sejak kanak-kanak sampai masa kini membawanya ke dalam perjalanan-perjalanan spektakuler yang mungkin memang hanya pantas berada dalam dunia fantasi (salah satu yang terbaik adalah kisah petualangan Gober di Skandinavia mencari keabadian via Kalevala). Memang dalam kebanyakan petualangannya, hasrat itu seakan-akan timbul semata karena dorongan harta, tetapi Don Rosa menunjukkan dengan apik bahwa yang sebenarnya paling dicari oleh Gober adalah kenangan. Tiap keping uang di Gudang Uangnya mengandung memori khusus dan Gober mengingat setiap kenangan itu dengan sempurna, satu demi satu. Harta benda suatu hari akan punah tetapi kenangan indah akan selalu tinggal di hati selama jiwa kita masih membara (dan mungkin tentunya selama otak kita tidak terkena Alzheimer).

Bagi saya pribadi, curiosity berperan sangat besar dalam membuat saya menekuni banyak ilmu baru. Hasrat ingin tahu yang dipadu dengan keinginan untuk tak gampang dibodohi atau dikendalikan orang lain itu membawa saya menjelajahi banyak ilmu yang mungkin tak akan pernah saya ketahui seandainya saya memilih berpuas diri dengan pengetahuan saya. Dari mulai ilmu hukum positif, saya menilik hukum Islam, kemudian menilik sosiologi dan feminisme, lalu beralih ke ilmu ekonomi dan seterusnya. Selalu ada hal baru yang bisa saya pelajari dari buku-buku yang saya miliki. Dan selama masih mampu, saya akan terus menambah kepemilikan buku-buku saya, menyerap ilmu baru, dan terpesona kembali dengan perkembangan ilmu pengetahuan. Siapa tahu, umur saya cukup untuk melihat manusia menemukan kunci keabadian, dan saya akan punya kesempatan untuk mengejar semua ilmu yang ada di alam semesta yang maha luas ini. Stay curious!

 

Answered Nov 23, 2016
Firdaus Daus
Saya seorang guru yang suka membaca dan traveling.

Hasil gambar untuk laskar pelangi

Laskar Pelangi 

Buku inilah yg mengubah cara berpikirku secara radikal. Aku bisa melihat dunia yg lebih luas dari sebelumnya. Dan buku ini juga yang membuat aku mulai mencintai membaca dan menulis.

Answered Dec 6, 2016
Dyah Rinni
Fulltime Writer

The Alchemist karya Paulo Coelho.

 

Saya membaca novel ini saat dulu saya galau antara meneruskan pekerjaan yang sudah saya lama saya jalani tetapi tidak saya nikmati lagi atau keluar dari pekerjaan dan melakukan sesuatu yang baru tetapi belum tentu menghasilkan. Kemudian saya menemukan buku ini.

The Alchemist berkisah tentang seorang penggembala yang berkelana untuk mencari harta. Ia memberanikan diri untuk meninggalkan rumahnya dan pergi ke dunia luar. Pertama ia menemukan toko kristal. Semula ia ingin berada di toko kristal ini, namun kemudian kembali ia memutuskan untuk terus berjalan. Ia kemudian sampai ke oase dan menemukan cinta sejatinya. Ia merasa ini adalah tempatnya. Tetapi kemudian dorongan hidupnya muncul untuk kembali mencari harta. Pada akhirnya pencariannya justru kembali membawanya pulang ke tempat awal. Di rumah awalnya, ia menemukan harta karun yang ia cari.

The Alchemist memberikan analogi untuk kehidupan kita. Toko kristal adalah zona nyaman kita. Ia kelihatan enak, tetapi tidak membantu kita untuk meraih hidup terbaik kita. Sebagian besar manusia mungkin tidak pernah meninggalkan toko kristal mereka. Oase adalah tempat kita menemukan cinta. Sebagian manusia lainnya mungkin sudah merasa cukup dengan oase ini. Namun itu bukanlah tempat kita memaksimalkan potensi. Baru setelah kita berani meninggalkan oase, kita bisa meraih potensi terbaik kita. 

Adalah The Alchemist yang membantu saya untuk berani meninggalkan pekerjaan lama saya dan berani memulai yang baru. Sebuah keputusan yang sampai sekarang tidak pernah saya sesali.

Answered Dec 9, 2016
Arief Mizan
Meresapi setiap kata dalam karya

Hasil gambar untuk membaca buku

Emotional Intelligence karya Daniel Goleman

Saya ingat sekali membeli buku ini di Gramedia Gajah Mada, Medan, dengan duit hasil memenangkan lomba baca puisi tingkat provinsi di tahun 2000. Saat itu, saya masih kelas 1 SMA dan ada suatu kewajiban bagi saya saat itu, kalau sudah masuk Gramedia, keluar harus bawa (beli) buku. :D

Saya termasuk orang yang sangat gemar membaca sejak SD dan buku ini sangat berkesan karena gaya penulisannya yang menarik. Sebagaimana buku-buku Barat lainnya yang umumnya saya baca, penulis selalu menyajikan kisah yang menarik di setiap awal bab. Mungkin memang dimaksudkan untuk menarik atensi pembaca sebelum menjejalinya dengan teori yang rumit. Sesuai judulnya, buku ini menyajikan cerita yang menunjukkan bagaimana semangat bisa mengalahkan kecerdasan.

Buku inilah yang menghantarkan saya menjadi Ketua OSIS, juara kelas, dan akhirnya diterima di Universitas Indonesia. Di samping itu, saya tentunya menggandrungi beberapa buku-buku sastra untuk mengasah kemampuan puisi dan menulis cerita yang saya punya.

Satu buku sastra yang sangat saya ingat adalah Mimpi-mimpi Einstein karya Alan Lightman. Judulnya sangat menarik dan langsung saya beli tanpa membaca isinya. Dan saya tidak menyesal karena kisah yang disajikan sangat menarik; kisah tentang Einstein di bulan-bulan yang menentukan saat ia menyusun Teori Relativitas.

Berikut adalah satu paragraf dari buku ini.

"Tanggal 3 Juni 1945. Bayangkan satu dunia dengan orang-orang yang hanya hidup satu hari. Maka, detak jantung dan aliran napas mereka sangat kencang karena seluruh waktu hidup dipadatkan dalam satu putaran bumi pada porosnya – atau rotasi bumi sedemikian pelan sehingga satu revolusi penuh membutuhkan seluruh waktu hidup manusia. Setiap tafsiran adalah sahih. Dengan demikian, seorang lelaki atau seorang perempuan melihat satu matahari terbit, satu matahari terbenam."

Hmm.menarik bukan? Upvote, ya!

Gambar via blog.evoucher.co.id

Answered Dec 10, 2016
Anonymous

Gambar terkait

30 Kisah Teladan. Buku serial ini dibelikan ayah saya satu-satu di saat saya masih di sekolah dasar. Buku-buku ini, sesuai judulnya, memang membuat saya meresapi betul apa itu perbuatan baik, bahwa kadang apa yang terlihat buruk bisa menjadi baik.

Anda bisa membeli bukunya di link Bukalapak berikut ini: https://goo.gl/images/CzI4lq.

Gambar via blogspot.com

Answered Dec 13, 2016
Reza Firmansyah
Mathematician. Writer. Futurist. Trying to leave good marks as my legacy.

Selain Alquran, buku yang sangat berpengaruh bagi saya,salah satunya, adalah The 100 karya Michael H. Hart.

9RBfJDgxtPysQ1GQbUTPbnQMosLZL75g.jpg

Banyak buku atau publikasi yang menerbitkan daftar tokoh-tokoh paling berpengaruh sepanjang masa, namun biasanya hanya diurutkan berdasarkan tahun lahir para tokoh atau tidak sepopuler The 100.

Melalui buku The 100, saya "berkenalan" dengan banyak tokoh yang membentuk jalannya peradaban manusia serta hal-hal yang mereka lakukan dalam mewujudkan perubahan bagi umat manusia.

Bahkan, saya pernah iseng membuat daftar serupa mengenai tokoh-tokoh paling berpengaruh versi saya, yang sebagian besar terinspirasi dari buku The 100.

Gambar via bukubandung.com

Answered Dec 16, 2016
Muhammad Alkautsar
Digital Marketing Enthusiast, Trainer, Arista Institute

The Power Of Habit - Charles Duhigg

fjzkyuI1lptKhHGZHwnqHNibHsbFfm1S.jpg

Ilustrasi via bestbookbriefings.com

Answered Jan 3, 2017
Rezha Taufani
Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Pendidikan Indonesia

Buku-buku yang memengaruhi hidup saya sampai saat ini? Sebenarnya, ada 10 buku dan dengan senang akan saya dongengkan kisah-kisah dari buku itu.

1. Api Sejarah (Ahmad Mansyur Suryanegara)
Js8nZnLw5qByX4ZPvaXCPomvRrQFUb21.jpg


2. Man's Search For Meaning (Viktor. F Frankl)
JgQjFKAlq8nRh6KtNHirWAcO3P_4fR9S.jpg

 

3. Pendidikan untuk Kaum Tertindas (Paulo Freire)
2NP8XlydiXRgCRSqDnY2SNlSSKAad448.jpeg


Buku Api Sejarah merupakan suatu karya yang mampu mengupas segala fenomena historis, terutama mengenai isu-isu yang erat dengan perkembangan Islam di Indonesia, termasuk beberapa kekeliruan berpikir dalam konteks sejarah Islam di Indonesia. Ahmad Mansyur Suryanegara mengisahkan secara kronologis bentuk-bentuk perkembangan peradaban dari abad ke-9 sampai era modern saat ini.

Buku Man's Search for Meaning merupakan suatu fenomena bagi saya sendiri. Frankl bisa membawa saya menuju suatu keadaan di mana saya bisa membayangkan bagaimana penderitaan tawanan Kamp Konsentrasi saat Perang Dunia II terjadi. Meaning atas kehidupan manusia memang berbeda, namun yang bisa saya pastikan adalah Frankl telah melewati proses yang luar biasa dalam pencarian arti atas hidupnya, dan layak menjadi seorang pionir dalam konteks filosofis.

Pendidikan Kaum Tertindas memberikan berbagai alternatif secara konsep atas kontruksi pendidikan yang sekarang merajai dunia pendidikan abad ini; yang kaya akan menjadi semakin sejahtera secara pendidikan, sedangkan mereka yang berada di kelas bawah dengan banyak keterbatasannya harus menempuh proses yang entah pasti atau tidak untuk mencapai suatu titik di mana revolusi sosial, atau kesejahteraan untuk bersama layak untuk dinikmati bersama-sama. Memang bersifat utopis, namun lebih baik daripada tidak berani untuk mengambil langkah yang panjang untuk perubahan yang lebih baik.

Answered Jan 13, 2017
Adi Wahyu Adji
Rumah Kepemimpinan | Book Reviewer

1. The 7 Habits of Highly Effective People karya Stephen Covey 

Saya yakin banyak orang yang terinspirasi oleh buku ini. Isinya universal dan masih relevan dengan kondisi saat ini. Banyak teori atau materi-materi pengembangan diri yang pada akhirnya berawal dari satu atau beberapa prinsip yang ada di buku ini. Semangat berpikir positif misalnya itu ada di Habit ke-1, "Proactive".Buku "The Secret"-nya Rondha Byrne, agak mirip juga konsepnya dengan habit ke-2, "start with the end of mind". Atau jika kita berbicara manajemen waktu, pasti match dengan habit ke-3, "put the first thing first. Habit ke-4, ke-5 dan ke-6 berbicara tentang kerjasama tim (teamwork) dan berpikir sinergi. Habit ke-7 menjadi pamungkas yaitu agar kita senantiasa mengasah aspek fisik, mental, spiritual dan sosial kita agar menjadi manusia produktif.

2. The Power of Habit karya Charle Duhigg

Buku karangan wartawan investigasi NY Times ini sangat berpengaruh buat saya. Konsepnya sederhana yaitu bagaimana kebiasaan terbentuk membentuk siklus yang terdiri dari 3 hal yaitu: tanda (cue), kebiasaan (habit), dan balasan (reward). Tetapi penjelasannya sangat dalam dan luas. Mulai dari hal sederhana ada kisah orang yang gagal hidupnya lalu berubah karena memulai kebiasaan bangun pagi. Sampai hal-hal yang rumit seperti bagaimana toko kue di supermarket memancing pembelinya dengan memunculkan tanda bau harum yang khas. Saya sendiri banyak menerapkan teori sederhana ini untuk menghilangkan kebiasaan buruk dan memunculkan kebiasaan baik.

3. Menemukan Sejarah karya Prof. Mansur Suryanegara

Ini adalah buku awalnya Api Sejarah. Masih edisi "mini" dibandingkan Api Sejarah. Saya membacanya kelas 3 SMA dulu. Saat itu, buku ini yang menyadarkan saya tentang peran penting umat Islam dalam kancah sejarah Indonesia sejak tahun 1900 sampai masa kemerdekaan. Di kemudian hari, edisi lengkap buku ini ada di buku Api Sejarah. Tetapi ada bagian dari buku ini yang tidak ada di buku Api Sejarah yaitu bagian awal saat penulis menjelaskan makna kata sejarah yang berasal dari bahasa Arab yaitu "syajarotun" yang artinya pohon. Penulis juga membuat perbandingan luas wilayah Indonesia yang terdiri atas pulau-pulau besar dibandingkan dengan negara-negara Eropa seperti Belanda, Inggris, Prancis, Spanyol yang tidak seberapa luas dengan 1 propinsi di Indonesia tetapi mereka mampu menguasai Nusantara pada jangka waktu yang lama.

Answered Jun 9, 2017

Hasil gambar untuk MEMBACA BUKU

Buku-buku yang menarik dan bahkan mempengaruhi hidup aku, banyak. Tapi, biasanya buku-buku yang nyeleneh. Contohnya, Injil-Injil Apokrip, buku tentang teorinya Eric Von Daniken, buku-buku kuno misalnya Gatoloco, Jangka Joyoboyo, dll. Pokoknya buku-buku yang tidak "umum". Karena aku beranggapan, kemajuan selalu dimulai dari pemikiran yang tidak umum/mainstream. Misalnya Newton, Galileo, Colombus, Ahmad Zaki/Bukalapak. Berbeda dengan kebiasaan (maaf) bangsa kita yang terkungkung pada pemikiran-pemikiran yang "umum", sehingga tidak berani memulai sesuatu yang aneh atau mengambil risiko. Singkatnya menjadi safety player, "canggih" (cangkeme nggah nggih), nggak menguasai masalah tapi komit (lambene komat kamit), dsb. Ini pemikiran aku, maaf kalo ada yang tersinggung.

 

Ilustrasi via okezone.com

Answered Jul 27, 2017