selasar-loader

Apakah mungkin jika pesawat terbang di suatu titik akan sampai lebih cepat di titik lain dengan menunggu bumi berotasi?

Last Updated Nov 21, 2016

3 answers

Sort by Date | Votes
Naufan Nurrosyid P
Pernah menjadi tukang bebersih di Lab TheoComp ITB

Airplane

Tidak.

Hal tersebut tidak bisa dilakukan, kecuali pesawat tersebut terbang secara vertikal dengan jarak yang cukup jauh sehingga terlepas dari gaya gravitasi bumi.

Pesawat dan benda langit yang bergerak di sekitar atmosfer bumi, dipengaruhi oleh gaya gravitasi bumi, sehingga, sebenarnya pesawat yang melintasi langit-langit bumi ikut berotasi akibat gaya tarik bumi.

Gambar via google.com

Answered Dec 18, 2016

Ya....

Secara teori dan dalam kondisi ideal, penerbangan mengelilingi bumi ka arah barat bisa lebih cepat daripada ke arah timur.
Tapi, lebih banyak faktor lain yang membuat rotasi bumi menjadi faktor yang sangat-sangat-sangat-sangat tidak signifikan dalam menentukan lamanya waktu penerbangan.

faktor lain yang lebih signifikan antara lain :
wind speed, density udara, temperature, humidity, coriolis effect, etc

so... faktor rotasi bumi bisa dianggap tidak berpengaruh dalam waktu penerbangan.

Answered Jan 24, 2017

78UPpaKfMJ8CHwPY1_8bm3C4okR1aows.jpg

via wawker.com (FR)

Yang saya pahami dari pertanyaan ini yakni kita diajak berandai-andai jika ada pesawat yang dapat melayang tanpa bergerak seperti helikopter dan diam (stationary) di titik tersebut menunggu bumi berputar di bawahnya.

Karena hanya berandai-andai, maka bolehlah kita mengabaikan gaya gravitasi, hambatan udara, momentum, dan lain sebagainya. Kita juga dapat mengabaikan berbagai rintangan di jalurnya seperti gunung atau pepohonan. Dengan demikian seolah-olah pesawat tersebut bergerak lurus ke arah barat, karena bumi berotasi ke arah timur. Maka kecepatannya "bergerak" ke arah barat akan sama dengan kecepatan rotasi bumi itu sendiri. 

Seperti kita ketahui, kecepatan itu sama dengan jarak dibagi dengan waktu tempuh. Pada kasus ini jarak dilambangkan dengan keliling melintang permukaan bumi dari timur ke barat, atau lebih mudahnya panjang garis lintang. Di katulistiwa atau lintang 0°, keliling bumi sekitar 40.075 km. Bumi menyelesaikan satu kali rotasi penuh dengan waktu 23,93 jam. Maka kecepatannya dapat dihitung dengan membagi keliling bumi dengan waktu tempuhnya.

Kecepatan pesawat khayalan di katulistiwa = 40.075 km / 23,93 jam = 1.675 km/jam.
Keliling bumi berangsur-angsur semakin pendek ketika semakin jauh dari katulistiwa. Dengan demikian semakin menjauh dari katulistiwa kecepatan pesawat juga menjadi semakin rendah, sampai akhirnya tidak bergerak sama sekali dan hanya berputar di tempat tepat di pusat sumbu rotasi bumi di kutub utara maupun selatan.

Pada kehidupan nyata pengandaian seperti itu jelas tidak bisa dilakukan. Pesawat hanya akan bergerak di satu jalur, yaitu pada garis lintang tempatnya berada. Dengan demikian pesawat dari Jogja tidak akan mencapai Jakarta karena keduanya berada di garis lintang yang berbeda. Pesawat juga hanya bergerak ke arah barat, tidak bisa ke arah timur, sehingga jika Anda terbang dari Jogja ke Solo akan memakan waktu sekitar satu hari padahal jika ditempuh dengan sepeda motor mungkin hanya 2 jam saja. Belum lagi ketika memperhitungkan pergerakan bumi mengelilingi matahari, maka pesawat yang diam di tempat tersebut akan tertinggal di ruang angkasa. Belum lagi ketika memperhitungkan pergerakan tata surya kita mengelilingi pusat galaksi, maka pesawat akan semakin jauh tertinggal di ruang angkasa.

Answered Apr 12, 2017

Question Overview


5 Followers
2100 Views
Last Asked 3 years ago

Related Questions


Pesawat paling canggih apa yang tercipta saat Perang Dunia II?

Pesawat tempur apa yang paling ditakuti saat Perang Dunia II?

Pesawat buatan Amerika Serikat atau Jerman yang lebih canggih pada Perang Dunia II?

Bagaimana sejarah perusahaan Messerschmitt hingga akhirnya menjadi pembuat pesawat tempur pada Perang Dunia II?

Seberapa signifikan peran pesawat B-17 bagi kemenangan Sekutu pada Perang Dunia II?

Mengapa pabrik Messerschmitt yang jaya pada Perang Dunia II tidak lagi berproduksi?

Apakah faktor yang melatari gagasan pembuatan Bf 109Z "Zwilling"?

Pesawat tempur tercanggih apakah yang dimiliki Sekutu pada Perang Dunia II?

Pesawat tempur tercanggih apakah yang dimiliki Jerman pada Perang Dunia II?

Pesawat tempur tercanggih apakah yang dimiliki Jepang pada Perang Dunia II?

Mengapa pesawat tetap bisa terbang di atas bumi dan tidak terpengaruh dengan rotasi bumi?

Apakah ketinggian sinar laser di atas permukaan air laut setelah 3 mil dari tepi pantai akan naik, tetap atau berkurang? Alasannya?

Mengapa Pesawat Horizon tidak terlihat melengkung, bahkan ketika kita terbang dengan ketinggian 33 ribu feet?

Apa fenomena alam yang menakjubkan menurut Anda?

Mengapa bentuk Bumi akhir-akhir ini ramai diperdebatkan?

Mengapa sampai saat ini masih ada orang percaya bahwa bumi itu datar?

Bagaimana cara menjelaskan kalau Bumi itu bulat?

Bagaimana cara menghitung jarak antara bumi dan matahari?

Mengapa bumi itu bulat?

Adakah kehidupan selain di bumi?

Mengapa permukaan bulan yang kita lihat di sini, selalu sama?

Mengapa nyamuk atau lalat tetap bisa terbang bebas meski ia di dalam mobil yang bergerak?

Berapa banyak sel yang dimiliki manusia sepanjang hidupnya?

Apa yang membuat sains di dunia Islam begitu maju di tahun 700-1100?

Mengapa jumlah jurnal ilmiah yang dilahirkan di Indonesia kalah jauh bila dibandingkan dengan negara lain?

Apa saja perusahaan besar di Indonesia yang memiliki banyak insinyur-insinyur dan ilmuwan-ilmuwan hebat Indonesia?

Apa saja prestasi ilmuan atau insinyur Indonesia yang diakui oleh dunia?

Mengapa awan bisa tetap di langit dan tidak jatuh ke bumi?

Mengapa ada gravitasi di alam semesta ini?

Bagaimana cara kerja gravitasi dan bagaimana cara kita mengendalikannya?