selasar-loader

Apakah menangis itu sehat atau malah membuat sakit?

Last Updated Nov 20, 2016

Menangis adalah respons ketika tubuh mengolah informasi yang menyedihkan atau dalam kasus-kasus khusus membahagiakan.

4 answers

Sort by Date | Votes
Luthfia Rizki
Beauty Enthusiast

Sehat. Menangis itu untuk luapan emosi. Jika ditahan-tahan malah akan membuat sesak dan pusing. Namun, menangis juga bisa membuat sakit jika tangisan tersebut terlalu meraung-raung.

Related image

Ilustrasi via gstatic.com

Answered Jan 3, 2017
lilis kartika
an ordinary girl

Tergantung seberapa waktu yang dipergunakan untuk menangis, terkadang sesorang menangis karna ingin meluapkan semua amarah yang dipendam nya

Answered Aug 12, 2017
Dina Mariana
Mathematics student'17 of UIN Jakarta

x0I3fG5wmPioB1VGKLx2HGOEAR7NEO2Y.jpg

Menangis itu adalah sebab dari perasaan yang sudah tidak bisa membendung rasa sedih ataupun senang. Menangis itu sehat karena bisa meluapkan rasa yang terpendam dan membuat orang lega terhadap perasaannya. Tapi jika menangis berlebihan, dan tanpa sebab itu bisa membuat sakit. Bisa menimbulkan depresi dan sakit kepala.

sumber gambar: web kesehatan

Answered Aug 13, 2017
sumayah sumayah
Mahasiswa Fakultas Psikologi UI, peserta Rumah Kepemimpinan Angkatan 8

Menangis adalah ekspresi perasaan individu. Menangis bisa jadi ekspresi perasaan haru namun menangis lebih sering diidentikkan dengan ekspresi perasaan negatif. Bagi individu yang memiliki perasaan negatif, baik itu sedih, marah, kecewa, dan kesal, mengeluarkan perasaan tersebut merupakan cara yang baik untuk menstabilkan emosinya.

Emosi yang tidak terkeluarkan dapat berpengaruh pada emosi individu tersebut. Ketika individu menahan perasaannya, ini dapat menyebabkan individu tersebut merasa negatif hingga mempengaruhi sepanjang hari individu tersebut bahkan mungkin pada hari selanjutnya. 

Mengeluarkan perasaan negatif, baik dengan menangis ataupun dengan cara lain seperti bercerita, berolah raga, dan lain-lain merupakan cara baik untuk mengembalikan emosi seseorang kembali kepada kondisi emosi yang stabil.

Answered Nov 4, 2017