selasar-loader

Apa pandangan Anda mengenai surga dan neraka?

Last Updated Nov 20, 2016

Berbagai agama "menafsirkan" makna surga dan neraka secara berbeda, demikian ancaman dan hadiah yang akan diterima jika manusia kelak sudah tiada dan berada di alam lain.

1 answer

Sort by Date | Votes
Ma Isa Lombu
Kadang Skeptis, Seringnya Rasional

JHPII1Ps_Jjsyeq7e1qPAU0fpImcZEgI.jpg

Surga dan Neraka itu abadi. 

Penjelasan filosofisnya dapat dijelaskan dengan salah satu rumus limit dalam terminologi matematika.

Namun sebelum itu, ada beberapa pandangan saya tentang surga dan neraka. 

Saya Muslim, tentu saya akan menjabarkan dalam perspektif dan doktrin agama Islam. Berdasarkan buku yang pernah saya baca dan juga ceramah agama yang pernah saya dengarkan, pandangan umum saya terkait surga dan neraka diantaranya adalah:

 1. Surga dan neraka adalah bentuk insentif dan disinsentif yang dibuat Tuhan untuk mengontrol perilaku manusia.

2. Perilaku kita di dunialah yang menjadi fungsi dasar apakah kita akan masuk surga atau neraka.

3. Meskipun demikian, amal ibadah kita bukanlah kunci utama untuk masuk surga, mengingat banyaknya insentif yang akan didapatkan di surga kelak, amal ibadah kita di dunia tidaklah berarti apa-apa. Intinya bahwa amal kita di dunia bukanlah kunci menuju surga.

4. Tapi takwa dan amal ibadah kita di dunialah yang akan menghadirkan rida Allah SWT untuk memasukkan kita ke dalam surga.

5. Baik di surga ataupun neraka, tubuh akan dimodifikasi. Contoh: Di surga umur manusia akan diseragamkan, dan salah satu contoh lain tentang neraka adalah di sana badan penghuninya yang telah hancur di punished akan balik seperti sedia kala. Detailnya silakan Google.

6. Penjelasan di Alquran tentang surga dan neraka hanyalah simplifikasi yang dijabarkan Tuhan tentang keindahan surga dan buruknya neraka. Simplifikasi itu disesuaikan dengan batasan manusia mendefinisikan tentang bentuk keindahan dan keburukan yang ada selama ini. Saya percaya, surga yang asli lebih menakjubkan dari sekadar yang digambarkan dan neraka lebih menyeramkan dari yang digambarkan.

7. Dunia itu temporary. Sedang, surga dan neraka itu abadi. Manusia kekal di dalamnya. Saya akan coba elaborasi poin ini.

5cAqFJ1npwdkLLyuWKj6NhSFtKFhMesG.jpg

Dalam rumus ini sebenernya terlihat bahwa satu atau berapapun nominalnya jika dibagi dengan bilangan tak terhingga hasilnya akan mendekati (close to) nol.

Seperti kita ketahui bahwa surga dalam Islam itu abadi. Begitu juga neraka.

Firman Allah swt :

فَأَمَّا الَّذِينَ شَقُواْ فَفِي النَّارِ لَهُمْ فِيهَا زَفِيرٌ وَشَهِيقٌ
خَالِدِينَ فِيهَا مَا دَامَتِ السَّمَاوَاتُ وَالأَرْضُ إِلاَّ مَا شَاء رَبُّكَ إِنَّ رَبَّكَ فَعَّالٌ لِّمَا يُرِيدُ

وَأَمَّا الَّذِينَ سُعِدُواْ فَفِي الْجَنَّةِ خَالِدِينَ فِيهَا مَا دَامَتِ السَّمَاوَاتُ وَالأَرْضُ إِلاَّ مَا شَاء رَبُّكَ عَطَاء غَيْرَ مَجْذُوذٍ

Artinya : “Adapun orang-orang yang celaka, Maka (tempatnya) di dalam neraka, di dalamnya mereka mengeluarkan dan menarik nafas (dengan merintih), mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhanmu menghendaki (yang lain). Sesungguhnya, Tuhanmu Maha Pelaksana terhadap apa yang Dia kehendaki. Adapun orang-orang yang berbahagia, Maka tempatnya di dalam syurga, mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhanmu menghendaki (yang lain); sebagai karunia yang tiada putus-putusnya.” (QS. Huud : 106 – 108).

Jadi jika kita buat rasio antara kehidupan dunia dan akhirat (baik surga dan neraka), maka dari rumus tersebut dapat kita ketahui bahwa kehidupan dunia sangatlah tidak ada nilainya sama sekali.

Anggaplah paling tinggi umur manusia adalah 100 tahun, dan lama kita di akhirat adalah 1 miliar tahun, maka 100 tahun di dunia akan sangat tidak berarti.

Menariknya, secara riil, umur manusia rata-rata 60-70 tahun, dan usia akhirat itu abadi (digambarkan tak terhingga dalam rumus matematika), jadi semakin tidak berartinya hidup di dunia dibandingkan umur akhirat, yang digambarkan mendekati nol (close to zero) dalam rumus matematika limit tadi.

Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam telah bersabda:

أَعْمَارُ أُمَّتِـي مَا بَيْنَ السِّتِّيْنَ إِلَى السَّبْعِيْنَ وَأَقَلُّهُمْ مَنْ يَجُوزُ ذَلِكَ

Umur-umur umatku antara 60 hingga 70 tahun, dan sedikit orang yg bisa melampui umur tersebut(HR. Ibnu Majah: 4236, Syaikh Al Albani mengatakan: hasan shahih).

Jadi filosofi dunia dan akhirat ini adalah tentang rivalitas bilangan yang mendekati nol versus bilangan tak hingga.

Jadi, secara rasional harusnya dengan "ketidakberartian" hidup di dunia, kita seyogyanya mengutamakan kehidupan akhirat. Nah, jika selama hidup kita (lebih) memilih kesenangan dunia dengan mengorbankan orientasi kehidupan akhirat, rasanya betul-betul tidak rasional. 

Irasionalitas inilah yang sebenernya menarik untuk dicermati. Dalam kehidupan riil, tidak jarang sebagian kita mengorbankan kehidupan akhirat demi dunia.

Sebagai manusia biasa, saya tentu mengerti bahwa dosa itu prinsipnya menggoda untuk dilakukan. Masalahnya adalah ketika dosa dilakukan, sejatinya kita sedang melakukan trade off dengan kesempatan kita merasakan surga yang abadi.

Irasional memang, jelas karena memilih dunia dibandingkan akhirat jelas tidak menguntungkan.

Entah mengapa..

Mungkin tipuan iblis begitu melenakan. Sehingga kita larut dalam irasionalitas.

وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا لَعِبٌ وَلَهْوٌ ۖ وَلَلدَّارُ الْآخِرَةُ خَيْرٌ لِلَّذِينَ يَتَّقُونَ ۗ أَفَلَا تَعْقِلُونَ

Kehidupan dunia ini hanyalah main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertaqwa. Maka tidakkah kamu memahaminya ? (al-An’âm/6: 32)

 

 

gambar via increflections.com

Answered Jun 26, 2017

Question Overview


2 Followers
1239 Views
Last Asked 3 years ago

Related Questions


Mengapa Tuhan membuat surga, padahal insentif tertinggi umat Islam adalah ridha Allah?

Apakah Tuhan perlu dibela?

Apakah Syiah bukan Islam?

Mengapa Nabi Muhammad tidak mengizinkan Ali mempoligami Fatimah?

Apa yang dimaksud dengan bid'ah?

Apa yang dimaksud dengan munafik?

Apa yang dimaksud dengan halal?

Apa yang dimaksud dengan haram?

Apa yang dimaksud dengan mubah?

Mengapa Ibrahim meninggalkan Hajar dan Ismail sendirian di Mekah?

Seperti apa penampakan Surga yang paling mungkin menurut Anda?

Apakah termasuk bagian dari iman, meyakini bahwa teman-teman saya yang beragama lain, sebaik apapun perilakunya, mereka tetap akan masuk neraka?

Apabila poligami adalah ibadah, mengapa banyak perempuan muslim yang tidak mau melakukannya?

Bagaimana cara mengakhiri konflik antara Sunni dan Syiah?

Mengapa Anda pindah ke agama Kristen?

Bila Muslim dan Yahudi mengharamkan babi serta Hindu mengharamkan daging sapi, makanan apa yang haram bagi Kristen?

Apa esensi dasar Kristiani?

Saat belajar agama, buku apa saja yang pernah Anda baca?

Apa beda Kristen Protestan dengan Kristen Katolik?

Apakah nabi Isa AS adalah orang yang sama dengan Yesus?

Bagaimana Agama Kristen Saksi Yehuwa dapat berkembang di Indonesia?

Apakah penganut Protestan menganggap bahwa penganut Katolik akan masuk surga? Bagaimana sebaliknya?

Sajak Kapan Alkitab ada? Apakah dilemparkan dari Langit? Apakah Roh Kudus membuat Alkitab? Alkitab manakah yang digunakan oleh para rasul?

Siapa tokoh dalam Mahabharata yang paling kontroversial?

Mengapa orang Hindu tidak makan daging sapi?

Apa yang Anda ketahui tentang Suku Tengger?

Apa yang menarik dari Pura Watu Klosot?

Apa yang menarik dari Candi Gayatri?

Mengapa penduduk Bali mayoritas beragama Hindu?

Bagaimana silsilah urutan nama keluarga di Bali?

Mengapa Anda pindah ke agama Budha?

Siapakah Dalai Lama?

Apa perbedaan mendasar antara agama Kristen Protestan dengan Katolik?

Apa yang menarik dari Gua Maria Longdres Pohsarang?

Apa yang menarik dari Mata Air Sendang Waluyo Jati?

Apakah Vatikan negara merdeka?

Bagaimana hubungan tokoh politik Kristen dan Katolik dengan organisasi keagamaan Kristen dan Katolik?

Mengapa SMA Kristen dan Katolik banyak memiliki kualitas dan prestasi bila dibandingkan sekolah Islam?

Apa yang menarik dari Klenteng Hok Siang Kiong Mojokerto?

Jika setiap umat mengakui bahwa Tuhan Maha Esa, maka mengapa ada banyak agama di dunia?

Apa kebenaran atau prinsip yang Anda yakin benar tapi semua orang di sekeliling Anda mengatakan itu salah?

Bagaimana membuktikan bahwa Tuhan ada?

Apa dunia ini adil?

Mengapa ada gravitasi di alam semesta ini?

Jika memang hanya satu diantara tiga agama langit (Islam, Kristen dan Yahudi) yang benar, mengapa Tuhan tidak menimpakan adzab kepada ajaran yang salah seperti yang Tuhan lakukan kepada kaum Ad, Nuh, Tsamud?

Mengapa kisah-kisah Israiliat seringkali dijadikan referensi yang sahih dalam mengajarkan hikmah dalam budaya Islam?

Apa agama orang tua Muhammad SAW? Jika mereka non-Islam, apakah mereka masuk neraka?

Apakah sebagai seorang manusia biasa, para nabi juga memiliki dosa? Jika benar demikian, apa saja dosa mereka?

Bagaimana Anda dapat menjelaskan keberadaan Tuhan dan Malaikat secara ilmiah?