selasar-loader

Mengapa langit berwarna biru?

Last Updated Apr 7, 2017

5 answers

Sort by Date | Votes

nIajzF0-bhBL0KsbJHw7dj-3ItXBpjuZ.jpg

via prakosobhairawa.blogspot.co.id (ASAM)

Jawaban singkatnya karena spektrum biru dari cahaya matahari disebarkan oleh molekul gas pada atmosfer bumi.
Cahaya matahari sebenarnya tersusun dari berbagai spektrum warna seperti pada pelangi yakni merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu (me-ji-ku-hi-bi-ni-u), silahkan buktikan sendiri dengan cara memantulkan cahaya matahari dengan cermin yang dibenamkan dalam air. Urutan warna pelangi tersebut juga menunjukkan urutan panjang gelombang, mulai dari yang terpanjang merah sampai yang terpendek ungu. 
Alasan langit berwarna biru karena spektrum biru lebih tersebar dari pada warna lain oleh molekul gas pada atmosfer. Lantas apa alasan spektrum biru lebih tersebar? Karena panjang gelombangnya lebih pendek dari spektrum warna lain. 
Lantas mengapa langit tidak berwarna ungu atau nila, jika panjang gelombang keduanya lebih pendek dari pada biru? Pertama, karena spektrum warna pada cahaya tidaklah setara, dengan kata lain lebih sedikit spektrum ungu dan nila dari pada spektrum biru. Kedua, karena manusia mempunyai tiga tipe penangkap warna cahaya (colour receptors) yang disebut sel kerucut di retina mata yang paling peka terhadap warna merah, hijau, dan biru. Sel kerucut tersebut sebenarnya juga dapat menangkap warna lain, hanya saja tidak sepeka terhadap tiga warna utama tersebut. Maka dari itu, langit tampak biru.

Lantas bagaimana dengan warna jingga dan merah pada langit senja? Itu pertanyaan untuk lain waktu.

Diambil dari:

http://math.ucr.edu/home/baez/physics/General/BlueSky/blue_sky.html

https://spaceplace.nasa.gov/blue-sky/en/

Answered Apr 8, 2017

Hasil gambar untuk langit biru

Sumber gambar via https://2.bp.blogspot.com/ (SUM)

Ketika sinar matahari memasuki atmosfer bumi, sinar tersebut bertemu dengan molekul gas (oksigen, nitrogen) dan partikel debu. Spektrum warna sinar matahari dengan panjang gelombang yang lebih besar, seperti warna merah dan kuning, mampu menembus molekul gas dan partikel debu tersebut. Akan tetapi, spektrum warna biru, yang memiliki panjang gelombang lebih pendek, dipantulkan kembali ke lapisan atmosfer. Itulah sebabnya mengapa langit terlihat berwarna biru.

Sementara itu, panjang gelombang warna nila dan ungu lebih pendek daripada spketrum warna biru. Lalu, mengapa langit tak lantas berwarna nilai atau ungu? Karena spektrum warna ini lebih sempit/sedikit daripada spektrum warna biru, dan sel retina mata kita lebih sensitif untuk melihat warna biru daripada warna nila dan ungu. Kita melihat suatu objek itu karena objek tersebut memantulkan spektrum cahaya tertentu.

Prinsip yang sama juga terjadi pada air laut dan danau yang tampak berwarna biru.

Answered Apr 8, 2017
Andrian Habibi
Hidup dengan menulis karena menulis memberikan kehidupan

UKGGS0zW3fn7N6eon2Knx1VtCg7huDD5.jpg

Mengapa langit berwarna biru? Kata kuncinya adalah warna biru. Oleh sebab itu, saya ingin menyampaikan bahwa warna biru adalah hasil kesepatan kita terkait warna-warna yang ada. Saat kita menyepakati setiap warna dengan penamaannya, maka nama itu akan melekat kepada wujud apapun yang mendominasi dan mendekati nama warna tersebut.

Saya melihat langit berwarna biru karena nama warna dominan itu telah kita sepakati biru, sehingga birulah langit. Begitu juga putihnya awan atau hitamnya rambut kecuali sudah ubanan. Tak pelak langit pun menghitan saat memunculkan tanda ingin hujan. Juga warna yang kemerah-merahan dikala senja menuju pergantian waktu dari siang ke malam.

Jadi, saya hanya ingin mengungkapkan bahwa warna dominan akan disebutkan dengan penamaan suatu warna, sehingga itu menjadi kesepakatan dan kebenaran umum. Pada akhirnya, saat kita bertanya kepada anak kecil yang baru mengenal warna ditanya "langit berwarna apa?" Maka jawab si anak adalah biru, pak! Bukan kah begitu?

 

sumber gambar: soulofjakarta.com

Answered May 12, 2017

Spektrum warna biru lebih tersebar di gas molekul atmosfer, karena panjang gelombangnya lebih pendek.

Hasil gambar untuk langit berwarna biru

Ilustrasi via wordpress.com

Answered Jun 12, 2017
Dewa Ayu Fitriyanti
Mahasiswa fakultas psikologi

Warna biru langit disebabkan oleh interaksi atmosfer dan cahaya matahari. Dikutip dari live scince cahaya putih, termasuk cahaya matahari, terbuat dari partikel-partikel cahaya dengan warna berbeda. Masing-masing memiliki panjang gelombang yang berkoresponden. Beberapa hal berbeda bisa terjadi saat cahaya itu bersentuhan dengan zat.

Dewa Ayu Fitriyanti _ 1706980204 _ Wikramawa 13

Answered Aug 8, 2017

Question Overview


7 Followers
1009 Views
Last Asked 2 years ago

Related Questions


Bagaimana implementasi growth hacking atau akuisisi user baru yang paling efektif untuk sebuah produk media digital?

Mengapa Indonesia merupakan negara yang miskin?

Bagaimana pendapat Anda terkait pernikahan beda agama?

Perubahan seperti apa yang Anda inginkan di Indonesia?

Mengapa teleskop tidak bisa melihat lebih jauh dari 13,8 miliar tahun cahaya?

Apa sebab munculnya ekstremisme di dunia ini?

Bagaimana nasib perempuan-perempuan Jerman setelah Nazi kalah dalam Perang Dunia II?

Bagaimana cara Nazi mengenali orang Yahudi pada Perang Dunia II?

Apa yang bisa Indonesia lakukan untuk meningkatkan kejayaan industri filmnya?

Adakah kehidupan selain di bumi?

Mengapa permukaan bulan yang kita lihat di sini, selalu sama?

Mengapa pesawat tetap bisa terbang di atas bumi dan tidak terpengaruh dengan rotasi bumi?

Apakah mungkin jika pesawat terbang di suatu titik akan sampai lebih cepat di titik lain dengan menunggu bumi berotasi?

Mengapa nyamuk atau lalat tetap bisa terbang bebas meski ia di dalam mobil yang bergerak?

Berapa banyak sel yang dimiliki manusia sepanjang hidupnya?

Apa yang membuat sains di dunia Islam begitu maju di tahun 700-1100?

Mengapa jumlah jurnal ilmiah yang dilahirkan di Indonesia kalah jauh bila dibandingkan dengan negara lain?

Apa saja perusahaan besar di Indonesia yang memiliki banyak insinyur-insinyur dan ilmuwan-ilmuwan hebat Indonesia?

Apa saja prestasi ilmuan atau insinyur Indonesia yang diakui oleh dunia?