selasar-loader

Mengapa Anda suka naik gunung?

Last Updated Apr 6, 2017

1 answer

Sort by Date | Votes
Widi Widakdo
Yakusa! Awardee LPDP PK-75 | Magister Pendidikan Matematika UPI | Unimed

 07m70jWR5vizdiQs3PhKsx6g9VNKBbuh.jpg

2015- Gunung Sibayak, Sumatera Utara, 2094 Mdpl

Naik gunung itu mengajarkan arti pepatah berakit-rakit kita ke hulu, berenang-renang ke tepian. Artinya bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian. Hahahaa naik gunung itu cape, keringatan, belum lagi kadang luka, jatuh, kepleset. Silap-silap malah pengen nyerah dan pulang aja. Tapi siapa sangka justru itu bakal jadi cerita seru yang gak bakal terlupakan yang mungkin pantas untuk diceritakan ke anak cucu kelak. Hahahaa alay --" Naik gunung itu seperti menghadapi makna perjuangan walau cuma beberapa jam yang pada akhirnya lelah itu tak terasa karena dihadapi bersama-sama dengan teman seperjuangan yang memiliki misi sama. Yang kadang menertawakan saat terjatuh, tapi dengan tulus menolong. Yang saling memberi semangat dan selalu mengingatkan kalau di depan sana ada hamparan awan dengan keindahan mahakarya Tuhan yang sangat indah. Bonus ketika kita sampai puncak tentu saja kepuasan, keindahan, dan kebahagiaan bersama mereka yang tak berhenti memberi harapan.

foto via dokumen pribadi

Answered Jul 25, 2017