selasar-loader

Siapa tokoh Indonesia yang paling fenomenal?

Last Updated Nov 20, 2016

1 answer

Sort by Date | Votes
Ibnu Zubair
Menolak tua dengan rutin tertawa

V50aWAtPuvSgHiz_LeRu5NNqjHsqlF7z.jpg

merdeka.com

 

Saya pilih Munarman, kenapa ?

Secara fisik saya bertemu Munarman sekitar tahun 2007 dalam kegiatan diskusi. Selebihnya, saya hanya membaca berita-berita tentangnya. Munarman ini fenomenal, seorang aktivis yang bergelut dalam bidang hukum, tapi banyak menghadapi masalah hukum. Masalah-masalah yang ada terbilang kontroversial, jika melihat rekam jejak Munarman sebelumnya.

Munarman pernah memimpin YLBHI, lembaga advokasi hukum yang sangat dikenal pro rakyat kecil, bahkan ketika Orde Baru berkuasa, lembaga ini menjadi sarang tukang kritik dan dijadikan markas oleh para pengkritik. Setiap masalah-masalah hukum yang menjerat masyarakat kecil, terkhusus aktivis yang melawan penguasa, akan menjadikan YLBHI sebagai tempat berlindung.

Karena itu, setiap aktivis yang lahir dari rahim YLBHI memiliki karakter khas dan khusus. Nah, Munarman berada di luar kekhasan dan kekhususan itu. Dia vokal layaknya alumni YLBHI lain, namun memiliki pandangan keagamaan yang berbeda dengan mayoritas didikan YLBHI. Sampai-sampai, seorang Adnan Buyung dalam suatu wawancara di televisi, menuding Munarman telah dicuci otaknya hingga berpindah aliran dan tampil berbeda.

Secara pribadi, Munarman adalah sosok yang ramah dan bersahabat. Dalam pertemuan saya yang singkat, Munarman selalu merendahkan diri, setiap masalah hukum yang ditanyakan padanya, akan dijawab berdasar UU. Namun ketika masalah politik diajukan, Munarman akan menjelaskan dengan berapi-api sambil menekankan pesimismenya pada proses demokrasi dan pemimpin-pemimpin Indonesia saat ini (termasuk ketika saya bertemu 2007).

Tapi, Munarman percaya dengan perubahan yang perlahan-lahan, dimulai dengan kaderisasi setahap demi setahap, hingga suatu waktu kekuasaan direbut dengan cara damai. Munarman meyakini, perubahan hanya terjadi jika kekuasaan bisa direbut. Tanpa itu, mustahil perubahan bisa terjadi karena ideologi seorang pemimpin ditentukan oleh siapa dan hasil didikan politik dari mana. Pada proses inilah, diyakini Munarman bahwa didikan yang serupa dengan pandangan keagamaannyalah yang akan dapat melakukan perubahan itu.

Di antara banyaknya kontroversi dari sosok Munarman, beberapa yang saya ingat adalah: aksi cekik leher yang dilakukannya di Monas, dan kemudian menghilang, lalu tiba-tiba muncul di laman YouTube. Ia kemudian menyebut-nyebut pecalang, istilah yang cukup populer di Bali. Selanjutnya, ia terekam kamera ketika mengeluarkan sesuatu di amplop warna putih saat aksi tahun lalu (2016). Terakhir, ia menjadi narasumber penting dalam setiap aksi-aksi FPI.

Perubahan pandangan dan garis aksi Munarman dari liberal menjadi militan merupakan wujud sosoknya yang fenomenal. Sekalipun demikian, Munarman adalah sosok yang bersahabat dan mudah diajak berteman. Mungkin karena masih suka aroma kopi, sebagai sesama kopilovers tentu saja harus bisa berteman dan terus berteman. 

Assalamu'alaikum, Pak Munarman!

 

Answered Feb 2, 2017