selasar-loader

Mengapa teleskop tidak bisa melihat lebih jauh dari 13,8 miliar tahun cahaya?

Last Updated Apr 5, 2017

2 answers

Sort by Date | Votes

Hasil gambar untuk teleskop

Sumber gambar via http://www.teleskop-express.de/ (SUM)

Sebagai orang awam, saya akan mencoba menjawabnya dalam keterbatasan pengetahuan saya. Objek angkasa luar terjauh yang bisa diamati dari muka bumi melalui teleskop Hubble adalah galaksi yang dijuluki dengan 39546284. Objek ini diperkirakan jaraknya dari muka bumi adalah 13,8 miliar tahun cahaya. Kecepatan cahaya adalah 300.000 km/detik. Sampai saat ini, manusia belum mengenal objek angkasa lain yang usinya lebih tua dari objek 39546284 dengan menggunakan teleskop Hubble.

Kemungkinan kita akan bisa melihat objek angkasa yang lebih jauh lagi bila rencana peluncuran teleskop James Webb jadi dilaksanakan pada Oktober 2018 nanti. Teleskop ini memiliki kemampuan yang lebih besar daripada teleskop Hubble, dengan diameter cermin mencapai 6,5 meter. Melalui teleskop ini, diharapkan kita dapat mengamati galaksi pertama yang terbentuk selama masa kelahiran alam semesta.

Answered Apr 8, 2017
Manoressy Tobias
Calon Peneliti, Pusat Sains Antariksa, LAPAN

Sebetulnya bisa.

Lihat objek merah dalam inset dalam foto di bawah?

GmpVdacqCKHKseUPj1rU-TvjIRiyeGmx.png

(sumber foto: NASA)

Objek tersebut adalah galaksi GN-z11; galaksi tertua dan terjauh yang bisa diamati Hubble Space Telescope. Jaraknya dari kita hari ini adalah 32 milyar tahun cahaya (1 tahun cahaya = 9,5 triliun kilometer). GN-z11 tergolong galaksi generasi pertama di alam semesta; terbentuk 400 juta tahun setelah Big Bang.

Mungkin terdengarnya kontradiktif, ya? Apabila 1 tahun cahaya adalah jarak yang bisa ditempuh dengan laju cahaya dalam setahun dan usia alam semesta adalah 13,8 milyar tahun, bukannya mestinya jarak objek terjauh 13,8 milyar tahun cahaya? Mengapa bisa ada objek di lokasi yang jauhnya 32 milyar tahun cahaya?

Konsep pengukuran jarak dalam kosmologi terkadang agak tricky. Ada dua video yang menjelaskan konsep jarak dan ukuran alam semesta dengan cukup sederhana dan menarik; silahkan ditonton terlebih dahulu:

1.       http://bit.ly/2ojV1y2

2.       http://bit.ly/1hZOcVa

Kemudian, bagaimana dengan kemampuan teleskop itu sendiri? Seberapa jauh sebuah teleskop bisa melihat tentu tergantung pada jenis dan perancangan teleskop itu sendiri. Apabila Anda telah melihat video-video di atas, Anda akan tahu istilah cosmological redshift yang diakibatkan mengembangnya alam semesta.

Gambar di bawah menunjukkan perbandingan teleskop di Bumi, Hubble, dan James Webb, serta seberapa jauh mereka bisa melihat:

ina_2X22bkJUPkmmylwC5rOSXNZi-Rgl.jpg

(sumber foto: NASA)

Teleskop Hubble lebih banyak "bermain" di domain cahaya tampak, sedangkan teleskop James Webb (yang akan diluncurkan tahun 2018) dirancang khusus untuk domain inframerah. Semakin jauh jarak suatu objek, semakin besar redshift-nya, semakin tua umur objek tersebut. Panjang gelombang dari galaksi-galaksi yang usianya paling tua akan "tergeser/terbentang" ke domain inframerah. Karena itulah, seperti yang Pak Budianto telah sebutkan di bawah, teleskop James Webb mampu melihat lebih jauh dibanding Hubble.

Kalau teleskop Hubble bisa sampai melihat galaksi GN-z11 yang terbentuk 400 juta tahun setelah Big Bang, teleskop James Webb bisa melihat galaksi-galaksi paling tua yang terbentuk 200 juta tahun setelah Big Bang. Tentunya akan sangat menarik untuk mengetahui seperti apa alam semesta di masa-masa awal itu.

Seandainya ada yang penasaran akan sebesar apa teleskop James Webb, foto di bawah menunjukkan ukuran cermin utamanya:

nXrL2o2O3i8FiCksIEli6V0NDaK3o_HV.jpg

(sumber foto: NASA, via futuretimeline)

Answered Apr 9, 2017

Question Overview


3 Followers
1208 Views
Last Asked 2 years ago

Related Questions


Bagaimana implementasi growth hacking atau akuisisi user baru yang paling efektif untuk sebuah produk media digital?

Mengapa Indonesia merupakan negara yang miskin?

Bagaimana pendapat Anda terkait pernikahan beda agama?

Perubahan seperti apa yang Anda inginkan di Indonesia?

Apa sebab munculnya ekstremisme di dunia ini?

Mengapa langit berwarna biru?

Bagaimana nasib perempuan-perempuan Jerman setelah Nazi kalah dalam Perang Dunia II?

Bagaimana cara Nazi mengenali orang Yahudi pada Perang Dunia II?

Apa yang bisa Indonesia lakukan untuk meningkatkan kejayaan industri filmnya?

Adakah kehidupan selain di bumi?

Mengapa permukaan bulan yang kita lihat di sini, selalu sama?

Mengapa pesawat tetap bisa terbang di atas bumi dan tidak terpengaruh dengan rotasi bumi?

Apakah mungkin jika pesawat terbang di suatu titik akan sampai lebih cepat di titik lain dengan menunggu bumi berotasi?

Mengapa nyamuk atau lalat tetap bisa terbang bebas meski ia di dalam mobil yang bergerak?

Berapa banyak sel yang dimiliki manusia sepanjang hidupnya?

Apa yang membuat sains di dunia Islam begitu maju di tahun 700-1100?

Mengapa jumlah jurnal ilmiah yang dilahirkan di Indonesia kalah jauh bila dibandingkan dengan negara lain?

Apa saja perusahaan besar di Indonesia yang memiliki banyak insinyur-insinyur dan ilmuwan-ilmuwan hebat Indonesia?

Apa saja prestasi ilmuan atau insinyur Indonesia yang diakui oleh dunia?

Berapa jumlah bintang yang ada di langit?

Bagaimana menjelaskan bahwa ada kemungkinan kehidupan lain selain di Bumi ini?

Mengapa sampai saat ini masih ada orang percaya bahwa bumi itu datar?

Bagaimana cara menjelaskan kalau Bumi itu bulat?

Bagaimana cara menghitung jarak antara bumi dan matahari?

Berapakah besarnya matahari? Bagaimana cara menghitungnya?

Jika Alien itu ada, mengapa kita tidak pernah bertemu dengannya?

Kenapa dalam seminggu terdapat tujuh hari, kenapa tidak 10 atau 15, kenapa harus 7?