selasar-loader

Mark Pucat Menghadapi Senator Tua Tak Paham Cara Kerja Facebook

LINE it!
Andara  Geofani
Andara Geofani
Suka membaca, Engineer, Hobi Makan
Journal Apr 12, 2018

LkPT2vNE48Y2AIVHJcsKF-csSLmDKStj.png

CEO Facebook, Mark Zuckerberg, menghadiri Kongres dan Senat AS. Sidang yang berlangsung selama lima jam itu diselenggarakan untuk membuka sesi dengar pendapat di hadapan sejumlah senator yang berjumlah 44 orang.

Dalam kesempatan itu, bos platform Instagram dan WhatsApp juga mengulang permintaan maafnya terkait penyalahgunaan data hingga masalah penggunaan Facebook oleh agen Rusia guna memengaruhi hasil Pilpres AS.

Namun ada yang aneh dari wajah Mark hari itu. Ia terlihat lebih pucat, kalau tidak ingin disebut frustrasi menghadapi para senator AS yang usianya sudah jauh di atas paruh baya.

 

Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan para senator pun seolah menjadi pertanda bahwa orang-orang tua yang duduk di Parlemen Amerika Serikat ini tidak mengetahui dengan pasti bagaimana cara kerja Facebook.

Dilansir dari BBC, anggota Senator yang kini menduduki posisi sebagai parlemen adalah orang-orang yang rata-rata memiliki usia 61 tahun.

Bahkan ekspresi Mark yang menutupi kekesalan menjadi bahan ejekan bagi para netizen. Mereka tak segan membuat berbagai meme yang mengolok-olok bagaimana jalannya kongres tersebut.

kxCRc2rBMSqfdf8QkDdBfmw_Q4eGP4pT.png

Sebelumnya, diberitakan bahwa pihak Facebook menggunakan jasa ahli kepribadian dan hukum untuk mengajari Mark Zuckerberg cara bersaksi di depan anggota Kongres dengan baik dan menarik simpati.

Anehnya, setelah bos Facebook menyelesaikan kesaksiannya, dia meninggalkan catatan yang ia siapkan di meja saksi. Isi catatan Zuckerberg pun diabadikan oleh para fotografer yang memantau sesi itu dan tersebar di Twitter.

Contekan tersebut berisi mengenai tujuh hal, yakni

  1. Mark menyesalkan terjadinya pencurian data oleh Cambridge Analytica. Ia mengatakan telah mencegah hal serupa sejak tahun 2014.
  2. Ia menghindar untuk memberikan jawaban eksplisit terkait kemungkinannya untuk turun takhta sebagai CEO.
  3. Mark ingin layanan FB agar terus gratis, dan satu-satunya jalan adalah dengan menggunakan iklan.
  4. Mark menunjukkan hal-hal positif yang diciptakan Facebook. Tertulis, bagaimana Zuckerberg harus bersikap dan lakukan bila dicecar.
  5. Ia mengutip ucapan CEO Amazon Jeff Bezos: "Ada perusahaan yang bekerja keras agar kamu membayar lebih, dan ada perusahaan yang bekerja keras agar kamu tidak perlu membayar lebih.”
  6. Ia sadar adanya konten-konten buruk di Facebook. Facebook pun melakukan peningkatan besar-besaran untuk mencegah tersebarnya konten berita palsu maupun kebencian dengan cara menambah petugas yang memantau konten-konten yang beredar.
  7. Facebook mengaku siap mengikuti regulasi itu di Eropa, tapi belum memutuskan untuk menerapkannya di seluruh dunia. Namun dalam contekannya, Zuckerberg menulis peringatan jangan memberi tahu jika Facebook telah mengikuti regulasi GDRP.

 

 

Sikap tenang Zuckerberg selaras dengan kabar yang menyatakan bahwa bos Facebook sudah diajari agar bersikap baik saat memberikan kesaksian. Sayangnya, sikap tenang tersebut justru membuat banyak millenials mengejek kongres tersebut dengan membuatkan banyak meme bagi Mark.

Hal ini terjadi karena kekecewaan banyak orang atas tidak proporsionalnya usia senator pada kongres dalam mengurusi kasus yang menimpa Facebook ini. Usia senator yang terlampau jauh membuat mereka semakin tidak memahami kasus yang terjadi dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mereka sendiri tak pahami.

1214 Views