selasar-loader

Mengenal Nanopartikel Emas dan Aplikasinya

LINE it!
Diah Retno  Yuniarni
Diah Retno Yuniarni
Inorganic Chemistry Students of FMIPA UI | Rumah Kepemimpinan Jakarta batch 8
Journal Jan 5, 2018

h5GRIkEwrf_k4E31mSngGZAgTy8Gk1_X.jpg

Sekitar setahun lalu, saya berdiskusi dengan seorang doktor dari Universitas Salamanca, Spanyol. Namanya Dr. Carmen El Hayo. Kami berdiskusi singkat tentang penelitiannya mengenai nanopartikel emas (gold nanoparticles) yang berpotensi menjadi partikel penghancur kanker.

Setelah saya jalani setahun ini, nanopartikel emas rupanya tidak hanya booming di Spanyol. Nanopartikel ini sudah "mewabah" ke seluruh dunia karena potensi yang dimilikinya. Baru-baru, ini saya memegang riset mengenai nanopartikel emas, studi, dan sintesisnya yang merupakan kolaborasi Kelompok Bidang Ilmu Anorganik UI dengan grup Professor Choi di KAIST, Korea.

Nah, apa yang menyebabkan goldnanoparticle ini cukup menjadi tren di kalangan ilmuwan sedunia? Saya akan membahasnya di sini.

Nanopartikel emas adalah sol atau suspensi koloid dari partikel emas berukuran nano yang dikemas dalam fasa cair. Cairan ini biasanya berwarna merah, biru, atau ungu; menyesuaikan ukuran nanometernya masing-masing. Semakin besar ukurannya, semakin pekat warna ungunya.

Sifatnya yang mudah ditemukan, memiliki pengenalan molekuler yang lebih mudah, dan memiliki sifat optik yang jelas menjadi alasan banyak ilmuwan menggunakan nanopartikel emas sebagai subjek penelitian yang menjanjikan. Modifikasi pada ukuran dan bentuk yang dimiliki nanopartikel emas akan memengaruhi potensi aplikasi partikel berukuran nano tersebut.

Menurut Sigma-Aldrich, diketahui bahwa nanopartikel emas dapat diterapkan untuk hal-hal di bawah ini.

1. Elektronika

Nanopartikel emas menjadi komponen penting dalam desain chip. Nanopartikel emas dapat digunakan untuk menghubungkan resistor, konduktor, dan elemen lain dalam sebuah chip elektronik.

2. Photodynamic Therapy

Dalam proses ini, nanopartikel emas bisa digunakan dalam tindakan medis, terutama untuk mengobati tumor. Near-IR akan menyerap nanopartikel emas (termasuk nanoshells dan nanorods emas) dan menghasilkan panas saat tereksitasi oleh cahaya pada panjang gelombang 700 sampai 800 nm. Hal ini memungkinkan nanopartikel ini untuk membasmi tumor yang ditargetkan. Ketika cahaya diterapkan pada tumor yang mengandung nanopartikel emas, partikel tersebut cepat memanas, lalu membunuh sel tumor dalam pengobatan yang juga dikenal sebagai terapi hipertermia.

tZyRcuRprGukjxCDaR964Qz6r6pa7pXR.jpgnanoshel.com

3. Sensor

Sensor kolorimetri yang menggunakan nanopartikel emas dapat digunakan untuk mengidentifikasi apakah sebuah makanan cocok untuk dikonsumsi atau sebaliknya.

4. Spektroskopi Raman

Spektroskopi Raman memanfaatkan nanopartikel emas sebagai substrat untuk memungkinkan pengukuran energi getaran ikatan kimia. Strategi ini juga bisa digunakan untuk mendeteksi protein, polutan, dan molekul lainnya yang bebas label.

5. Probe

Nanopartikel emas juga menyebarkan cahaya dan bisa menghasilkan sederet warna menarik di bawah mikroskop medan gelap. Warna-warna yang tersebar dari nanopartikel emas saat ini digunakan untuk aplikasi pencitraan biologis.

6. Diagnostik

Nanopartikel emas juga digunakan untuk mendeteksi biomarker dalam diagnosis penyakit jantung, kanker, dan agen infeksius.

7. Katalisis

Nanopartikel emas dapat digunakan sebagai katalis dalam sejumlah reaksi kimia.

8. Oksidasi

Permukaan nanopartikel emas dapat digunakan untuk oksidasi selektif. Dalam kasus tertentu, permukaan nanopartikel emas dapat mengurangi reaksi (nitrogen oksida).

9. Sel Bahan Bakar

Nanopartikel emas sedang dikembangkan untuk aplikasi sel bahan bakar. Teknologi ini akan berguna di industri otomotif dan display.

Cukup banyak, bukan, aplikasi yang dihasilkan dari nanopartikel emas? Tren penggunaan nanopartikel emas kini membludak akibat banyaknya permintaan konsumen dan kebutuhan masyarakat akan nanopartikel ini. Namun, penerapan nanopartikel di bidang kesehatan masih perlu dikembangkan lagi agar lebih ekonomis dan mudah.

 

‚ÄčIlustrasi via Flickr

223 Views