selasar-loader

Mencontoh Tidurnya Muhammad

LINE it!
Andrian  Ubaidilah Aziz
Andrian Ubaidilah Aziz
Mahasiswa Akuntansi Universitas Padjadjaran 2015
Journal May 24, 2017

ZY1uT87UGEs36gc1gjfznqWTM8N-z7ll.jpeg
Foto via Entrepreneur

Buat kalian para mahasiswa pasti sering banget kan tidur di kelas? Kok sudah tidur malam tapi masih saja mengantuk? Nah, kita bakal bahas bagaimana kira-kira tidur yang efektif menurut Islam. Ribet banget dah tidur saja banyak aturannya? Nah, justru itu salah satu keistimewaan Islam, dari makan, tidur, sampai masuk WC saja ada tata caranya. Di Alquran memang tidak secara gamblang dipaparkan tata caranya, tapi semua itu dicontohkan oleh suri tauladan kita Rasulullah saw. sendiri.

Kenapa harus bahas tentang cara tidur? Soalnya tidur memegang peran penting dalam menjaga kesehatan selain pola makan. Pernah kan pastinya sedang capai lalu langsung tepar? Apalagi buat para mahasiswa yang tiap hari sibuk banget? Sedang asyik tidur, tapi kok pas bangunnya bukannya segar, tapi malah lemas? Kemungkinan ada yang salah dengan cara tidur kita. Nah, di sini saya akan bahas tata cara tidur yang diajarkan Rasulullah saw. agar kita bisa mendapat tidur yang berkualitas dan baik untuk kesehatan.

Tidur di Awal Malam dan Bangun di Akhir Malam

Wah, kabar buruk nih buat kita yang biasa begadang, khususnya para mahasiswa yang suka mengerjakan tugas sampai malam. Ternyata salah satu penyebab terbesar penyakit kanker hati adalah suka tidur terlalu malam. Situs resmi UGM Fakultas Kedokteran bagian radiologi dalam artikelnya diungkapkan, penemuan terbaru mengenai penyebab kanker hati. Di artikel itu pula ditegaskan untuk tidak tidur larut malam yang diungkapkan para dokter di National Taiwan Hospital.

Rasulullah saw. sendiri menganjurkan kita untuk langsung tidur selepas isya jika memang tidak ada urusan penting. Hal ini karena waktu malam adalah waktunya ekskresi hati dalam menetralkan racun. Apabila begadang, proses ini tidak akan berjalan lancar. Dalam salah satu hadisnya dikatakan "Beliau saw. tidur di awal malam dan menghidupkan akhir malam" (mutafaq ‘alaih). Dan salah satu hikmah dari tidur awal malam ini adalah agar kita bisa melaksanakan salat malam. Waduh, kalau tahu seperti itu jadi takut lagi, ya, buat begadang.

Berwudu Lebih Dahulu

Ternyata tidak salat saja yang perlu wudu lebih dahulu. Pas mau tidur kita juga dianjurin banget buat wudu dulu. Seorang peneliti dari Universitas Alexandria yaitu Dr. Musthafa Syahatah telah memaparkan hasil dari pengalaman tersebut. Beliau mengatakan bahwa orang yang rutin berwudu memiliki kuman yang jauh lebih sedikit dibandingkan mereka yang jarang berwudu. Selain itu, berwudu juga bermanfaat untuk mengencangkan kulit, dan istisnaq atau menghirup air yang kita lakukan saat berwudu akan mencegah berbagai penyakit di dalam hidung.

Posisi Tidur

Seperti apa posisi tidur paling nyaman menurut kalian? Kalo tidak tengkurep, kaki menendang ke mana-mana, mentok telentang sambil memegang guling. Coba baca beberapa hadis berikut. Suatu ketika Rasulullah saw. pernah menjumpai seorang laki-laki yang tidur dengan posisi tengkurap di Masjid. Rasulullah saw, bersabda "Bangkitlah engkau atau duduklah, sesungguhnya tidurmu itu adalah tidur dalam neraka jahanam" (HR. Ibnu Majah).

Bagaimana dengan telentang? Apakah boleh? Untuk menjawab ini, kita akan memakai pembuktian ilmiah. Dr. Zafir Al-Attar menjelaskan, jika seseorang tidur sambil telentang akan menyebabkan orang tersebut bernapas melalui mulut. Bahayanya adalah salah satu sumber berbagai penyakit adalah bernapas melalui mulut karena udara yang masuk tidak disaring dulu, tidak seperti bernapas lewat hidung. Dan saat tidur telentang jantung juga bakal mengeluarkan energi lebih buat mompa darah ke seluruh tubuh.

Tengkurap tidak boleh. Telentang juga. Lalu bagaimana? Masa harus sambil duduk. Tenang, dalam HR. Al-Bukhari nomor 247 dan Muslim nomor 2710, Nabi saw. mengatakan agar “Berbaringlah di atas rusuk sebelah kananmu”. Harus ke kanan banget nih? Soalnya kalau ke kiri akan membuat jantung berkerja lebih keras, sama seperti posisi telentang.

UszhijzmshDUn4rlZK4AGCaGPZ51PJbK.jpg
Ilustrasi via Citywatchcat.com

Sedangkan menurut hasil penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of American College of Cardiologi yang dimuat New York Times 21 Februari 2011, menemukan bahwa posisi tidur dengan miring ke kanan dapat mengurangi risiko kegagalan fungsi jantung. Hal ini disebabkan karena posisi tidur ke kakanan membuat jantung yang berada di bagian kiri tidak tertindih oleh organ yang lainnya.

Belum selesai, Rasulullah saw. tidur dengan meluruskan punggung dan juga sedikit menekuk kakinya. Hal ini bertujuan biar organ-organ yang lain terasa rileks sehingga bisa melancarkan aliran darah. Selain itu menekuk kaki juga bisa menolong organ-organ dan otot-otot perut buat relaksasi lebih sempurna.

Tidur Beralaskan Tangan

Setelah membahas posisi punggung dan kaki saat tidur. Bagaimana dengan tangan? Apakah diatur juga? Ternyata Rasulullah saw. senang tidur beralaskan tikar yang dibuat dari kulit binatang yang diisi sabut. Kepalanya diberi alas, kadang juga pakai tangan untuk dijadikan alas yang diletakkan di bawah pipi.

Sederhana banget, ya, tidurnya. Ternyata di balik kesederhanaan itu, ada manfaat medis yang coba diajarkan Nabi Muhammad saw. Ternyata tidur beralaskan tangan akan membuat posisi kepala, leher, dan punggung tercipta garis lurus. Memang leher yang tidak lurus pada saat tidur menyebabkan sakit leher pada saat bangun atau biasa disebut tengengen dan hal ini terkadang sampai berhari-hari lamanya, sehingga mengganggu aktifitas.

Tidur dalam Keadaan Gelap

Dalam hadis Nabi Muhammad saw tentang perintah tidur di dalam gelap, beliau mengatakan "Padamkanlah lampu saat akan tidur, tutuplah pintu, tutuplah rapat-rapat bejana-bejana, dan tutuplah makanan dan minuman" (HR. muttafaq 'alaih). Berdasarkan hadis Nabi saw. kondisi gelap saat tidur ini menghindarkan pandangan setan yang berkeliaran saat gelap.

Namun bukan itu saja. Seorang ahli Biologi Joan Roberts menemukan fakta bahwa ada hubungan antara kekebalan tubuh dan kondisi terang saat tidur. Orang yang menyalakan lampu sepanjang malam saat tidur, mengalami penurunan kadar hormon melatonin yang berperan dalam mendorong aktifitas antioksidan secara optimal. Selain itu terjadi  penurunan daya tahan tubuh sehingga rentan terhadap penyakit.

Tidur Sebentar di Siang Hari

Buat kita para mahasiswa pastinya sibuk banget, sampai kadang malam saja tidak tidur. Kalau sudah begitu, bisa ditebak kita akan tidur di kelas. Lalu bagaimana cara menghilangkan kantuk tadi? Ada sedikit tip buat kita yang tidak punya banyak waktu buat tidur, khususnya mahasiswa. Namanya "Power of Nap". Jadi kita cuma tidur sebentar, tapi bisa mengembalikan stamina dalam jumlah banyak.

Tidur atau istirahat siang (sesudah zuhur sebelum asar) dianjurkan oleh Rasulullah saw. Aktivitas ini disebut juga qoyluulah. Ibnu Atsir mengartikan qoyluulah sebagai “istirahat di pertengahan siang walaupun tidak tidur”. Para peneliti berpendapat bahwa tidur siang di kantor sangat bermanfaat bagi jantung, karena dapat mengurangi stres dan detak jantung yang berlebihan, sehingga membuat kerja terhambat.

Dalam kesimpulan lain dinyatakan bahwa kaum perempuan juga merasakan manfaat yang besar dari tidur siang di kantor. Keterangan ini menyebutkan bahwa laki-laki yang meninggal dunia akibat stres menghadapi pekerjaan lebih banyak daripada perempuan, sebagaimana penjelasan Dr. Dimitrios Trichopoulos, seorang penanggungjawab studi dan penelitian pada Harvard School of Public Health dan University of Athens Medical School. Bahkan saya juga mengakui kalau tidur siang, walau sebentar, bisa membuat badan kembali.

Itu dia sedikit tip tidur yang dianjurkan langsung oleh Rasulullah saw. agar kita bisa dapat tidur yang berkualitas. Pasti tidak nyaman menjalankan aktivitas sambil menahan kantuk. Namun saya tegaskan kalau hal-hal di atas hanya bersifat anjuran. Jadi tidak ada keharaman mutlak kalau kita tidak menjalankannya.

312 Views
Sponsored

Author Overview


Andrian Ubaidilah Aziz
Mahasiswa Akuntansi Universitas Padjadjaran 2015

More Journal from Andrian Ubaidilah Aziz


Dinasti Abbasiyah dan Pemerintahan Indonesia
12 months ago

Bagaimana Cara Menghafal Al-Qur'an?
11 months ago