selasar-loader

Jokowi, Energi, dan Nuklir

Mutti Anggitta
Lecturer, International Relations Department, BINUS University
Written 2 years ago | 479 Views

Di sebuah acara diskusi mengenai masa depan energi Indonesia, Menteri Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto mengatakan bahwa dalam rangka mengimplementasikan Doktrin Poros Maritim yang digagas oleh pemerintahan Jokowi, Indonesia harus mampu mengembangkan konektivitas. Oleh karena itu, Indonesia membutuhkan energi  yang memadai agar dapat membangun berbagai infrastruktur.

Dalam upaya memenuhi kebutuhan energi dalam negeri, Presiden Jokowi menargetkan pembangunan pembangkit listrik 35.000 MW yang diharapkan selesai pada tahun 2020. Target ini cukup mengagetkan, mengingat pada masa pemerintahan SBY, target pembangunan pembangkit

Jadilah bagian dari jaringan pengetahuan bersama jutaan pengguna lainnya

Author Overview


Mutti Anggitta

Lecturer, International Relations Department, BINUS University

More from this author


"Iran Bikin Nuklir": Problematik
2 years ago