selasar-loader

Mengapa jumlah rakaat salat tarawih berbeda-beda?

LINE it!
Answered Jun 08, 2017

Mhd Fadly
KPI Fak. Agama Islam UMSU, Alumni Pon-pes Ibadurrahman Stabat

menjawab pertanyaan ini alangkah baiknya kita buka baca terlebih dahulu penggalan surat Al-Muzammil ayat 20.

إِنَّ رَبَّكَ يَعْلَمُ أَنَّكَ تَقُومُ أَدْنَى مِنْ ثُلُثَيِ اللَّيْلِ وَنِصْفَهُ وَثُلُثَهُ وَطَائِفَةٌ مِنَ الَّذِينَ مَعَكَ 

"Sesungguhnya tuhanmu mengetahui bahwa engkau (Muhammad) berdiri (Sholat) kurang dari dua pertiga malam, atau seperdua malam, atau sepertiganya dan (demikian pula) segolongan orang-orang yang bersamamu."

dari penggaln ayat tersebut dapat diketahui bahwa Rasulullah melakukan sholat malam dengan limit waktu yang berfariasi, pada awalnya di dua pertiga malam, kemudian karena di ikuti oleh para sahabat dan di khawatirkan memberatkan untuk ummat berikutnya, maka di pendekkan hingga seperdua malam dan di khawatirkan kembali memberatkan ummat berikutnya hingga di kurangi menjadi sepertiga malam.

dalam riwayat dari Aisyah yang mengatakan bahwa "Sesungguhnya Nabi SAW tidak menambah di dalam bulan Ramadhan dan tidak pula mengurangkannya dari 11 rakaat. Beliau melakukan sholat 4 rakaat dan janganlah engkau tanya mengenai betapa baik dan panjangnya, kemudian beliau akan kembali sholat 4 rakaat dan jangan engkau tanyakan kembali mengenai betapa baik dan panjangnya, kemudian setelah itu beliau melakukan sholat 3 rakaat. Dan beliau berkata kepadanya (Ai’syah), "Dia melakukan sholat 4 rakaat, " tidak bertentangan dengan yang melakukan salam setiap 2 rakaat. Dan Nabi SAW bersabda, "Sholat di malam hari 2 rakaat 2 rakaat." Dan dia (Ai’syah), "Dia melakukan sholat 3 rakaat" atau ini mempunyai makna melakukan witir dengan 1 rakaat dan 2 rakaat. (HR Bukhari).

jika di hubungkan dengan limit waktu antara sepertiga malam dengan 11 rakaat bagi hadits tersebut, bisa saja terjadi karena dalam hadits terdapat kalimat jangan tanyakan betapa baik dan panjangnya, dengan artian dalam 11 rakaat Qiyamullail bagi yang dilakukan oleh Rasulullah mencapai sepertiga malam.

bisa jadi mereka yang mengasumsikan sholat melebihi dari 11 rakaat karena ingin mengikuti Kalimat dalam Al-Qur'an sholat hingga sepertiga malam. dan karena mereka membaca surat yang memiliki ayat yang pendek maka pada akhirnya jumlah rakaat yang bertambah hingga mencapai 23 rakaat.

Wallahu a'lam bis showab

 

 

 

 

257 Views
Write your answer View all answers to this question