selasar-loader

Apakah manfaat puasa pada bulan Ramadan secara medis?

LINE it!
Answered Jun 05, 2017

Tarash Burhanuddin
Calon dokter dari Usakti

HTJzbO6yIf1NhvjzTJ2eFonYsqh4osbf.jpg

Bulan Ramadan merupakan bulan ke 9 di kalender Islam, di mana umat Islam diwajibkan untuk perpuasa dari fajar hingga matahari terbenam selama 1 bulan penuh, yang merupakan Rukun Islam keempat. Ketika di bulan lainnya umat Islam yang biasanya makan 3 kali sehari, di Bulan Ramadan menjadi makan 2 kali sehari. Kejadian ini membuat perubahan pada pola makan, pola tidur, dan gaya hidup umat Islam di bulan puasa.  Perubahan-perubahan tersebut membuat perubahan pada tubuh manusia yang bermanfaat.

Manfaat puasa pada Bulan Ramadan secara medis:

1.     Perubahan profil lipids (kolesterol, trigliserida, LDL-C, HDL-C)

Pada penelitan tentang puasa, selama satu bulan berpuasa dapat menurunkan kadar kolestrol dalam darah. Menurukan lemak trigliserida bahkan menurunkan kolestrol jahat LDL-C. Selain itu puasa selama satu bulan juga meningkatkan kolestrol baik HDL-C.

2.     Berat badan

Pada penelitian tentang puasa, kebanyakan orang yang berpuasa terjadi penurunan berat badan dikarenakan pembakaran kalori yang lebih efektif serta asupan kalori yang lebih sedikit. Penurunan badan ini bisa hanya berjangka pendek yaitu sampai 2 minggu setelah puasa Ramadan. Agar penurunan berat menjadi permanen diperlukan program diet terstruktur dan perubahan gaya hidup yang sesuai setelah berpuasa Ramadan.

3.     Rokok

Dengan berpuasa kita diharamkan untuk merokok di siang hari, di saat inilah masyarakat yang merokok dapat mengurangi konsumsi rokok serta berusaha untuk tidak merokok lagi. Pada rokok terdapat zat adiksi sehingga orang yang merokok susah untuk berhenti merokok, ketika berpuasa terjadi pengurangan waktu untuk merokok, sehingga dapat memudahkan orang yang ingin berhenti merokok untuk mengurangi frekuensi merokok. Selain itu, dengan tidak merokok pada siang hari, dapat mengurangi polusi yang disebabkan oleh rokok.

4.     Jantung

Risiko penyakit jantung menurun karena perubahan profil lipids dan penurunan berat badan. Selain itu, terdapat penilitian yang menyatakan puasa Ramadan membuat jumlah nitric oxide lebih banyak daripada sebelum berpuasa. Nitric oxide dapat mengurangi kejadian endothelial dysfunction yang merupakan penyebab penyakit kardiovaskular.

Puasa 1 bulan memiliki manfaat medis tetapi tidak permanen. Bulan Ramadan dapat dijadikan sebagai awal yang baik untuk mengubah gaya hidup untuk setahun kedepannya agar manfaatnya dapat menjadi permanen.

Sumber foto: sahabatkuweb.wordpress.com

319 Views
Write your answer View all answers to this question
Sponsored