selasar-loader

Apa inovasi teknologi yang Anda dambakan dapat terjadi?

LINE it!
Answered Jun 01, 2017

Naufan Nurrosyid P
Pernah menjadi tukang bebersih di Lab TheoComp ITB

xzKUZM2SYEABW8o8IZO_W2iVyYiFWvsf.gif

Sekitar tahun 300.000 SM, mungkin manusia purba kala itu tidak mempunyai ide sama sekali tentang angka dan perhitungan. Namun, pada kisaran 50.000 hingga 20.000 SM, kemungkinan makhluk cerdas itu mulai mengerti pentingnya menghitung, ditandai dengan penemuan tulang-tulang yang penuh goresan seperti yang kita temukan saat perhitungan suara di pemilu.

Sekitar 8500 SM, sebuah penemuan mengenai goresan yang menunjukkan angka prima 11, 13, 17, dan 19 ditemukan di Afrika. Berlanjut pada tahun 6000 SM, penyebutan latin dari 12 (dwawash), 2 (treemi), dan 300 (trishat) pada teks purba ditemukan di India. Mulai pada tahun 5000 SM konsep dasar algoritma diperkirakan lahir di Mesir.

Pada sekitar 3000 SM, bangsa yang begitu kokoh, Babilonia, mengembangkan suatu alat untuk memudahkan perhitungan. Eropa menyebutnya sebagai the abacus, sedangkan masyarakat kita lebih mengenalnya dengan nama sempoa.

Perhitungan terus berkembang dari masa ke masa. Kemudian, hal itu melahirkan nama-nama penting di dunia baru, seperti John Napier yang menemukan logaritma di tahun 1614, Wilhem Schickhard dengan alat penghitung binary-nya di tahun 1623, dan berlanjut pada Pascal dengan kalkulator pertamanya yang meramaikan 1642.

Pada 1800-an, cikal bakal komputer mulai nampak. Dimulai pada 1822, saat Charles Babage mulai menyusun suatu alat yang dapat menghitung angka dengan “cepat dan otomatis”. Kemudian, ia dan tim mempublikasikan Analytical Engine di tahun 1837.

Merangkak 1 abad setelah masa itu, tiga perusahaan teknologi kala itu melakukan manuver dengan merging menjadi CTR, perusahaan yang akan melahirkan penemuan yang mengubah dunia. Berbagai hardware yang menggabungkan alat penghitung mulai digabungkan dari CTR, yang berubah menjadi IBM pada tahun 1924. Dari tahun ini, inovasi-inovasi manusia untuk alat hitung berkembang sangat pesat. Amat sangat pesat.

Dan melalui jalur ini lah, inovasi teknologi pada ranah yang lebih luas akan terus berkembang. Lantas, jika boleh berandai-andai, inovasi teknologi apakah yang saya dambakan untuk ada di masa depan? Karena berandai-andai itu gratis, mari kita coba paparkan perbidangnya.

1. Makanan

Pada masa mendatang, saat semua anak muda di dunia ini ingin menjadi engineer di bidang astrofisika, ladang-ladang mulai menipis dan bahan makanan menjadi perebutan, maka sebelum saat itu datang, teknologi pertanian yang memungkinkan rekayasa genetik pada bahan baku dibutuhkan.

Teknologi genetika ini memungkinkan manusia dapat memanen padi hanya dalam waktu satu minggu, buah dan sayuran dapat matang dalam 3 hari, serta dapat menghasilkan tanaman bumbu dalam waktu 5 hari.

Dengan teknologi ini, warung Padang Sederhana dan Warteg Kharisma Bahari mampu meningkatkan produktivitasnya. Chef mereka akan tetap ada, walaupun di sampingnya kelak akan didampingi oleh assistant digital maupun robot semacam Jarvis.

Kenapa tidak dalam bentuk kapsul instan yang menghasilkan energi pada manusia?
Karena cita rasa dan suasana makan bersama orang-orang yang kita kasihi tidak dapat tergantikan oleh teknologi apapun.

2. Medis

Dunia medis sebenarnya sudah sangat berkembang. Tetapi inovasi teknologi yang dapat membuat obat perenovasi jaringan manusia yang rusak secara spesifik perlu segera dipatenkan.

Pada masa itu, akan ada teknologi pembawa obat transport yang secara tepat mengirimkan molekul obat pada bagian yang mengalami kerusakan. Dengan demikian, kolaborasi ˆ dan saintis akan terjalin dengan semakin mesra.

Obat yang dimaksud justru bukan obat awet muda, pil yang dapat menyembuhkan segala macam penyakit, atau ramuan yang dapat membuat manusia hidup ribuan tahun. Bumi kita akan segera berakhir jika obat-obat jenis ini ada, mengingat nafsu manusia untuk memperbanyak keturunan tidak ada habisnya.

Dan bayangkan tentang harga dari obat tersebut. Tak dapat dibayangkan bila planet kita akan dihuni oleh sekumpulan manusia kaya raya nan sombong, yang tak punya rasa takut mati di esok hari.

3. Transportasi

tcj-YbA6IeaOrrkc2RW0mMl4yy2HRIbS.gif

Pintu ke mana saja milik Doraemon tentu akan sangat menarik bila dapat diciptakan. Namun, mengingat bejatnya manusia, akan lebih asyik bila ada transportasi massal yang dapat bergerak dengan kecepatan 1.500 km/jam dan dapat berakselerasi dalam hitungan 3 detik. Ah, tentu dengan jumlah dan jalur yang relevan terhadap populasi manusia kala itu.

4. Energi

Bahwa akan datang waktunya manusia berhenti mencangkul perut bumi sekaligus 100% beralih kepada green energy melaui aplikasi elektromagnetik. Inovasinya sederhana, hanya tentang 100% mewujudkan energi terbarukan. Jalan raya hanya akan dilalui motor dan mobil yang tidak mengepulkan asap. Di rumah-rumah, sudah terpasang panel surya dengan efisiensi tinggi. Di pinggiran pantai, berdiri kokoh kincir angin, ditemani oleh pemanen listrik teknologi gelombang laut. Juga trotoar-trotoar yang telah dipenuhi dengan pressure converter yang mampu mengubah langkah kaki kita menuju listrik untuk global. Maka, inovasi ini akan menghentikan perebutan sumber daya energi antarbangsa dan membuat manusia saling gotong royong memenuhi kebutuhan listrik dunia.

T9BBP7VyzNf5XqU-c93SNTOjKukXfU5X.gif

Lantas dari semuanya, teknologi apa yang paling diidamkan?

Dari itu semua, justru teknologi informasi baru yang paling saya harapkan ada. Teknologi yang memungkinkan menyimpan seluruh informasi secara lengkap dan dapat divisualisasikan, yang tersimpan dalam DNA, dan hanya bisa diaktifkan atas restu pemilik tubuh, atau ketika si empunya tubuh telah meninggal.

AZT459Unri-XK9sNDNpEfGhsmKG5s9UI.gif

Mengapa?

Sederhana. Karena dewasa ini, sungguh sulit membedakan mana pernyataan yang benar, dan mana yang menyesatkan.

Lantas, mengapa harus menunggu si pemilik tubuh meninggal?

Karena sampai kapanpun, manusia akan mempertahankan nama baiknya, walau ia tahu ia akan meninggal. Jadi, manusia akan tetap hidup dengan baik dan mempertahankan kebenaran yang ia pikir benar. Satu lagi, bukankah guru terbaik adalah pengalaman?
:)

Intinya, akan sangat menarik jika inovasi teknologi yang terlahir kelak tidak akan menghilangkan interaksi terhadap sesama manusia. Bahwa setiap shortcut yang dilahirkan oleh peradaban, akan tetap diperuntukkan membangun, bukan malah menghancurkan.

klqERyqZHzrDU6g3EQ3b5CsCJaRqdci3.gif

#A2A

328 Views
Write your answer View all answers to this question