selasar-loader

Apa saja festival yang penting untuk dikunjungi ketika melakukan wisata ke Seoul (Korea Selatan)?

LINE it!
Answered May 31, 2017

Ma Isa Lombu
Penikmat Budaya

M4g-iOdAGueglm-q9C1yywuEkaPaGCRW.jpg

Banyak sekali festival kebudayaan atau seni modern yang ada di Korea Selatan, khususnya di Seoul. 

Namun, untuk memudahkan kawan-kawan untuk membaca, saya hanya akan menjabarkan beberapa festival terbaik berdasarkan musim yang ada di Korea Selatan.

Festival terbaik di Korea Selatan berdasarkan musim:

a. Spring (Semi) 

Terjadi antara bulan Maret sampai Mei dengan suhu antara 13 sampai 14 derajat celcius. Festival terbaik di musim ini adalah Hangang Yeouido Spring Flower Festival.

d-CkRClpnxgzZNAIFkwS4i31FoogZDmw.jpeg

Festival ini dilaksanakan di jalan Yeouiseo-ro (Yunjung-no) pada pertengahan april di mana bunga khas musim semi seperti azaleas, forsythia, atau royal azaleas mekar dalam kondisi terbaiknya. Perayaan ini sangat terkenal di Korea. Karena hal tersebutlah maka selama festival dilangsungkan, akses mobil dibatasi sepanjang jalan di sekitar National Assembly Building. 

Kemeriahan mekarnya jutaan bunga tersebut tidak hanya dapat dinikmati di siang hari. Saat malam tiba, para wisatawan dapat menikmati mekarnya bunga tersebut dengan kilauan lampu yang makin membuat suasana tambah menakjubkan, dengan disertai tampilnya beberapa pertunjukan jalanan lain.

Bagaimana cara ke sana?

Direkomendasikan dengan menggunakan moda transportasi subway.

1) Dangsan Station (Subway Line 2 or 9), Exit 4. 20 menit jalan kaki.  
2) Yeouinaru Station (Subway Line 5), Exit 1. 20 menit jalan kaki. 
3) Yeouido Station (Subway Line 5 or 9), Exit 5. Naik bis nomer 162, 262, or 461 tujuan National Assembly Bus Stop. 
4) National Assembly Station (Subway Line 9), Exit 1 or 6. 5 menit jalan kaki.

b. Summer (Panas)

Terjadi antara bulan Juni sampai Agustus dengan suhu antara 25 sampai 27 derajat celcius. Festival terbaik di musim ini adalah Hangang Mongttang Summer Festival.

sTmn6vzpcfOXhDXY7Qng57GBb5rmb72B.jpeg

Festival ini pada dasarnya festival tahunan yang dilaksanakan di pinggir sungai Hangang dan taman-taman di sekitarnya. Festival ini bukan hanya dinanti oleh para turis, tetapi juga sangat dirindukan oleh warga Korea Selatan sendiri. Khususnya warga Kota Seoul. 

Festival ini dilaksanakan oleh Hangang Project Headquarters of the Seoul Metropolitan Government, yang berkerja sama dengan organisasi kemasyarakatan yang ada di Seoul dengan satu tujuan, menjadikan sungai Hangang sebagai destinasi wisata favorit di Kota Seoul. Pada festival tersebut, banyak hal yang dapat dilakukan para pengunjung, mulai dari camping, water leisure sports, concerts, film screenings, street festivals, cycling, paper boat racing, fire art, and traditional art performances.

c. Autumn (Gugur) 

Terjadi antara bulan September sampai November dengan suhu antara 13 sampai 14 derajat celcius. Festival terbaik di musim ini adalah Seoul International Fireworks Festival.

qNkRyLodg9J7KWVYBlesXkzpbDiKWmf9.jpg

Festival kembang api yang satu ini memang dapat dibilang luar biasa. Selain karena memeng merupakan festival tahunan (meski ditiadakan di tahun 2001, 2006, dan 2009 karena sebab spesifik tertentu), festival ini menjadi spesial karena meski dilaksanakan oleh sebuah perusahaan konglomerasi asal Korsel yang bernama Hanwa, negara-negara maju lain seperti Kanada, Prancis ataupun Jepang juga turut berpartisipasi dalam acara ini.

Festival kembang api yang dilaksanakan di Yeouido Hangang Park (di depan 63 City) ini memakan waktu pelaksanaan kurang lebih selama 120 menit (termasuk break). Karena keindahannya yang sangat luar biasa dan tidak ada batasan umur untuk para pengunjungnya, dapat dipastikan tempat-tempat utama gratisan di sekitar event akan sangat padat dikunjungi pengunjung. 

Nah, jika kita menginginkan tempat yang nyaman dan kondusif untuk menikmati keindahan kembang api tersebut, Hanwa sebagai pihak penyelenggara sudah menyediakan tidak khusus untuk kemewahan tersebut.

Bagaimana menuju ke sana?

Jika menggunakan subway:

Yeouinaru Station (Seoul Subway Line 5), Exit 4.
Yeouido Station (Seoul Subway Line 5, 9), Exit 5.
Catatan: Jika terjadi kemacetan hebat, Subway Line 5 may tidak berhenti di Yeouinaru Station.Untuk itu, para pengunjung dapat turun di Yeouido, Mapo atau Daebang Stations.

Jika menggunakan Bis:

Bis warna biru: 162, 261, 262, 360, 362, 461, 503, 753 
Bis warna Hijau: 5012, 5534, 5623, 5633, 5713, 6513, 6623, 6630, 7611

d. Winter (Dingin) 

Terjadi antara bulan Desember sampai Februari dengan suhu antara -6 sampai -7 derajat celcius. Festival terbaik di musim ini adalah Seoul Lantern Festival.

68ninU2clybMmnbEqg_PK1QqfaWlL_bU.jpg

Jika ditanya, Festival apa yang paling merepresentasikan Kota Seoul, Seoul Lantern Festival mungkin adalah jawabannya. Festival tahunan yang disaksikan jutaan orang ini dilaksanakan di sepanjang 1.2km Cheonggyecheon Stream. Berbagai macam lentera unik yang merepresentasikan budaya dan kehidupan masyarakat Korsel, ditampilkan dengan sangat cantik di sana.

Bagaimana menuju ke sana?

1. Spot:  Cheonggye Plaza/Gwanggyo/Jangtonggyo Bridge

[Dengan Subway]
Jonggak Station (Seoul Subway Line 1), Exit 4 or 5.
-Jalan lurus sekitar 3 menit. 

atau

Euljiro 1-ga Station (Seoul Subway Line 2), Exit 2 or 3. 
-Jalan lurus sekitar 5 menit.

[Dengan Bis]
Blue bus: 101, 150, 163, 402, 405, 504, 506
Green bus: 1711, 7016, 7017, 7021,8000
Circular bus: 92S tour

2. Spot: Samilgyo

[Dengan Subway]

Euljiro 3-ga Station (Seoul Subway Line 2, 3), Exit 1, 2, 3, or 4, 
-Jalan lurus sekitar 10 menit.

[Dengan Bis]
Blue bus: 140, 163, 470, 471, 501, 701
Direct bus: 1150, 5000, 5005, 5007, 7900, 9001, 9003, 9300
Express bus: 8100
Red bus: M4101, M4102

3. Spot: Seungyo
[Dengan Subway]
Jongno 3-ga Station (Seoul Subway Line 1, 3), Exit 12, 13 or 14, 
-Jalan lurus sekitar 10 menit.
Euljiro 3-ga Station (Seoul Subway Line 2, 3), Exit 1, 2, 4 or 5. 
-Jalan lurus sekitar 10 menit.
[Dengan Bis]
Blue bus: 163

304 Views
Write your answer View all answers to this question
Sponsored

Author Overview


Ma Isa Lombu
Pendiri selasar.com | Alumnus Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia