selasar-loader

Pentingkah Pendidikan Kewarganegaraan untuk Mahasiswa Aktivis Guna Mewujudkan Generasi Milenial Emas 2045?

LINE it!
Answered Sep 27, 2018

Dewasa ini, kehidupan masyarakat sudah berada pada zaman dimana semua dapat diperoleh dengan mudah, yaitu zaman canggih yang mana segalanya hanya berbekal dengan gadget maka dapat dengan cepat menemukan apa yang diinginkan. Meski pun demikian adanya, di tengah-tengah kemajuan zaman yang serba modern seperti sekarang ini memandang perlu adanya suatu upaya-upaya untuk membiasakan ke arifan luhur tidak lekas ditinggalkan begitu saja. Contohnya seperti budaya sopan dan santun, menghargai proses, dan daya juang yang harus senantiasa dibiasakan dan dibinakan di dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini berkenaan dengan mempersiapkan warga negara muda yang cerdas dan baik yang dapat di andalkan oleh bangsa dan negara untuk mengisi kemerdekaan dengan partisipasi yang positif dan efektif guna menyongsong hari esok yang lebih baik.  Upaya ini yang dinamakan dengan Pendidikan Kewarganegaraan (PKn).

Pendidikan kewarganegaraan sejatinya adalah sebuah bentuk pendidikan untuk generasi penerus yang bertujuan agar mereka menjadi warga negara yang berpikir tajam dan sadar mengenai hak dan kewajibannya dalam hidup bermasyarakat dan bernegara. Pendidikan kewarganegaraan harus dipelajari oleh seluruh generasi muda, dari tingkat SD hingga tingkat universitas. Mengapa pendidikan ini penting untuk mahasiswa? Melalui Pendidikan kewarganegaraan, mahasiswa dapat:

·         Menjadi pribadi yang mengetahui hak dan kewajibannya sebagai warga negara indonesia

·         Menjadi pribadi yang berpikir kritis

·         Menjadi pribadi yang bertoleransi tinggi

·         Mahasiswa menjadi pribadi yang cinta damai

·         Mahasiswa menjadi sosok yang mengenal dan berpartisipasi dalam kehidupan politik lokal, nasional, dan internasional

Selain itu, pendidikan ini juga bertujuan untuk membangun kesiapan seluruh warga negara agar menjadi warga dunia (global society) yang cerdas. Dengan pendidikan kewarganegaraan ini para generasi muda diharapkan memiliki kesadaran penuh akan demokrasi dan HAM. Dengan bekal keadaran ini, mereka akan memberikan kontribusi yang berarti dalam mengatasi berbagai masalah yang dihadapi bangsa, seperti konflik dan kekerasan yang terjadi dalam masyarakat Indonesia, dengan cara-cara yang damai dan cerdas. Mencetak generasi muda yang bertanggungjawab atas keselamatan dan kejayaan tanah air adalah tujan berikutnya. Rasa tanggung jawab ini akan tercermin dalam partisipasi aktif generasi muda dalam pembangunan. Generasi muda yang bertanggung jawab akan menyaring pengaruh-pengaruh dari luar, mengambil sisi positifnya dan menolak hal-hal yang tidak sesuai dengan nilai luhur dan moral bangsa. Akhirnya, Pendidikan kewarganegaraan diharapkan mampu menumbuhkan sikap setia kepada tanah air dan bersedia dengan tulus iklhas untuk menyumbangkan setiap potensinya demi kemajuan tanah air walaupun mendapat iming-iming popularitas atau harta dari pihak-pihak lain.

Daftar Pustaka

Anonim. 2017. Pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan Bagi Generasi Muda Indonesia. SMA N 1 Ampek Angkek. https://www.sman1ampekangkek.sch.id/blog/pentingnya-pendidikan-kewarganegaraan-bagi-generasi-muda-indonesia/ (Diakses pada 26 September 2018 : 20.33 WIB)

Hernawan, Ulan. 2017. Tantangan Pendidikan Kewarganegaraan di Era Millenial. Kompasiana. https://www.kompasiana.com/ulanhernawan/59ba775ced4ed64469015852/tantangan-pendidikan-kewarganegaraan-di-era-milenial (Diakses pada 26 September 2018 : 20.31 WIB)

Jessica. 2017. Pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan bagi Mahasiswa. Edu Center. https://www.educenter.id/pendidikan-kewarganegaraan/ (Diakses pada 26 September 2018 : 20. 35 WIB)

Saputra, Tubagus. 2017. Pendidikan Kewarganegaraan untuk Generasi Millenial. https://matangasa.com/2017/11/27/pendidikan-kewarganegaraan-untuk/ (Diakses pada 26 September 2018 : 20.30 WIB)


Dewasa ini, kehidupan masyarakat sudah berada pada zaman dimana semua dapat diperoleh dengan mudah, yaitu zaman canggih yang mana segalanya hanya berbekal dengan gadget maka dapat dengan cepat menemukan apa yang diinginkan. Meski pun demikian adanya, di tengah-tengah kemajuan zaman yang serba modern seperti sekarang ini memandang perlu adanya suatu upaya-upaya untuk membiasakan ke arifan luhur tidak lekas ditinggalkan begitu saja. Contohnya seperti budaya sopan dan santun, menghargai proses, dan daya juang yang harus senantiasa dibiasakan dan dibinakan di dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini berkenaan dengan mempersiapkan warga negara muda yang cerdas dan baik yang dapat di andalkan oleh bangsa dan negara untuk mengisi kemerdekaan dengan partisipasi yang positif dan efektif guna menyongsong hari esok yang lebih baik.  Upaya ini yang dinamakan dengan Pendidikan Kewarganegaraan (PKn).

Pendidikan kewarganegaraan sejatinya adalah sebuah bentuk pendidikan untuk generasi penerus yang bertujuan agar mereka menjadi warga negara yang berpikir tajam dan sadar mengenai hak dan kewajibannya dalam hidup bermasyarakat dan bernegara. Pendidikan kewarganegaraan harus dipelajari oleh seluruh generasi muda, dari tingkat SD hingga tingkat universitas. Mengapa pendidikan ini penting untuk mahasiswa? Melalui Pendidikan kewarganegaraan, mahasiswa dapat:

·         Menjadi pribadi yang mengetahui hak dan kewajibannya sebagai warga negara indonesia

·         Menjadi pribadi yang berpikir kritis

·         Menjadi pribadi yang bertoleransi tinggi

·         Mahasiswa menjadi pribadi yang cinta damai

·         Mahasiswa menjadi sosok yang mengenal dan berpartisipasi dalam kehidupan politik lokal, nasional, dan internasional

Selain itu, pendidikan ini juga bertujuan untuk membangun kesiapan seluruh warga negara agar menjadi warga dunia (global society) yang cerdas. Dengan pendidikan kewarganegaraan ini para generasi muda diharapkan memiliki kesadaran penuh akan demokrasi dan HAM. Dengan bekal keadaran ini, mereka akan memberikan kontribusi yang berarti dalam mengatasi berbagai masalah yang dihadapi bangsa, seperti konflik dan kekerasan yang terjadi dalam masyarakat Indonesia, dengan cara-cara yang damai dan cerdas. Mencetak generasi muda yang bertanggungjawab atas keselamatan dan kejayaan tanah air adalah tujan berikutnya. Rasa tanggung jawab ini akan tercermin dalam partisipasi aktif generasi muda dalam pembangunan. Generasi muda yang bertanggung jawab akan menyaring pengaruh-pengaruh dari luar, mengambil sisi positifnya dan menolak hal-hal yang tidak sesuai dengan nilai luhur dan moral bangsa. Akhirnya, Pendidikan kewarganegaraan diharapkan mampu menumbuhkan sikap setia kepada tanah air dan bersedia dengan tulus iklhas untuk menyumbangkan setiap potensinya demi kemajuan tanah air walaupun mendapat iming-iming popularitas atau harta dari pihak-pihak lain.

Daftar Pustaka

Anonim. 2017. Pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan Bagi Generasi Muda Indonesia. SMA N 1 Ampek Angkek. https://www.sman1ampekangkek.sch.id/blog/pentingnya-pendidikan-kewarganegaraan-bagi-generasi-muda-indonesia/ (Diakses pada 26 September 2018 : 20.33 WIB)

Hernawan, Ulan. 2017. Tantangan Pendidikan Kewarganegaraan di Era Millenial. Kompasiana. https://www.kompasiana.com/ulanhernawan/59ba775ced4ed64469015852/tantangan-pendidikan-kewarganegaraan-di-era-milenial (Diakses pada 26 September 2018 : 20.31 WIB)

Jessica. 2017. Pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan bagi Mahasiswa. Edu Center. https://www.educenter.id/pendidikan-kewarganegaraan/ (Diakses pada 26 September 2018 : 20. 35 WIB)

Saputra, Tubagus. 2017. Pendidikan Kewarganegaraan untuk Generasi Millenial. https://matangasa.com/2017/11/27/pendidikan-kewarganegaraan-untuk/ (Diakses pada 26 September 2018 : 20.30 WIB)

90 Views
Write your answer View all answers to this question