selasar-loader

Apa itu Ekonomi Pasar Pancasila ?

LINE it!
Answered Jul 01, 2018

Alif Ramahurmuzi
Vice External President of HIPOTESA IPB| PM Bakti Nusa 8 Bogor | Ekonom Muda

 

 

" Ekonomi Pasar Pancasila" 

 

Oleh Prof DiDin S. Damanhuri, 

Tim Ahli Lemhannas dan Guru Besar IPB 

dirangkum oleh Alif Ramahurmuzi, Mahasiswa Ilmu Ekonomi IPB 

 

A. Latar Belakang 

Sejak tahun 1980 hingga kini, indonesia diwarnai perdebatan terkait definisi dan penerapan ekonomi pancasila. Ada yang menekankan definisi tsb ke sistem yang "Ramah Pasar" seperti Emir salim, Ada yang menekankan ke sosialisme campur tangan pemerintah seperti Arif Budiman. 

 

Hari ini, Indonesia masih salah menafsirkan kata "Pasar" itu sendiri sehingga membiarkan berbagai macam sektor di Privatisasi, menumpuknya hutang luar negeri, yang tidak lain pasar di definisikan sebagai sangat liberalisme. 

 

bagimanakah penafsiran "pasar" oleh negara lain yang lebih mendekati benar ? 

 

Eropa Barat : Pasar Liberalisme yang di imbangi dengan sistem jaminan sosial masif, Mediator buruh dan majikan, juga Koperasi yang aktif menggerakkan roda perekonomian dalam campur tangan pemerintah walau sedikit. Efisien 

 

Jepang : Japan Incorporated. Negara Aktif menyinergikan Semua pihak (Swasta- Masyarakat - Riset - Parlemen- perwakilan diluar negeri ) melalui perencanaan jangka panjang. Selanjutnya, Eksekusinya masing2  menggunakan mekanisme pasar. Hasilnya, Ekonomi tumbuh dan Buruh paling sejahtera di dunia pun di jepang 

 

Asia ( China, Korsel, Jepang, Singapura, Thailand, Malaysia ) : Pasar Pragmatis dan March To Modernity. Tidak mengesampingkan Agama, Demokrasi, Budaya, dan Peran Pemerintah

( Prof Mahbubani ) 

 

Dengan kata lain, Asia mengganggap Definisi "Pasar" yang mereka anut ini lebih benar dan hal tersebut menyimpang dari definisi Pasar di Ekonomi Pasar Liberal Eropa dan US secara umum, yang disebut  dengan "Heterodoks". 

 

B. Ekonomi Pasar Pancasila ( EPP ) 

Karena pada dasarnya Ekonomi Pasar Liberal itu Sekuler ( mengesampingkan nilai lain seperti agama budaya dsb) , maka Indonesia Mau netralisir hal itu dengan Pancasila. Makanya namanya Ekonomi Pasar Pancasila. 

 

Bedanya apa? 

 

Jadi Pancasila disini seperti Heterodox Asia, dimana Pasar sebagai "Instrumen" Mempersatukan Swasta-Pemerintah-BUMN-Rakyat-Koperasi-Riset untuk bareng2 membangun perekonomian Indonesia. Pemerintah bikin perencanaan dan Jaminan Sosial, Pihak2 Lain Jalanin tugas masing2 berdasarkan Mekanisme Pasar sesuai dengan Sila2 yang ada dan kearifan lokal. 

 

Tentu, UUD juga menunjang itu semua. 

1. Pasal 23 : APBN utk mensejahterakan rakyat 

2. Pasal 27 : Orientasi Pemerinah harus nyiptain lapangan kerja kesempatan penuh ( full of employment) 

3. Pasal 33 : SDA dikuasi Negara utk kemakmuran Rakyat 

4. Pasal 34 : Sistem Jaminan Sosial 

 

C. Kesimpulan 

Ketika itu semua dibalut dengan kondisi demokrasi yang kondusif,

Maka akan terjadi kemakmuran ( pertumbuhan Ekonomi ) tinggi, dan keadilan sosial ( kesejahteraan seluruh rakyat), serta masyarakat nya beradab karena bernilaikan Agama. 

 

 

 

 

155 Views
Write your answer View all answers to this question