selasar-loader

Bagaimana pelayanan di Kantor Imigrasi Jakarta Selatan?

LINE it!
Answered Mar 14, 2018

Kantor imigrasi sekarang menjadi hal yang sangat penting. Karena kemudahannya boleh membuat paspor di mana saja, mengetahui pelayanan kantor imigrasi terdekat yang bagus adalah hal yang penting. Lalu bagaimana pelayanan di Kantor Imigrasi Jakarta Selatan?


Erin Nuzulia Istiqomah
Project Compiler at Selasar, Editor, Penikmat Buku

Kantor Imigrasi Jakarta Selatan adalah salah satu kantor pelayanan publik yang melayani pembuatan paspor, penggantian paspor, serta segala hal yang berkaitan dengan paspor. Di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Jakarta Selatan ini, seluruh antrean tidak akan dilayani, kecuali telah terdaftar pada aplikasi antrian online ataupun website antrian online yang resmi milik Departemen Jenderal Imigrasi.

Sayangnya, saat ini hampir seluruh antrean di berbagai kantor Imigrasi di Jakarta, telah penuh hingga 3 bulan ke depan. Mungkin ini adalah salah satu sistem yang memudahkan, tetapi masih ditemukan kekurangan karena kuota yang terbatas dan selalu penuh sehingga banyak sekali teman-teman saya, termasuk suami, yang ingin memperpanjang paspor, harus menemui kendala ini, tidak bisa mendapatkan antrean untuk memperpanjang paspornya karena kuota yang selalu penuh.

CW-FZ8_fQgyouZsD7z6o_f5jmVZlSz8G.jpg

Meski begitu, saya cukup beruntung. Bulan Agustus 2017 lalu, saya mendapatkan kesempatan untuk memperpanjang paspor di Kantor Imigrasi Jakarta Selatan. Pelayanan yang berkaitan dengan paspor akan dilayani pada hari Senin-Jumat dari jam 8.00—15.00 WIB. Saya mendapatkan nomor antrean melalui aplikasi antrian online, bahkan saat itu masih bisa memilih tanggal sesuai dengan luang tidaknya saya saat itu. Kini, jangankan memilih tanggal, berharap ada kuota untuk antre pun sangat sulit.

Antrean online ini terintegrasi, jadi kamu juga bisa melihat kuota di berbagai kantor imigrasi lainnya. Oke sebelum saya menceritakan pengalaman memperpanjang paspor di Kantor Imigrasi Jakarta Selatan, saya juga nantinya akan menceritakan pengalaman saya yang berkaitan dengan kantor Imigrasi Depok, Jakarta Timur, Jakarta Utara, dan Jakarta Barat. Tenang, saya bukan calo paspor, hanya mendapatkan pelajaran dari mengurus paspor di berbagai kantor pelayanan publik ini.  

Kalau boleh saya memberi penilaian, maka kantor Imigrasi Jakarta Selatan yang terletak di Jalan Warung Buncit Raya No. 207, RT.2/RW.1, Duren Tiga, Pancoran, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12790 adalah kantor imigrasi dengan pelayanan terbaik yang pernah saya kunjungi. Saya bisa menyimpulkan ini, karena saya juga sudah pernah melakukan pembuatan atau perpanjangan paspor di kantor imigrasi lainnya (entah mengantar adik, suami, atau bahkan teman).

Saya saat itu melakukan perpanjangan paspor di Kantor Imigrasi Jakarta Selatan. Sesuai dengan informasi yang tertera di http://jakartaselatan.imigrasi.go.id/ sebagai website resminya, saya hanya membawa ktp dan paspor lama (fotokopi dan asli) sebagai syarat untuk memperpanjang paspor. Saya datang sesuai dengan jam yang telah ditentukan saat mengambil antrean online.

bFpyVXHxmC8RXW-1MhQ57bb3pyqqgaWg.jpg

Saat itu saya mengambil jadwal pukul 14. Namun pukul 13.40 saya sudah sampai di kantor imigrasi Jaksel ini. Saya pun menuju registrasi, di sini saya diminta untuk menunjukkan barcode atau kode dari antrean online yang sudah saya dapat sebelumnya. Lalu saya diminta untuk memfotokopi paspor lama sebagai salah satu kelengkapan berkas. Kemudian saya diberikan 1 map yang digunakan sebagai tempat mengumpulkan berkas.

Kira-kira pukul 14, antrean sesi ini dimulai. Saya kebagian no. 65 sedangkan loket pelayanan masih menunjukkan no. 5. Saya cukup menyesal saat itu, karena tidak membawa buku bacaan atau apapun yang membuat saya bisa mengisi waktu luang. Berbekal handphone, saya mengisi waktu luang dengan scrolling media sosial. Saya berpikir, dengan antrean sebanyak itu, paling cepat baru akan dilayani 2-3 jam lagi.

Nyatanya saya salah, loket pelayanan di Kantor Imigrasi Jakarta Selatan ini terdiri dari belasan loket sehingga pada pukul 14.50 saya sudah dipanggil untuk bertemu dengan petugas pelayanan paspor. Saat itu saya menjawab berbagai pertanyaan yang dibutuhkan berkaitan dengan perpanjangan paspor, ketika itu juga saya diminta untuk foto dan wawancara. Tidak sampai 10 menit, prosesnya selesai. Lalu saya diminta melakukan pembayaran yang bisa dilakukan melalui bank atau atm.

Permohonan perpanjangan paspor saya akan jadi dalam waktu 3 hari kerja setelah pembayaran. Karena saya melakukan pembayaran di hari yang sama, kebetulan ada atm di sana, maka saya dapat kembali untuk mengambil paspor 3 hari kemudian dengan membawa bukti perpanjangan paspor dan struk pembayaran via atm.

Saat pengambilan paspor, saya datang siang hari sebelum jam makan siang, lalu menyerahkan bukti perpanjangan paspor dan struk pembayaran via atm ke petugas loket, lima menit kemudian saya sudah mendapatkan paspor saya yang baru.

FX8Fo7Ck5iPJT9n0LzLqMjZNg0maMwht.jpg

Sungguh ini adalah pengalaman memperpanjang paspor yang paling menyenangkan yang pernah saya lalui. Untuk itu, saya selalu menyarankan kepada kolega saya agar memilih antrean di Kantor Imigrasi Jakarta Selatan sebagai prioritas pertama.

Berbeda cerita ketika tahun 2012 saya membuat paspor di Kantor Imigrasi Depok, saat itu sungguh belum seperti saat ini. Saya harus mengambil antrean sejak subuh, lalu mengantre dan menunggu dilayani hingga pukul 2 siang. Proses pembuatan paspor juga cukup lama, saya harus kembali tiga hari kemudian untuk wawancara dan foto serta melakukan pembayaran, dua minggu kemudian barulah saya bisa antre kembali untuk mengambil paspor yang sudah jadi.

Adanya kebijakan antrean online menurut saya cukup membantu dan membuat proses pembuatan atau perpanjangan paspor semakin mudah dan tidak menyulitkan. Sayangnya, kuota yang selalu penuh menjadi masalah baru yang harus segera diatasi Departemen Jenderal Imigrasi.

Pada Desember 2017 lalu, saya mendaftarkan antrean online untuk adik saya membuat paspor. Ternyata yang tersedia hanya di Kantor Imigrasi Jakarta Timur pada tanggal 11 Januari. Butuh waktu lebih dari sebulan untuk bisa melakukan pembuatan paspor. Di hari yang sudah dijadwalkan, saya mengantarkan adik saya untuk membuat paspor. Seluruh berkas sudah disiapkan sesuai dengan yang diberitahukan di web yang ada.

Berbeda dengan Kantor Imigrasi Jakarta Selatan, pelayanan di Kantor Imigrasi Jakarta Timur cukup lama. Adik saya mendapatkan antrean No. 30, saat menunggu, loket di sudah berada pada no. 13. Saat itu adik saya mendapatkan jadwal pukul 9.00, namun baru dilayani untuk pemeriksaan berkas pada 11.30. Loket di Imigrasi Jakarta Timur ini memang lebih sedikit dan tidak sebanyak loket di Imigrasi Jaksel.

Setelah menunggu lebih dari 2,5 jam, akhirnya adik saya menemui petugas loket untuk pemeriksaan berkas, kira-kira 10-15 menit. Saya pikir prosesnya sudah selesai. Ternyata, Kantor Imigrasi Jakarta Timur menerapkan proses yang berbeda. Setelah pemeriksaan berkas, adik saya kembali menunggu dipanggil untuk perekaman sidik jari, foto, dan wawancara. Kami harus menunggu lagi untuk dipanggil hingga kira-kira 1 jam. Setelah itu baru adik saya mendapatkan bukti pembuatan paspor dan melakukan pembayaran via atm. Meski begitu, saya masih menganggap kekurangan Kantor Imigrasi Jaksel ini hanya berkaitan dengan kurangnya loket dan berbedanya sistem di loket sehingga membuat proses memakan waktu jauh lebih lama.

Bulan Februari tanggal 6, saya kembali berhubungan dengan kantor Imigrasi, kali ini saya menuju Kantor Imigrasi Jakarta Utara mengantarkan suami saya untuk memperpanjang paspor dan mengubah nama di paspor. Saya memilih Kantor Imigrasi Jakarta Utara karena telah mendapatkan cerita dari teman mengenai pengalaman buruknya saat memperpanjang paspor di Kantor Imigrasi Jakarta Barat (saat itu yang tersedia kuota hanya Kantor Imigrasi Jakarta Barat dan Jakarta Utara).

Teman saya sampai harus membuat surat keterangan bekerja dan surat keterangan domisili sebagai kelengkapan berkas, yang itu sebenarnya tidak dibutuhkan saat saya memperpanjang paspor ketika di Kantor Imigrasi Jakarta Selatan. Sesuai dengan aturan yang berlaku, untuk memperpanjang paspor memang hanya membutuhkan ktp dan paspor lama. Teman saya sampai harus kembali di keesokan harinya demi memenuhi syarat tersebut.

Belajar dari pengalaman teman saya, saya pun sudah menyiapkan surat keterangan kerja dan surat keterangan domisili bagi suami saya, mengingat dia memiliki KTP Kediri, bukan Jakarta.

PTJvOgwUrBqGp1dwcT1PzewAwFUL3c2U.jpg

Sesampainya ke Kantor Imigrasi Jakarta Utara, saya sangat kaget. Jauh berbeda dengan kantor Imigrasi Jakarta Selatan ataupun Timur yang berbentuk kantor dengan loket yang berjejer rapi dan ruang tunggu yang luas, Kantor Imigrasi Jakarta Utara terletak di ruko di kawasan Kelapa Gading, dengan kondisi yang amat sumpek, ruwet, ramai, dan menyesakkan ketika dilihatnya karena ruangan penuh dengan orang yang mengantre.

Sesampainya di sana, kami harus kembali antre, untuk mengeprint dan mengirimkan bukti antrean online berupa barcode atau kode antrean online ke email imigrasi Jakarta Utara. Dalam hati saya mempertanyakan lalu apa pentingnya antre online kalau harus antre lagi. Aahahaha.

Bahkan antrean untuk mendapatkan nomor agar berkasnya bisa diperoleh baru dibuka pukul 10 tet sesuai dengan jadwal, sedangkan kami sudah sampai sana sejak pukul 9.15. Suami saya harus antre di pukul 10 demi mendapatkan no. agar dilayani.

Suami saya mendapatkan no. antrean 105, sedangkan saat itu loket sedang melayani no. 55. Oke saya sudah merasa mendapatkan firasat buruk, belum lagi suami hanya izin setengah hari dari kantor. Hingga pukul 13.00 suami saya belum juga dipanggil. Pelayanan di sini jauh sekali dari kantor imigrasi Jakarta Selatan, bahkan Jakarta Timur sekalipun. Loketnya hanya ada 3 yang melayani di depan, itu juga seperti meja receptionist. Setelah itu kembali harus menunggu untuk foto dan wawancara.

Pukul 13 lebih akhirnya suami saya dipanggil dan kembali mengalami kendala. Bagi petugas, e-ktp suami saya tidak dapat digunakan karena fotonya yang sudah pudar. Jeger, lah kan ada NIK-nya. Ahahaha mau marah saat itu juga rasanya. Suami saya diminta untuk membawa surat keterangan telah merekam e-ktp dari duscakpil Kediri dan kembali lagi ke sana dalam waktu dua hari. Entah bagaimana caranya, sedangkan Ducakpil Kediri tidak mau mengeluarkan surat tersebut melalui email. Ahahahaha.

Tidak perlu diperpanjang, singkat cerita kami kecewa sekali dengan pelayanan di Kantor Imigrasi Jakarta Utara dan tidak melanjutkan proses perpanjangan paspor. Setelah beberapa kejadian dan pengalaman di berbagai kantor imigrasi, saya berkesimpulan bahwa Kantor Imigrasi Jakarta Selatan adalah kantor imigrasi dengan pelayanan terbaik di Jakarta atau bahkan mungkin di Indonesia. 

1075 Views
Write your answer View all answers to this question