selasar-loader

Apa resep kue nastar yang paling enak?

LINE it!
Answered Mar 07, 2018

Sebentar lagi hari raya Idul Fitri. Ada banyak variasi resep kue nastar di internet. Namun, mana yang paling enak?


Fani Widianingsih
Love to learn, learn to love

Kue nastar pada dasarnya adalah kue kering berisi selai nanas. Kue kering ini biasanya disajikan pada momen hari raya Idul Fitri (Lebaran) sehingga resepnya identik sebagai “resep Lebaran”. Ada cerita seru yang ingin saya bagikan sebelum memberitahu resepnya.

Ada beberapa versi mengenai penamaan kue nastar. Ada yang bilang, kue ini berasal dari dua kata dalam bahasa Belanda, yaitu Annanas atau nanas dan Taart atau tar, sehingga bisa diartikan sebagai tar nanas. Versi kedua, nama nastar berasal dari kata nastaart yang berarti kue nanas. Sedangkan dalam bahasa Inggrisnya dinamakan pineapple tarts, atau pineapple nastar roll yang populer saat merayakan natal atau lebaran.

Mana yang benar? Saya kurang tahu. Mungkin ada sejarawan kuliner yang bisa bantu?

Konon katanya, kue ini terinspirasi dari kue pie buatan orang Eropa dengan isian buah blueberi dan apel. Tapi, karena di Indonesia saat itu sulit menemukan kedua buah tersebut, orang Indonesia menggunakan buah nanas yang memang tumbuh di negara tropis. Nastar ala Indonesia memiliki bentuk lebih kecil dibanding pie atau kue tar eropa pada umumnya.

Bukan hanya itu, nastar juga dijadikan makanan khas saat perayaan Imlek karena memiliki arti dan simbol khusus bagi etnis Tionghoa. Dalam Bahasa Hokkian, nastar diartikan sebagai ong lai (buah pir emas) yang berarti 'kemakmuran datang kemari', rezeki, dan keberuntungan datang. Di samping itu, warna emas serta manis dan lembutnya isi nanas melambangkan rezeki yang manis, dan melimpah.

Seiring majunya teknologi dan pengetahuan, kue ini sudah dikembangkan dalam berbagai varian rasa, seperti stroberi, blueberi, dan keju. Nastar yang dahulu dinobatkan sebagai kue rumahan juga kini sudah "jalan-jalan" di toko roti, toko kue, dan pasar swalayan dalam kemasan wadah plastik (Hmm...Mama saya juga ikut jualan, sih). Namun tetap saja, saya penggemar garis keras nastar klasik! Nanas foreva! Hahaha.

Cara membuat kue nastar sangat mudah, lho! Resep nastar di bawah ini dibuat untuk 40 butir kue.

Bq9LkkDhM0YPvDY3X3yLtmwIf6D5tLl6.jpgnotepam.com

Bahan:

  • 4 butir kuning telur
  • 2 butir kuning telur untuk bahan olesan
  • ½ kg mentega butter atau margarin
  • ½ kg tepung terigu
  • 100 gr gula halus untuk kue
  • 300 gr gula pasir untuk selai
  • 1 bungkus vanili
  • 100 gr keju Gouda atau keju Cheddar sebagai pengganti
  • 50 gr kismis
  • 1 buah nanas
  • 1 potong kecil kayu manis

 

Cara membuat:

Isian (Selai Nanas)

  1. Nanas dikupas dan diparut
  2. Masukkan gula pasir dan masak sampai matang dan kental
  3. Dinginkan hingga bisa dibulat-bulatkan sebesar mutiara

Bahan Adonan:

  1. Siapkan loyang berbentuk persegi panjang dan olesi dengan margarin
  2. Kocok 4 kuning telur dengan gula halus dan mentega hingga mengembang
  3. Masukkan parutan keju ke dalam adonan
  4. Masukkan terigu dan vanili
  5. Aduk-aduk hingga membentuk adonan yang bisa dibulatkan

Kue:

  1. Bulatkan kue dengan tangan hingga berukuran sedikit lebih kecil dari ukuran bola golf
  2. Masukkan bulatan selai ke dalam bulatan kue
  3. Potong kismis menjadi 2 atau 4 bagian kecil, letakkan sepotong kismis di atas kue
  4. Olesi permukaan kue dengan kuning telur
  5. Susun kue di dalam loyang dan panggang di dalam oven

Saya juga kadang suka melihat video untuk membuatnya. Ini adalah salah satu video resep kue nastar yang paling sering dilihat.

 

 

Masalah-masalah yang Menyertai Pembuatan Kue Nastar

Nastar adalah kue yang unik. Kue kering satu ini memiliki rasa yang segar karena kandungan nanas sebagai isinya. Rasa asam manis selai nanas berpadu sempurna dengan bagian luar kue yang renyah dan gurih. Karena rasanya yang segar, nastar sebenarnya cocok disajikan pada berbagai kesempatan, tak melulu dijadikan kue lebaran.

Sayangnya, masih ada orang-orang yang merasa kesulitan membuat kue nastar. Ada beberapa kegagalan yang membuat kue nastar jadi kurang sempurna. Berikut ini adalah beberapa kegagalan yang kerap terjadi saat membuat kue nastar, dikutip dari Blueband.

Nastar Tidak Matang Sempurna

Kalau Anda perhatikan, beberapa nastar yang tidak matang sempurna terjadi karena bentuk/ukurannya yang tidak sama. Ada beberapa yang lebih besar dibandingkan kebanyakan nastar. Padahal, bentuk nastar yang terlalu besar dapat membuat nastar tersebut tidak matang sempurna ketika dipanggang. 

Jadi, sebaiknya Anda membuat nastar dengan bentuk dan berat yang seragam. Nastar yang bentuknya seragam akan matang dalam waktu bersamaan. Kalau Anda membuat nastar dengan ukuran yang tidak seragam, maka nastar yang kecil akan matang lebih dulu. Sebaliknya, bagian dalam nastar yang besar justru masih mentah.

Bagian Bawah Kue Nastar Mudah Hangus

Bagian bawah kue nastar tentu mudah hangus bila Anda memanggang nastar dengan temperatur yang terlalu tinggi. Solusinya, panaskan oven dengan temperatur sedang sebelum memasukkan adonan nastar yang hendak dipanggang. 

Tidak hanya itu. Sebaiknya, loyang ditaruh pada rak tengah. Jangan menempelkan loyang langsung pada dasar oven karena ini dapat membuat bagian bawah kue nastar mudah hangus.

Nastar Pecah atau Retak

Selai nanas yang terlalu basah bisa membuat adonan kulit nastar jadi basah dan retak ketika dipanggang. Jadi, sebaiknya Anda menyiapkan selai nanas yang benar-benar kering agar mudah dibentuk dan tidak membuat adonan kulit nastar menjadi basah. 

Selain itu, temperatur oven yang terlalu tinggi juga dapat menyebabkan nastar pecah selain dapat membuat bagian bawah nastar mudah hangus. Temperatur yang tepat untuk memanggang nastar adaah 160 hingga 175 derajat celcius.

Permukaan Nastar Kurang Berkilau

Sudah memanggang nastar, namun kecewa karena tampilan permukaan nastar Anda kurang berkilau? Barangkali, Anda terlalu sedikit mengoleskan kuning telur.

Permukaan nastar yang berkilau bisa didapatkan dengan mengoleskan kuning telur beberapa kali secara merata. Anda bisa mengoleskan kuning telur yang sudah dikocok dengan sedikit air sebanyak 2 hingga 3 kali untuk melapisi permukaan nastar, sehingga nastar buatan Anda pun akan tampak lebih berkilau dan menggugah selera.

 

Tips Penting Kue Nastar

Seringkali orang-orang mengeluh gagal ketika membuat kue nastar. Keluhan ini mereka ceritakan pada yang lain sehingga kita yang penasaran ingin membuat kue nastar pun menjadi ragu. Padahal, ada beberapa tips yang dapat mencegah kita dari kegagalan membuat kue nastar idaman, lho!

Apa saja tips yang perlu diingat kala hendak membuat kue nastar? Yuk, perhatikan hal-hal berikut saat membuat kue nastar, dikutip dari Nestle.

Kebersihan Alat-Alat yang Digunakan

Beberapa orang mungkin menganggap ini adalah hal yang remeh. Padahal, kebersihan alat menjadi hal paling pertama yang perlu diperhatikan. Salah satu alasan orang mau repot-repot membuat kue nastar sendiri selain karena lebih ekonomis ialah agar dapat memastikan kebersihan proses pembuatannya, sehingga tenang ketika memakannya. Anda tidak mau kan kue nastar Anda yang enak itu justru membuat sakit perut orang-orang yang memakannya?

Selain masalah higienitas, bisa jadi kebersihan alat adalah hal yang membuat kue nastar Anda gagal mengembang meskipun bahan-bahannya sudah tertakar dengan benar. Maka dari itu, pastikan semua alat bersih dan kering. Jika ada air di baskom tempat mengocok telur, wah, sudah dipastikan kue tak akan bisa menghasilkan tekstur sempurna.

Resep berkualitas

Proses membuat kue nastar yang enak (atau masakan apapun) dimulai dari resep yang tepat. Saat ini, ada begitu banyak resep bertebaran. Kehadiran internet membuat informasi berupa resep kue nastar semakin banyak dan akhirnya membuat kita bingung. 

Lalu, bagaimana cara memilih resep yang tepat?

Kalau Anda memilih internet sebagai sumber informasi resep, perhatikan hal-hal yang menunjukkan bahwa resep itu bagus, misalnya jumlah like, jumlah share, atau apapun yang menyiratkan apresiasi orang lain terhadap si pembuat resep. Resep yang bagus dan disukai banyak orang biasanya mendapatkan mendapatkan banyak like, banyak share, dan ramai komentar. 

Kalau Anda merasa bahwa mencari resep di internet itu melelahkan dan membuat pusing, coba cari seorang teman yang Anda kenal jago memasak. Kalau bisa, yang lulusan sekolah perhotelan atau bekerja sebagai pastry chef. Biasanya, ia bahkan punya resep sendiri yang didapatkan dari institusi pendidikannya maupun dari pengalaman kerjanya. Anda bisa bertanya sekaligus belajar dari orang-orang seperti ini.

Kalau Anda tidak memiliki teman yang berprofesi di bidang kuliner sebagaimana hal di atas, membeli buku resep masakan (terutama yang membahas seluk beluk kue nastar) mungkin adalah jalan terakhir yang tepat. Salah satu alasan buku masih akan tetap eksis di tengah kemajuan teknologi ialah karena hal-hal yang dimuat di dalam buku, termasuk resep, telah dikurasi terlebih dahulu. Sementara itu, informasi yang didapat dari internet melimpah secara jumlah, namun patut dipertanyakan kualitasnya.

Dengan membeli buku, Anda mungkin akan mengeluarkan biaya, namun mendapatkan hasil yang sepadan berupa resep yang telah teruji.

Perhatikan Suhu Telur

Telur yang digunakan untuk bahan nastar harusnya telur bersuhu ruangan. Oleh karena itu, jika Anda menaruh telur di lemari pendingin, diamkan dulu telur tersebut di suhu ruang. Setelah suhu dinginnya hilang, barulah pisahkan kuning telur dan putihnya. 

Untuk membuat kue nastar, gunakan bagian kuning telurnya saja. Kalau bagian putihnya disertakan, kue nastar Anda bisa bertekstur keras nantinya. Pastikan juga telur yang Anda gunakan tidak kadaluarsa. 

Mengetahui Jenis Terigu

Anda harus tahu bahwa ada 3 macam terigu, yaitu terigu protein tinggi, protein sedang, dan protein rendah. Terigu protein tinggi biasa dijadikan bahan roti dan terigu protein sedang dijadikan bahan pembuat cake. Hindari penggunaan tepung terigu protein tinggi guna membantu suksesnya cara membuat nastar.

Perhatikan Perbedaan Margarin dan Mentega

Seringkali orang menganggap margarin dan mentega adalah dua hal yang sama. Padahal, keduanya berbeda. Mentega terbuat dari lemak hewani, sedangkan margarin terbuat dari lemak nabati. 

Dalam membuat nastar, Anda sebaiknya memilih mentega karena mentega dapat membuat cita rasa kue menjadi lebih lezat.

Perhatikan Instruksi

Resep yang berkualitas jadi percuma jika kita kurang teliti dalam menerapkannya. Perhatikan arahan cara membuat nastar dengan benar. Perhatikan setiap detailnya. Misalnya, bedakan antara mengaduk dan mengocok. Mengocok berarti menggunakan mixer, sedangkan mengaduk berarti boleh menggunakan tangan saja. Tentunya, salah teknik akan berpengaruh pada hasil.

Ukuran Kematangan Kue

Seringkali kue nastar gagal dibuat karena Anda tak tahu tingkat kematangan kue. Hasilnya, kue nastar kurang renyah ketika kurang matang dan justru menjadi gosong ketika dipanggang terlalu lama. 

Untuk kue nastar, dapat diketahui tingkat kematangannya melalui permukaan kue dan aromanya. Apabila permukaan kue terlihat mengkilat dan bau harum sudah tercium. Sebaiknya, nastar tidak dipanggang terlalu lama karena dapat membuat tampilan kue kusam dan tidak mengkilat.

Urutan Memasukkan Bahan

Dalam praktik cara membuat nastar, Anda harus memperhatikan urutan memasukkan bahan. Jangan terburu-buru, pastikan bahan tercampur sempurna sebelum memasukkan urutan bahan selanjutnya.

 

Ciri-ciri Kue Nastar yang Enak

Bagaimana memilih dan mengenali nastar yang enak dan kurang enak. Bukankah selera orang berbeda-beda? 

Sebenarnya, ada tiga hal yang perlu diperhatikan dalam menentukan baik-tidaknya kue nastar. Ketiga hal itu adalah bentuk, tekstur, dan rasa.

Bentuk Kue

Umumnya kue nastar berbentuk bola bulat. Tetapi, ada juga yang memakai bentuk lain. Ukurannya sama meski dibentuk dengan tangan.

Pilih yang tidak terlalu mulus halus, tetapi ada tekstur kue layaknya kue kering pada umumnya. Ini sebagai tanda kue renyah atau cukup memakai butter atau lemak. Kue yang gundul halus umumnya terlalu banyak memakai tepung.

Selain itu, hampir sebagian besar kue nastar diolesi dengan kuning telur. Ada yang berupa kuning telur asli, tetapi ada juga kuning telur buatan khusus untuk olesan.

Kue nastar dengan olesan kuning telur asli warnanya kuning pucat dan sedikit tidak merata. Sedangkan yang memakai kuning telur buatan umumnya tebal, warnanya kuning sedikit kecokelatan. Seperti membentuk lapisan di permukaan kue.

Namun, kuning telur asli yang dipulaskan berkali-kali ke kue juga mampu memberikan warna yang menarik. Lapisannya yang tentu lebih tebal.

Tekstur Kue

Jika saat gigit, kue terasa renyah khas kue kering, berarti kue memakai komposisi bahan yang seimbang. Tetapi jika digigit terasa tepung halus yang berantakan, berarti kue nastar memakai campuran banyak tepung maizena dan bahan pelembut.

Kue nastar yang ideal punya tekstur yang renyah namun tidak hambar saat digigit.

Jika selai nanas terasa keras seperti permen saat dipotong atau digigit, tandanya selai terlalu banyak gula. Sudah pasti rasanya sangat manis.

Sebaliknya, selain yang baik adalah selai kering. Ia harus mudah digigit dan masih punya rasa asam segar khas nanas.

Aroma

Kue nastar yang enak akan beraroma mentega dan telur yang wangi khas cookies. Tak ada jejak aroma amis telur, meskipun ia memakai olesan telur. 

Panggangan kue juga merata kecokelatan hingga ke bagian bawah. Jika diberi tambahan keju parut, ia akan punya aroma keju panggang yang wangi.

 

Baca juga:

Apa resep kue lapis paling enak?

Bagaimana cara membuat kue bolu pisang tanpa mixer?

Apa resep kue lebaran favorit Anda?

Bagaimana cara membuat kue kering tanpa oven?

790 Views
Write your answer View all answers to this question