selasar-loader

Apa saja fakta BPJS Kesehatan yang wajib diketahui?

LINE it!
Answered Mar 02, 2018

BPJS Kesehatan tentu bukan hal yang asing di telinga kita. Namun, bisakah kamu memberitahukan fakta-fakta terkait badan usaha penyelenggara sistem jaminan kesehatan nasional ini? Yuk, jawab tantangan Selasar dengan sharing ilmu kamu di sini!


Zulfian Prasetyo
Penikmat sejarah

BPJS Kesehatan dalam Sejarah

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial yang selanjutnya disingkat BPJS adalah badan hukum yang dibentuk untuk menyelenggarakan program jaminan sosial. Ini yang saya dapat dari Undang-undang Nomor 24 tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial pasal 1 ayat 1.

Pada pasal 6 ayat 1 UU No.24 tahun 2011, BPJS Kesehatan menyelenggarakan jaminan kesehatan. Berdasarkan landasan hukum ini, kita bisa artikan bahwa BPJS Kesehatan adalah badan hukum yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden dan memiliki tugas untuk menyelenggarakan jaminan kesehatan nasional bagi seluruh rakyat Indonesia, baik dalam bentuk Kartu Indonesia Sehat (KIS) maupun Kartu BPJS Kesehatan. Sepengetahuan saya dari tulisan Mbak Benedikta Desideria, sistem ini berawal dari ide Prof. Dr. Gerrit Augustinus Siwabessy.

WFp5Qr7oJvSa7ZurvK0DC2P5ARXFtvZa.jpg

Prof. Siwabessy sebenarnya adalah Bapak Atom Indonesia. Kiprahnya dalam mengembangkan tenaga atom diawali dari kekhawatiran Presiden Soekarno pada Amerika Serikat (AS) yang sedang iseng-iseng bermain bom.

Pada 1952, AS berhasil meledakkan bom hidrogen pertamanya. Ini membuat Presiden waswas sehingga ia membuat Badan Tenaga Atom Nasional (BATAN) dan menunjuk Prof. Siwabessy sebagai penanggung jawabnya. Selain menerima Bintang Mahaputera III pada 1976, namanya juga diabadikan oleh negara pada sebuah reaktor nuklir terbesar di Asia Tenggara berkekuatan 30 MW yaitu Reaktor Serba Guna G.A. Siwabessy, berlokasi di Serpong, Tangerang, Jawa Barat.

Lho, kok orang nuklir dibawa-bawa ke ranah kesehatan? Apa hubungannya?

Nah, pada 1966, Prof.Siwabessy diangkat Presiden Soekarno menjadi Menteri Kesehatan. Tugas ini diembannya hingga 29 Maret 1978 semasa pemerintahan Presiden Soeharto. Selama masa jabatannya itu, selain merangkap sebagai Ketua Tim Dokter Pribadi Presiden, Prof.Siwabessy juga melakukan banyak sekali program kesehatan, seperti program Keluarga Berencana (KB), Puskesmas, Balai Kesehatan Ibu dan Anak (BKIA), juga penanggulangan penyakit menular seperti malaria, TBC, cacingan, kolera, tifus, disentri, sampai dengan upaya penanggulangan penyakit kanker.

Selain program-program tersebut, Prof.Siwabessy memiliki program semacam jaminan kesehatan nasional yang saat itu dikenal sebagai Asuransi Kesehatan Nasional (Askes), dijalankan oleh Badan Penyelenggara Dana Pemeliharaan Kesehatan (BPDPK). Seiring berjalannya waktu, Askes bertransformasi menjadi JKN-KIS yang dijalankan oleh BPJS Kesehatan.

Siapa pesertanya kala itu? Para kakek dan bapak kita yang saat itu berprofesi sebagai PNS dan tentara, baik yang masih aktif maupun yang sudah pensiun.

Itu sih yang saya tahu. Ada yang mau menambahkan?

238 Views
Write your answer View all answers to this question