selasar-loader

Apa cara termudah cek BPJS Kesehatan?

LINE it!
Answered Mar 01, 2018

Iuran BPJS Kesehatan bagi peserta BPJS Perseorangan tentu menjadi kewajiban yang harus ditunaikan setiap bulannya. Untuk itu, masyarakat Indonesia harus mengetahui dengan jelas informasi mengenai jumlah yang harus dibayarkan. Lalu apa cara termudah untuk cek BPJS Kesehatan? Baik iuran maupun status kepesertaan?


Selasar Informasi
Akun Selasar untuk Berbagi Informasi

Di era teknologi yang kian canggih, BPJS Kesehatan tidak ketinggalan untuk memutakhirkan layanannya. Saat ini, untuk cek BPJS Kesehatan, Anda sudah tidak perlu lagi repot-repot pergi ke kantor BPJS. Ada banyak cara yang bisa Anda pilih untuk bisa mengetahui jumlah iuran BPJS Kesehatan yang harus Anda bayarkan beserta masih aktif atau tidaknya Anda sebagai peserta BPJS.

BPJS Kesehatan telah memberikan alternatif teknologi yang memudahkan masyarakat untuk mengetahui iuran perbulan yang harus dibayarkan. Peserta BPJS bisa dengan mudah mengetahui hal tersebut dengan empat cara.

Namun sebelum itu, pastikan dulu bahwa Anda mengetahui nomor kartu BPJS Anda ya!

zeIqt3Im8vdL2iDNdMGV8tADCjPt9FKt.jpg

Adapun cara cek BPJS Kesehatan yang paling mudah dilakukan adalah

1. Cek BPJS Kesehatan melalui website BPJS Kesehatan

qBRx8-2QMwqtpBvl8xtMSQ6XnzyOZRCD.jpg

Untuk Anda yang terbiasa di depan komputer, pilihan cek BPJS Kesehatan melalui website resmi BPJS Kesehatan menjadi pilihan yang sangat tepat. Anda dapat membuka situs https://daftar.bpjs-kesehatan.go.id/bpjs-checking/ dan melakukan cek BPJS Kesehatan. Setelah membuka link tersebut, Anda akan diminta untuk mengisi kolom Nomor BPJS Kesehatan dan Tanggal Lahir, Anda juga akan diminta untuk mengisi kolom captcha yang tertera di sana. Setelah itu Anda bisa mengeklik tombol Cek. Jumlah iuran BPJS Kesehatan Anda akan tertera di sana.

2. Cek BPJS Kesehatan melalui SMS gateway

WSuGncs_FHdke5szhwmIRADrfJS4Dl3d.jpg

Tidak hanya menggunakan layanan yang mengandalkan internet, BPJS Kesehatan juga memudahkan pesertanya untuk cek BPJS Kesehatan melalui cara paling konvensional sekalipun, yakni sms, sehingga tidak membutuhkan handphone dengan spesifikasi yang tinggi. Adapun cara cek BPJS Kesehatan melalui SMS gateway adalah dengan cara mengetik Tagihan (spasi) Nomor Kartu BPJS lalu kirim ke 087775500400. Cara lainnya adalah dengan memasukkan NIK Anda menggantikan Nomor Kartu BPJS dan dikirim ke nomor sms gateway BPJS Kesehatan  087775500400.

3.     Cek BPJS Kesehatan melalui call center BPJS Kesehatan

iSiWjgY2ShIN-utJUBF8PJsZcGbUsLHQ.png

Cara mudah lain yang bisa Anda gunakan untuk mengetahui status aktif tidaknya kartu BPJS Kesehatan Anda adalah melalui call center BPJS di nomor telepon 1500400. Anda bisa langsung melakukan panggilan telepon ke nomor 1500400. Kemudian Anda bisa bicara dengan customer service BPJS Kesehatan perihal mengetahui masa aktif kepesertaan BPJS kesehatan dengan menyebutkan nama, nomor Peserta BPJS Kesehatan. Pihak BPJS dengan senang hati akan memberikan informasi yang Anda minta. Pihak BPJS juga akan melayani Anda untuk mendapatkan informasi lainnya yang berkaitan dengan kepesertaan BPJS Kesehatan Anda, iuran bulanan, keluhan, saran, juga informasi lainnya yang masih berkaitan dengan BPJS Kesehatan.

4.     Cek BPJS Kesehatan melalui ATM Bank

T9ruHqms1XVotRyEA34ZfPwirXA6m5zC.jpg

BPJS Kesehatan telah bekerja sama dengan beberapa Bank Nasional dalam menyediakan layanan cek BPJS Kesehatan. Adapun Bank yang menyediakan ATM untuk layanan cek BPJS Kesehatan antara lain Bank BRI, BNI, dan Bank Mandiri. Layanan ini sebenarnya bersamaan dengan menu pembayaran sehingga Anda bisa mengetahui jumlah iuran yang harus Anda bayarkan. Anda bisa masuk ke menu pembayaran, lalu masukkan kode BPJS Kesehatan di masing-masing ATM (tiap Bank berbeda) dan kode virtual account Anda.

5. Mobile JKN.

a0WeF6uY4p0kMydpTs2Tqdj3_-TUi4Ry.jpg

BPJS kesehatan menghadirkan kemudahan untuk mengakses informasi BPJS secara online. BPJS online ini adalah aplikasi Mobile dengan nama Mobile JKN yang merupakan bagian dari peningkatan pelayanan BPJS Kesehatan.

Dalam web resminya, BPJS Kesehatan menyebutkan bahwa adanya pengetahuan bahwa perkembangan teknologi informasi dan telekomunikasi semakin pesat, di antaranya penggunaan perangkat telepon pintar yang saat ini sudah dimiliki sebagian masyarakat, jumlah pengguna telepon pintar di Indonesia diperkirakan mencapai lebih dari 100 juta orang, serta tren teknologi saat ini mengarah ke penggunaan mobile application (Apps yang banyak digunakan seperti media sosial saja mencapai 92 juta pengguna atau sekitar 32% dari populasi), menjadikan mereka meluncurkan layanan BPJS online sehingga memudahkan pesertanya.

Peserta BPJS Kesehatan dapat men-download aplikasi ini melalui Google Play Store maupun Apple Store. Aplikasi Mobile JKN berjalan dengan baik bila menggunakan perangkat mobile dengan sistem  operasi Android 4.0 ke atas dan iOS 10 sangat dianjurkan. Dengan Aplikasi Mobile JKN, akses pelayanan BPJS Kesehatan kini ada dalam genggaman.

Peningkatan pelayanan ini adalah hal yang sangat diharapkan oleh penyelenggara BPJS dengan meluncurkan Mobile JKN. Sehingga, peningkatan jumlah peserta BPJS yang men-download JKN Mobile menjadi target yang terus digenjot oleh BPJS Kesehatan.

Adanya BPJS Kesehatan Mobile atau dikenal dengan Apps-nya Mobile JKN sangat membantu peserta BPJS dalam mengecek kepesertaan. Akses informasi akun ini benar-benar tanpa batas. BPJS memberikan semua fasilitas pengecekan informasi dari akun yang BPJS yang dimiliki dalam satu genggaman, dalam satu aplikasi. Tidak hanya itu, adanya fitur skrining riwayat kesehatan juga mampu membantu masyarakat untuk mengenali kesehatan tubuhnya sendiri.

Saat ini, Mobile JKN telah memiliki belasan fitur yang sudah ada, berikut adalah rincian fitur yang dimiliki Mobile JKN:

1. Info JKN

Fitur ini memungkinka peserta program JKN mendapatkan informasi seputar tata cara pendaftaran, hak dan kewajiban, saksi, serta fasilitas dan manfaat yang akan di terima meliputi fasilitas kesehatan, pelayanan kesehatan, hak kelas rawat inap di Fasilitas Tingkat Lanjutan, dan pelayanan kesehatan yang ditanggung dalam program JKN. Informasi yang disajikan pada fitur ini sangat detail sehingga mudah di akses peserta.

2. Lokasi

Fitur ini memungkinkan peserta mendapatkan informasi alamat kantor regional, kantor cabang, alamat lengkap daftar Faskes Tingkat Pertama, dan alamat lengkap Faskes Tingkat Lanjut. Sayangnya fitur ini masih belum lengkap karena masih banyak rumah sakit ataupun faskes tingkat lanjutan yang belum terdata secara online. Pembayaran. Fitur ini akan menginformaikan metode pembayaran yang bisa di pilih untuk membayar iuran kepesertaan setiap bulan.

3. Pengecekan Virtual Account

Peserta dapat mengakses informasi mengenai Virtual Account dengan mudah dan cepat. Saat ini BPJS Kesehatan sudah menetapkan satu VA atau satu Virtual Account untuk satu Kartu Keluarga sehingga tidak repot lagi ketika akan melakukan pembayaran iuran. Lebih praktis dan memudahkan masyarakat dalam penggunaannya.

4. Skrining Riwayat Kesehatan

Ada 47 pertanyaan tentang kebiasaan dan aktivitas sehari-hari, penyakit yang pernah diidap, riwayat penyakit dalam keluarga peserta, dan pola makan yang harus diisi. Berdasarkan pengisian pertanyaan ini, pengguna BPJS kesehatan akan mendapatkan hasil pengecekan risiko penyakit yang mungkin diderita meliputi diabetes, hipertensi, jantung, dan ginjal. Jika pengguna aplikasi tersebut terdeteksi memiliki risiko kesehatan sedang hingga berat, akan muncul pemberitahuan untuk segera memeriksakan kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tempatnya terdaftar. Akan tetapi jika hasil skrining menunjukkan pengguna memiliki risiko rendah, akan tercantum saran-saran kesehatan seperti anjuran pola hidup sehat dan latihan fisik rutin minimal 30 menit setiap hari.

5. Kartu Peserta

Melalui fitur ini peserta bisa mengecek kartunya sekaligus bisa mencetaknya karena bisa di kirim melalui email yang didaftarkan peserta ketika login pertama kali pada aplikasi ini.

6. Pengaduan keluhan

Sayangnya sampai saat ini, fitur Pengaduan Keluhan. masih dalam tahap pengembangan dan saat ini baru tersedia pengaduan melalui Care Center 1500 400 yang bisa di akses selama 24 jam. Ke depannya akan dikembangkan fitur yang memungkinkan peserta melakukan pengaduan secara chat melalui chat room.

7. Peserta

Pada fitur ini peserta bisa mengecek siapa saja yang termasuk dalam satu Virtual Account dengannya. Tidak hanya itu, peserta juga mampu mengecek jumlah iuran yang harus dibayarkan dalam satu VA terdaftar.

8. Premi

Melalui fitur ini, peserta akan mendapatkan informasi rinci seputar tagihan, sisa saldo, serta denda yang harus dibayarkan secara rinci sehingga peserta tidak lagi khawatir atau kebingungan mengenai jumlah tagihan yang ditunggaknya.

9. Catatan Pembayaran

Fitur yang memungkinkan peserta mendapatkan informasi seputar tagihan, channel/bank tempat membayar, serta tanggal bayar secara lengkap berikut dengan tata cara pembayaran yang bisa dilakukan untuk membayar iuran BPJS.

10. Pelayanan

Fitur ini menyediakan daftar catatan atau rekam medis yang dilakukan selama berobat menggunakan fasilitas dan layanan program JKN-KIS. Hal ini sangat membantu peserta BPJS dalam mengetahui riwayat pelayanan yang pernah didapatkannya.

11. Ubah data peserta

Fitur ini memberikan keleluasaan bagi peserta untuk  mengubah data kepersertaannya, termasuk mengubah Faskes Tingkat Pertama, alamat, email, dan nomor handphone.

12. Pendaftaran Peserta

Melalui fitur ini, peserta dapat melakukan pendaftaran peserta baru program JKN-KIS. Berbagai panduan pendaftaran pun lengkap disertakan pada fitur ini. Namun pendaftaran calon Peseta Penerima Upah belum bisa didaftarkan melalui aplikasi JKN-KIS karena masih harus melalui perusahaan tempat peserta bekerja. Untuk itu, pastikan kamu terdaftar JKN di perusahaan kamu masing-masing ya!

13. Pengaturan

Sama seperti aplikasi teknologi lainnya, fitur ini menjadi fitur yang memungkinkan peserta menghapus notifikasi, mengubah password, atau login keluar dari aplikasi ini.

Bagi pihak BPJS, aplikasi Mobile JKN ini merupakan bentuk transformasi digital model bisnis BPJS Kesehatan yang semula berupa kegiatan administratif dilakukan di Kantor Cabang atau Fasilitas Kesehatan, ditransformasi ke dalam bentuk Aplikasi yang dapat digunakan oleh peserta di mana saja kapan pun tanpa batasan waktu (self service).

Tentu saja terobosan ini membuat peserta BPJS menghemat waktu dan tenaga dalam melakukan segala aktivitas administratif. Peserta menjadi tidak wajib mendatangi kantor cabang BPJS terdekat karena semua sudah digantikan dalam teknologi yang diringkas di aplikasi Mobile JKN. Peserta menjadi tidak dirugikan secara waktu, tenaga, juga uang karena semua bisa dilakukan kapanpun dan di manapun.

Berbagai altenatif pilihan di atas membuat Anda tidak perlu mendatangi kantor BPJS untuk mengetahui jumlah tagihan/ iuran yang harus dibayarkan. Hal ini tentu sangat memudahkan Anda untuk bisa membayar kewajiban untuk biaya kesehatan hidup Anda.

Baca juga:

Bagaimana cara mudah daftar BPJS online?

Apa manfaat yang didapat peserta BPJS Kesehatan jika tidak pernah klaim? Apakah uang iuran bisa ditarik kembali? 

Apa itu BPJS Online? 

Apa fitur yang sebaiknya ada pada BPJS Kesehatan Mobile? 

Apa saja alasan menggunakan BPJS Kesehatan online?

4080 Views
Write your answer View all answers to this question