selasar-loader

Mengapa kita sering kali merasa lelah saat baru bangun tidur?

LINE it!
Answered Feb 26, 2018

Kusuma Herawati
FIK UI Spesialisasi Kep. Anak/Rumah Kepemimpinan Jakarta Batch 8

Sebelumnya, yuk kita kenali dulu jenis tidur. Kalau di buku promoting sleep, tidur ada dua : satisfactory dan unsatisfactory. Tidur yang satisfactory itu yang baik, cukup secara durasi dan kualitas baik. sebaliknya, yang unsatisfactory yang tidak baik. nah merasa lelah saat bangun adalah salah satu tanda dari tidur yang unsatisfactory.

Ini tanda-tanda tidur yang unsatisfactory : sering merasa kesal, merasa lelah dan tidak segar saat bangun, sulit bangun, juga sulit untuk memulai aktivitas (Stores, 2009). Tanda lainnya adalah sering menguap dan tertidur saat bukan jam tidur (malam), malam harinya berkeinginan untuk lebih cepat tidur, butuh waktu yang cukup lama (sekitar 30 menit) untuk memu tidur, sering terbangun saat telah tertidur, bangun terlalu dini dan tidak dapat tidur kembali dan tak sedikit yang mengorok. Tidur yang unsatisfactory yang sering menyebabkan seseorang sering merasa letih, emosi tidak terkontrol, tidak mood, susah konsentrasi, susah berpikir, dan masalah psikologis lainnya.

Lalu apa saja yang dapat menyebabkan tidur yang tidak memuaskan atau unsatisfactory yang salah satu tandanya merasa lelah saat bangun? Ada beberapa penyebab  bawah yang dapat dialami salah satunya atau ukumulasi beberapa di antaranya.

a.     Kebutuhan tidur yang tidak terpenuhi

Perlu diketahui bahwa kebutuhan tidur tiap jenjang usia berbeda. Kalau dewasa awal dan tengah butuh waktu tidur sekitar 7-8 jam. Ada salah satu penelitian yang dilakukaleh Tasali dkk yang menyatakan tidur 6 jam tapi berkualitas (nyenyak) lebih memuaskan daripada tidur 9 jam tetapi sering terbangun. Ini menunjukkan bahwa kebutuhan tidur sebetulnya tidak mutlak asalkan tidurnya berkualitas dan tidak berselisih banyak dari kebutuhan tidur yang disarankan.

b.     Tidak merasa nyaman dan aman saat tidur

Ini ada banyak bagiannya lagi, seperti :

-       Lingkungan yang tidak nyaman baik secara pencahayaan, ventilasi, temperatur ataupun kelembaban ruangan

-       Tempat tidur yang kurang bersih dan rapi

-       Kebiasaan sebelum tidur yang kurang baik misalya makan banyak

-       Stres yang terbawa saat tertidur. Di sini pentingnya ritual seblm tidur agar pikiran tetap positif ketika akan tidur, seperti berdoa atau melakukan hal yang menyenangkan

-       Sleep hygiene yang tidak terjaga. Sleep hygiene sepeti gosok gigi,  cuci muka dan kebersihan badan seutuhnya juga mempengaruhi nyenyak tidaknya tidur seseorang.

81 Views
Write your answer View all answers to this question