selasar-loader

Mengapa orang takut berbisnis?

LINE it!
Answered Feb 03, 2018

Taufiq Anggara
Ekonomi Islam Unpad'15 | Rumah Kepemimpinan Regional 2 Bandung

Opportunity cost, Mungkin teman-teman yang belajar ekonomi masih ingat dengan istilah ini. Opportunity cost atau biaya peluang merupakan biaya yang muncul ketika seseorang memutuskan memilih salah satu keputusan dari berbagai pilihan yang tidak dapat dipilih secara bersamaan. Dengan kata lain opportunity cost merupakan kesempatan yang hilang disebabkan karena waktu dan sumber daya yang terbatas.

Dalam konteks berbisnis, keuntungan sebesar X atau memiliki bisnis XYZ merupakan peluang. Namun di samping itu kita dihadapkan beberapa pilihan lain yang tidak dapat kita pilih secara bersamaan. Misalkan;

a. Mendapat keuntungan dari bisnis atau mendapat ilmu dari kuliah?
b. Mendirikan usaha secara mandiri atau mendapat gaji yang pasti sebagai karyawan?
c. Mendapat pendapatan dari bisnis atau menggunakan uang tabungan untuk bisa kuliah ke luar negeri?

Dan beberapa kondisi serupa yang menjadikan seseorang dihadapkan beberapa pilihan dengan sumber daya yang terbatas. Seseorang biasanya lebih menyukai sesuatu yang pasti, terukur dan terjamin. Sehingga tak jarang orang-orang lebih memilih untuk tidak berbisnis, karena dalam berbisnis unsur ketidakpastian menjadi hal yang mutlak.

Ternyata berdasarkan penelitian, seseorang lebih memilih untuk menghindari kerugian dibandingkan mendapatkan keuntungan. Hal ini diungkapkan oleh pemenang nobel ekonomi 2017, Richard Thaler dalam teorinya yaitu Behavioral Economic, atau disebut Ekonomi Perilaku.

Peluang kerugian dalam berbisnis tidaklah kecil, tergantung pada skala bisnis yang ditentukan. Sehingga orang-orang akan merasa khawatir akan resiko kerugian tersebut. Hal ini menyebabkan kebanyakan orang takut berbisnis, terlebih lagi jika ada pilihan lain selain berbisnis yang lebih 'aman' dan menguntungkan.

186 Views
Write your answer View all answers to this question