selasar-loader

Menurut kamu, Bagaimana mengurangi maraknya pornografi di zaman millenials sekarang ?

LINE it!
Answered Feb 02, 2018

Ahmad Salim
Aktivis Anti Pornografi. Ketua BEM Psikologi UI 2017. Rumah Kepemimpinan R1 JKT.

BmdnrFv3xRm-ZGAktlCZ4XSDAtikBCdI.jpg

sumber gambar: blog.securly.com

 

Jika berbicara mengenai generasi millenial, maka kita berbicara mengenai teknologi. Karena generasi millenial merupakan generasi yang lahir, tumbuh, dan berkembang di tengah-tengah teknologi yang makin hari makin berkembang pesat. Kehidupan generasi millennialpun serba digital, bahkan untuk membeli makan mereka hanya tinggal meng-klik layar gadget-nya dan datanglah orang yang mengantarkan makanan.

Begitu pula dengan peredaran pornografi di zaman ini. Media dan teknologi menjadi senjata ampuh dalam menyebarkan konten-konten pornografi. Hal ini disebabkan karena generasi millennial, sebagai salah satu sasaran empuk produsen pornografi, dalam kesehariannya tidak bisa dilepaskan dari yang namanya gadget.

Oleh karena itu, jika ditanya apa yang sebenarnya dapat dilakukan untuk mengurangi bahkan menutup akses terhadap pornografi adalah dengan mengajarkan perilaku penggunaan gadget yang sehat. Penggunaan gadget yang sehat bukan hanya tentang larangan mengakses konten-konten yang buruk seperti pornografi dan kekerasan. Namun, frekuensi terlalu sering dalam penggunaan gadget seperti kecanduan bermain game ataupun media sosial seperti Instagram, dsb. juga termasuk perilaku yang tidak sehat.

Keluarga sebagai lingkungan terdekat perlu membuat rules tentang batasan penggunaan gadget. Kapan saja anak diperbolehkan untuk menggunakan gadget, konten apa saja yang boleh dan tidak boleh dilihat. Bersikaplah terbuka dan tidak menghakimi jika anak dicurigai mengakses konten pornografi. Jika perlu, sering-seringlah mengecek gadget anak, apa yang telah diaksesnya.

Selain itu cara lain agar anak tidak kecanduan gadget adalah dengan mengajak anak untuk melakukan aktivitas-aktivitas yang memerlukan energi fisik seperti olahraga, jalan-jalan ke tempat-tempat yang keren dan dapat menambah pengetahuan mereka atau yang lainnya. Hal itu akan dapat menyalurkan energi yang dimiliki ke hal-hal yang lebih positif sehingga tidak ada energi yang dapat digunakan untuk hal-hal negatif.

Sedikit tips, karena generasi ini adalah generasi yang butuh eksistensi dan pengakuan, maka kegiatan yang telah dilakukan tersebut dapat didokumentasikan dan ditunjukkan di media sosial. Hal itu pula akan memacu teman-teman lainnya untuk mau melakukan kegiatan-kegiatan sehat tersebut dibanding hanya diam saja di rumah. Namun perlu diingat jangan sampai salah fokus kepada pencitraannya. Pencitraan hanyalah reward, bukan tujuan utama. Tujuan utama adalah membentuk kebiasaan sehari-hari yang lebih positif dan sehat.  Sehingga akhirnya dapat terbentuk generasi millennial yang bijak dalam menggunakan gadgetnya.

134 Views
Write your answer View all answers to this question