selasar-loader

Apa yang menyebabkan turunnya pamor Kaskus?

LINE it!
Answered Jan 09, 2018

Bagaimana cara menyelamatkan Kaskus?


Zulfian Prasetyo
yang mencintai budaya startup

91w3ZGCR_HSMgyCvazubEXI9-EpgtYP1.jpg

Saya sepakat dengan Rifan dan Kang Pepih soal turunnya pamor Kaskus. Btw, sumber gambar di atas dari Kaskus ya. Disclaimer.

Saya melihat Kaskus sebagai situs yang solid, namun terbuai dan melakukan banyak perubahan yang berbahaya. Forum Jual Beli (FJB) dibiarkan terlalu alamiah, tidak dirapikan sistemnya sedemikian rupa sehingga keamanannya relatif terjamin (mudah-mudahan saya salah). Ini penting sekali karena konsep e-commerce saat itu masih merupakan sesuatu yang baru bagi kebanyakan masyarakat Indonesia dan Kaskus adalah pemain awalnya! Kalau Kaskus "niat" bermain di pasar e-commerce dengan jumlah user yang mereka miliki, dia bisa jadi pemain utama dan terbesar hingga saat ini, seperti Amazon atau Alibaba.

Kedua, ini yang paling berbahaya, adalah perubahan besar-besaran di bidang konten. Kaskus terlalu berani memasukkan konten-konten politik tanpa memperhatikan demografi Kaskuser. Padahal, kekuatan utama Kaskus adalah fanatisme Kaskuser, sampai-sampai kalau ada user baru (newbie) yang kurang memahami budaya Kaskus, dia akan mendapat labeling sebagai nubitol (newbie tol*l). Budaya informal Kaskus yang memopulerkan istilah-istilah seperti ane, pejwan, agan, cekidot, dll juga sebenarnya cukup jadi pertanda bahwa Kaskuser bukanlah tipikal user yang menyukai hal-hal serius semacam politik (mereka lebih serius untuk tampil di page one dan dapat cendol daripada membicarakan sesuatu yang serius. Serius!). Orang yang membuat kebijakan memasukkan konten politik ini barangkali menganggap Kaskuser sebagai sekumpulan angka yang mudah dikapitalisasi ketimbang manusia yang membangun ekosistem budaya baru di ranah internet Indonesia.

Agak prihatin juga melihat aktivis-aktivis Kaskus hengkang. Namun dengan segala hormat, saya melihat Kaskus di Indonesia sebagai tempat nongkrong online pertama di Indonesia. Jadi kalau kamu bosan nongkrongin MTV, ya main di Kaskus aja. Puncak popularitas Kaskus terjadi saat Saykoji bikin lagu untuk mereka. Sehabis itu, yah, you know lah.

Terus, bagaimana cara menyelamatkannya?

Menurut saya, cara paling pas untuk menyelamatkan Kaskus adalah "kembali ke fitrah". Artinya, Kaskus harus melihat kembali masa-masa kejayaan mereka dan melihat strength mereka kala itu. Kembalikan konten-konten yang sesuai dengan minat Kaskuser. Rangkul lagi dedengkot-dedengkot Kaskus mulai dari aktivis sampai Made In Kaskus. Ajak kopdar, lalu buka obrolan tentang kemungkinan mereka kembali demi menghidupkan Kaskus. Kalau perlu, kasih insentif tertentu. Mudah-mudahan dengan cara itu, Kaskus masih bisa diselamatkan.

Oke deh, sekian dulu dari ane...

 

 

...cendol dong, gan!

428 Views
Write your answer View all answers to this question