selasar-loader

Bagaimana cara mengendalikan marah?

LINE it!
Answered Jan 01, 2018

Seringkali, ada kondisi-kondisi tertentu yang membuat kita mengalami salah satu jenis emosi, yaitu marah. Bagaimana cara mengendalikannya?


Prasetyo Aji Laksono
Mahasiswa FISIP UI 2015 | Rumah Kepemimpinan angkatan 8

Amarah merupakan emosi yang kerap dirasakan oleh setiap manusia. Hal ini disebabkan berbagai alasan di antaranya adalah ada sesuatu yang kita tidak suka dan berkenaan sesuatu yang kita anggap berharga. Oleh sebab itu lantas membuat kita marah dan emosi kita memuncak.

Ada banyak hal yang dapat dilakukan seseorang untuk mengendalikan amarahnya. Sebagai seorang muslim, saya kerap mendapat nasihat bahwa kita tidak boleh marah dan Tuhan akan menjanjikan surga pada hambanya. Saran ahli agama yang diberikan yakni apabila kita marah saat berdiri, maka disarankan untuk duduk. Apabila marah saat posisi duduk, maka kita diminta untuk berbaring. Apabila masih marah saat berbaring, maka disarankan untuk mengambil air wudhu dan shalat dua rakaat lalu kemudian beristighfar. Hal ini disebabkan amarahnya kerap datangnya dari setan, maka wudhu dan shalat menjadi obat atas godaan setan tersebut.

Ada kasus di mana seseorang apabila marah, maka ia melempar barang-barang di sekitarnya dan berteriak sekeras-kerasnya untuk menumpahkan amarahnya atau terkadang seseorang memilih untuk diam sejenak dan pergi dari keramaian supaya dapat menenangkan diri terlebih dahulu. Namun, apabila dalam meluapkan amarah dapat merugikan orang lain dan menyakiti diri sendiri, maka hal tersebut tidak dapat dibenarkan karena akan menimbulkan masalah baru dan menambah rasa sesal yang kemudian rasa marah tersebut kembali dirasakan. Saya pribadi lebih setuju apabila seseorang sedang marah, maka yang harus dilakukannya adalah mendekat dengan Tuhannya sebab dengan berdekatan dan mengingat Tuhan akan membuat hati menjadi lebih tenang dan tenteram. Menurut saya, memang sudah menjadi kodratnya seorang hamba ingin selalu berdekatan dengan Tuhannya dan yang menghalangi mereka untuk menjauh adalah rasa ego yang ada pada dirinya.

167 Views
Write your answer View all answers to this question