selasar-loader

Apakah senapan sniper terbaik yang digunakan pada Perang Dunia II?

LINE it!
Answered Dec 13, 2017

 Mengapa senapan sniper itu Anda anggap terbaik?


Hilmy Maulana
memperbaiki diri tanpa henti. Serving you exceed your expectations

Senapan Mosin-Nagant merupakan salah satu senapan dengan magazin yang diproduksi dan digunakan oleh Uni Sovyet. Senapan ini dirancang oleh Sergey Ivanovich Mosin dan Leon Nagant, sehingga penamaannya pun didasarkan pada kedua perancangnya.  Mosin-Nagant dijadikan senapan runduk tahun 1932 dan dioperasikan penembak runduk Sovyet selama Perang Dunia II. Bahkan, setelah perang dunia II berakhir pun, senapan ini masih digunakan sebagai senapan runduk utama oleh satuan militer Sovyet, hingga tahun 1960-an tugasnya digantikan oleh Dragunov SVD. 

Senapan runduk M1891/30 versi awal menggunakan teleskop 4x PE atau PEM, teleskop buatan Soviet meniru desain Zeiss. Teleskop-teleskop ini digantikan teleskop 3,5 PU yang lebih kecil, simpel, dan mudah diproduksi. Saat pertempuran di Stalingrad, teleskop ini dipakai Vasiliy Grigoryevich Zaytsev. Bahkan, kisah perlawanannya pun sempat naik ke layar kaca dengan mengangkat judul "enemy at the gates". Mengisahkan pertempuran di Stalingrad dan menyajikan duel antara penembak runduk Jerman dan Sovyet. 

Senapan runduk tersebut sangat dihargai dulu dan kini karena kuat, dapat diandalkan, akurat, dan mudah dirawat. Model yang dimodifikasi untuk penembak runduk sangat dicari dan dinilai tinggi oleh kolektor, terutama di Barat. Bahkan, seorang penembak runduk legendaris era perang dunia II, yaitu Simo Hayha pernah menggunakan salah satu varian senapan ini, yaitu M-28/30 yang digunakannya sepama Winter War membela negara Finlandia. Senapan Mosin-Nagant juga digunakan Lyudmila Pavlyuchenko, penembak jitu terkenal dari Uni Soviet pada Perang Dunia II.

231 Views
Write your answer View all answers to this question
Sponsored