selasar-loader

Apa saja yang perlu diperhatikan tentang tumbuh kembang anak usia sekolah?

LINE it!
Answered Dec 04, 2017

Komunitas Anak Pintar
Akun resmi Anak Pintar, tempat berkumpulnya anak-anak indonesia

1. Di Indonesia, usia yang digolongkan sebagai usia sekolah adalah mulai umur 7 tahun. Di bawah itu, anak digolongkan sebagai anak usia dini (ref: pasal 1 butir 1 Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 84 Tahun 2014 tentang Pendirian Satuan Pendidikan Anak Usia Dini). 


2. Di beberapa negara Eropa dan menurut UNICEF (United Nation’s Children Emergency Fund), batas usia anak usia dini (early childhood) adalah 8 tahun, jadi anak usia sekolah yang sudah mulai SD di umur 7 tahun juga masih bisa dikategorikan anak usia dini.


3. Di buku-buku psikologi perkembangan, banyak yang mengelompokkan usia sekolah (6-11 tahun) sebagai masa kanak-kanak madya (middle childhood). Misalnya Berk (2008), Papalia, Olds, dan Feldman (2011), dan Santrock (2013)
Jadi kalau ada yang bilang usia 6-7 tahun itu masih masa transisi, tidak salah juga. Pelajaran kelas 1 SD juga pada umumnya masih cukup banyak yang me-review kembali pengetahuan dan keterampilan anak di TK.


Kalau berbicara tentang perkembangan, kita bahas dari 3 aspek: perkembangan fisik (motorik), kognitif, dan psikososial. 


1. Secara fisik, bisa terlihat bahwa anak tumbuh makin tinggi, tungkai memanjang, kekuatan otot bertambah, demikian pula daya tahan pada kegiatan fisik. Keterampilan motorik kasar dan halus meningkat, dan perkembangan ini memungkinkan anak untuk melakukan lebih banyak kegiatan secara mandiri. Misalnya, membereskan barang-barangnya sendiri atau membuat masakan sederhana. Kalau ada yang pernah menonton acara memasak seperti MasterChef Junior (maaf sebut merk), di situ ada anak-anak usia 6-8 tahun yang sudah terampil memasak.


2. Dari aspek kognitif, kemampuan berpikir semakin meningkat. Hal ini seiring dengan perkembangan bahasa yang juga meningkat. Jean Piaget, salah satu ahli perkembangan kognitif anak, menyebut fase usia 7-11 tahun sebagai tahapan konkret operasional. Anak bisa menggunakan penalaran untuk menyelesaikan masalah yang konkret. Kalau anak-anak di fase sebelumnya masih cenderung egosentris, anak di tahapan konkret operasional sudah mulai bisa melihat sudut pandang lain, bukan cuma sudut pandang dirinya sendiri.


3. Dari aspek psikososial, ada beberapa isu penting pada anak usia sekolah, yaitu:
- Konsep diri, yang berhubungan dengan self-esteem (penghargaan akan diri)
- Regulasi diri, terutama berkaitan dengan kemampuan adaptasi, kemandirian, dan kemampuan menyelesaikan konflik dengan teman sebaya
- Pertemanan. Anak usia sekolah sudah mulai masuk dalam kelompok-kelompok pertemanan

272 Views
Write your answer View all answers to this question
Sponsored