selasar-loader

Bagaimana cara untuk dapat menambah tinggi badan di usia 19 tahun?

LINE it!
Answered Nov 24, 2017

Zulfian Prasetyo
Tertarik pada gaya hidup sehat dan pernak-pernik keseharian lainnya.

ydicaG6pNSy5Cir0bYgj6ZRpyEUD9LK8.jpg

Disclaimer: Jawaban di bawah ini masih membutuhkan pengujian secara ilmiah.

Laki-laki umumnya memiliki akhir masa pertumbuhan yang lebih lambat daripada perempuan. Artinya, saat perempuan sudah selesai masa pertumbuhannya, laki-laki masih bisa terus melaju.

Saya punya dua orang teman, A dan B. A adalah teman sekolah saya. Saya mengenalnya sejak kecil. Sementara itu, B adalah teman kuliah saya. Keduanya punya tinggi badan yang berbeda; A lebih pendek daripada saya, B sama tingginya dengan saya. Terlepas dari perbedaan tinggi badan keduanya, mereka punya satu kesamaan: tinggi badan keduanya bertambah.

Bentuk fisik A adalah pendek dan gemuk. Bantet. Bentuk fisik itu tidak terlalu jauh berbeda saat kami sama-sama berada di bangku SMA. Ketika kuliah, A mulai rajin renang. Kegiatan renang itu menjadi rutinitas kala ia sedang mencari pekerjaan. Maklum, pengangguran. Waktu luangnya banyak, hahaha. Saya tidak tahu apakah ia renang untuk meningkatkan tinggi badan atau sebagai sarana mengisi waktu luang. Yang jelas, it works for him. Terakhir kami bertemu, tingginya sudah setara dengan saya. Badannya tetap padat (dan mengembang saat pindah ke Australia. Mungkin sudah makan enak ya, hahaha).

Itulah A. Sekarang, kita bergosip tentang B.

B adalah teman kuliah yang nyaris selalu playful. Happy sekali, dia. Entah itu bawaan orok atau memang untuk menutupi kesedihan yang dia pendam dalam-dalam. Bagian ini memang tidak terlalu penting, sih.

Suatu hari, B berkata bahwa ia ingin menambah tinggi badannya.

Saya bilang, "Buat apa?"
Dia jawab, "Pengin aja."
Saya bilang, "It is almost impossible."

Usia kami antara 21-22 saat itu, sudah di senjakala masa pertumbuhan. Kalau pun bertambah, paling hanya 1-2 milimeter. Tapi B adalah B; santai saja menghadapi perkataan dari luar. Dia terus olahraga. Dia rajin lompat-lompat, baik dengan skipping rope maupun tidak. Dia percaya, dia masih bisa lebih tinggi daripada ini.

...dan akhirnya memang ia bertambah tinggi. Sekitar 5 cm, kalau tidak salah. Saya ingat, tinggi kami sama. Dua tahun kemudian, dia lebih tinggi daripada saya. It works for him, too.

Jadi, saya kira dua metode di atas bisa menambah tinggi badan di usia 19 tahun.

 

Ilustrasi via pixabay

328 Views
imam laksono

Terimakasih atas jawaban kakak. Semoga bisa menjadi masukan bagi saya unutuk tetap berusaha mendapatkan yang saya inginkan  Nov 25, 2017

Zulfian Prasetyo

Senang membantu, Imam. :)  Jan 11, 2018

Write your answer View all answers to this question