selasar-loader

Mengapa Indonesia tidak menerapkan energi surya untuk mengatasi krisis energi di daerah terpencil?

LINE it!
Answered Nov 20, 2017

Rio Agustian Fajarin
Mahasiswa FTUI | Peserta Rumah Kepemimpinan 8 | Sekjen HIPMI UI 2017

brfWjqDnVnUUtUsGGrZFCFxLjirehPeU.jpg

Ada beberapa poin yang berkaitan satu sama lainnya untuk menjawab hal ini. Pertama adalah poin peraturan pemerintah. Pemerintah sudah mecanangkan proyek pembangunan pembangkit listrik hingga tahun 2019 di mana akan sangat sedikit sekali dalam membangun pembangkit surya dalam proyek listrik 35.000 watt.

Kedua, poin mengembalikan investasi. Energi surya membutuhkan waktu yang cukup lama agar uang yang telah diinvestasikan akan segera kembali. Namun jika dibandingkan dengan energi yang berasal dari batu bara, uang yang telah diinvestasikan akan sangat cepat kembali sehingga para penguasa akan lebih memilih berinvestasi pada batu bara.

Ketiga, poin cuaca yang sangat mempengaruhi dalam penggunaan energi surya. Jika ditinjau dari rata-rata penyinaran sinar matahari, waktu efektifnya adalah sekitar 6 jam, berbeda dengan energi lainnya seperti batu bara yang tidak akan terpengaruh oleh cuaca.

Keempat, poin wilayah yang dibutuhkan. Energi surya membutuhkan wilayah yang cukup besar jika dipasang pada satu area yang luas, berbanding terbalik dengan energi lainnya seperti energi nuklir yang hanya membutuhkan wilayah yang kecil.

Terakhir, energi yang dihasilkan. Pembangkit listrik tenaga surya tidak menghasilkan energi yang terlalu besar sehingga lebih baik digunakan bukan untuk industri yang membutuhkan daya yang besar.

Namun, penggunaan energi terbarukan sudah dimulai dan dikembangkan di negara-negara maju. Beberapa negara sudah menjadikan energi terbarukan sebagai pemasok utama penggunaan listrik negaranya.

Memang, pengembangan energi surya membutuhkan waktu yang lama dan biaya awal yang cukup besar, namun energi surya mempunyai masa depan yang sangat cerah baik karena keuntungan bisnis yang dihasilkannya, minim polusi, serta minim biaya perawatan seiring meningkatkanya kebutuhan listrik.

#Jawabanku November 2017
#RumahKepemimpinan
#RKRegional1Jakarta

 

ilustrasi via pv-magazine.com

270 Views
Write your answer View all answers to this question