selasar-loader

Mengapa kuda tampak istimewa kedudukannya dalam Islam?

LINE it!
Answered Nov 14, 2017

Asri Hanif Ronaza
Seorang pembelajar

6A9VT-1er1ZijCkpjRRw8wvfqzXQKlS0.jpg

Saya mulai menjawab dengan hadist Muslim nomor 2664 "Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata, Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allâh Azza wa Jalla daripada Mukmin yang lemah; dan pada keduanya ada kebaikan. Bersungguh-sungguhlah untuk mendapatkan apa yang bermanfaat bagimu dan mintalah pertolongan kepada Allâh (dalam segala urusanmu) serta janganlah sekali-kali engkau merasa lemah. Apabila engkau tertimpa musibah, janganlah engkau berkata, 'Seandainya aku berbuat demikian, tentu tidak akan begini dan begitu,' tetapi katakanlah, 'Ini telah ditakdirkan Allâh, dan Allâh berbuat apa saja yang Dia kehendaki, karena ucapan seandainya akan membuka (pintu) perbuatan syaitan.'"

Dari sini, seorang muslim harus melatih kondisi fisiknya agar tetap prima beribadah kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Kita juga harus menjaga fisik untuk bersemangat dalam beraktifitas sehari-hari dan menjaga produktivitas. Salah satu caranya adalah dengan berolahraga secara teratur.

Ada banyak kegiatan olahraga yang bisa dilakukan, akan tetapi harus ingat sesuai dengan aturan dalam Islam. Salah satu rekomendasi dari Islam adalah memanah dan berkuda. Kali ini, saya akan membahas sedikit tentang berkuda.

Kuda merupakan binatang yang beberapa kali disebutkan dalam Alquran seperti pada Ali Imran ayat 14, Al Adiyat ayat 1, dan lain-lain. Kuda disebutkan khusus dalam Alquran yang pastinya memiliki keutamaan. Salah satu keutamaan yang menarik bagi saya tentang berkuda adalah hadist riwayat al-Bukhari dari Abu Hurairah, “Barang siapa memelihara dan mempersiapkan seekor kuda untuk berperang fi sabilillah karena iman kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan membenarkan janji-Nya, maka kenyang dan tidak hausnya (kuda itu), kotoran dan air kencingnya menjadi kebaikan-kebaikan yang akan (diletakkan) di dalam timbangan amalannya pada hari kiamat.” Dan juga hadist diriwayatkan oleh Al-Bukhari no. 2850 & 2852 & 3119 & 3643, Muslim no. 1873, At-Tirmidzi no. 1694, dan yang lainnya, "Kebaikan terikat pada ubun-ubun kuda hingga hari kiamat, yaitu adanya pahala (kelak di akhirat) dan ‎ghaniimah (harta rampasan perang)".

Hal ini menandakan, ketika kita dapat memelihara kuda dengan baik, maka kita mendapat kebaikannya. Apapun kegiatan yang dilakukan oleh kuda seperti makan, minum, kotorannya menjadi kebaikan. Bahkan, mengusap kepala kuda merupakan kebaikan. Akan tetapi, kita harus selalu ingat untuk tidak riya' dan sombong karena memiiki kuda .

Semoga kita semua dimudahkan untuk memiliki kuda. Jangan lupa, ada jenis dan warna kuda yang diutamakan, ya!



Sumber:

https://almanhaj.or.id/3841-mukmin-yang-kuat-lebih-baik-dan-lebih-dicintai-oleh-allah-subhanahu-wa-taala.html
http://wiyonggoputih.blogspot.co.id/2015/12/penjelasan-tentang-keutamaan-kuda.html

Sumber Gambar :

http://www.daaruttauhiid.org/berita/read/2453/kesan-aa-gym-berkuda-di-padang-pasir.html

253 Views
Write your answer View all answers to this question